
Partikel hitam yang bisa menyatu dan terurai dengan bebas itu merupakan bagian tubuh dari roh pemangsa yang terbuat dari molekul-molekul yang berasal dari dimensi yang lebih tinggi. Terlahir untuk mengikuti perintah tuannya, sang apostel kehancuran.
Noir menatap mayat naga hitam itu dengan tatapan dingin, menggerakkan bibirnya yang mungil itu “Lahaplah!” Ucapnya!
Roh pemangsa yang mendengar perintah tuannya melebar keluar menuju dimensi yang ditinggali tuannya.
Merayap keluar dan melebar membentuk mulut besar yang menumbuh 'kan gigi gigi tajam lalu menggerogoti seluruh mayat naga hitam yang tergeletak di tanah. Mayat itu perlahan-lahan tertelan dan menghilang setelah terserap oleh roh pemangsa.
Berubah menjadi energi dan diserap oleh roh pemangsa untuk menjadi sumber kekuatan bagi tuannya. Sisik naga yang keras memberi 'kan kekokohan kepada kulit Noir sehingga meningkat 'kan pertahanan nya, kekuatan tubuh dan daya hidup dari naga hitam tersebut meningkat 'kan kekuatan fisik dan kemampuan penyembuhan milik Noir.
Sihir yang amat besar dari seorang naga hitam diserap dan memperkuat kemampuan kedua roh yang mendampingi Noir. Darah dari sang naga hitam menjadi persembahan bagi pohon kehancuran.
Pohon kehancuran tumbuh semakin besar, menjulang tinggi ke langit dengan dahan dahan yang melebar ke segala penjuru dengan daun-daunnya yang lebat. Melahirkan monster monster liar yang haus akan kehancuran dan kebinasaan.
Enoh Echizen / Noir NoViFanD Sang apostel kehancuran, telah bangkit dari kematian.
Energi negatif dan kekuatan sihir yang amat besar memancar dari tubuh kecilnya itu.
Ke-empat benua terguncang, ledakan energi yang dahsyat itu menggeger 'kan seluruh penduduk tierra.
__ADS_1
Raja iblis satan, yang sedang duduk di singgasana nya di benua Makai terkejut. Dengan raut wajah marah nya yang sangat mengerikan “Bajingan itu, masih hidup!” Ucapnya.
Aura terdiam menyaksi 'kan keberadaan mengeri 'kan yang ada di hadapannya. Setelah energi besar yang memancar dari tubuh Noir Berhasil dikontrol dan sepenuhnya masuk tanpa terbuang keluar, aura pun mendekati Noir dengan raut wajah penuh pertanyaan.
“Apa yang kamu maksud dengan menghancur 'kan dunia?” Ucap aura!
Noir diam beberapa saat, menatap kearah langit dengan tatapan yang begitu dalam.
Menurun 'kan tatapannya dan beralih melihat kearah bangunan yang hancur dan mayat-mayat para elf yang tergeletak di tanah.
“Peradaban melahir 'kan perbedaan, perbedaan menyebab 'kan perselisihan, perselisihan membentuk peperangan, peperangan menghasil 'kan dendam, dan dendam menghasil 'kan kehancuran.
Tidak ada yang salah dan yang benar di dalam peperangan, semua orang punya alasan masing-masing. Punya tekad tersendiri, punya keinginan dan memiliki sebuah harapan.
Hanya perbedaan sudut pandang, mereka saling membunuh dan mendendam, yang kemudian akan menghancur 'kan diri mereka sendiri dan orang-orang disekitarnya.”
Noir mengalih 'kan pandangan nya kearah aura dan berkata. “Aura, kamu adalah orang yang baik, jadi sanggupkah kamu melihat orang-orang menderita?” Ucap Noir.
Aura mencoba mencerna perkataan yang keluar dari mulut Noir, terdiam beberapa saat dan menjawab dengan terbata-bata. “A, ap, apa ma, maksudmu?” Ucapnya.
__ADS_1
“Pada akhirnya semua makhluk di dunia ini akan mati, contohnya saja para elf didesa ini dan naga hitam ini. Apakah sepantasnya naga hitam ini disalah 'kan? dia menderita dalam waktu lama sehingga kesadarannya terkikis dan menggila. Lalu, apakah orang dimasa lalu harus disalah 'kan karena membunuh keluarga naga hitam ini? Para leluhur pun punya alasan mengapa mereka membinasa 'kan seluruh naga hitam. Dendam melahirkan dendam lainnya, dan pada akhirnya mereka akan mati dalam penderitaan” Ucap Noir.
Aura semakin bingung dengan perkataan Noir. “Apa yang kamu maksud, aku semakin tidak mengerti”. Ucapnya.
“Aura, apakah kamu kasihan dengan orang yang menderita?” Tanya Noir kepada aura.
Aura dengan cepat tanpa berpikir panjang menjawab “Tentu saja aku kasihan” Jawabnya.
“Karena rasa kasihan itulah, aku harus membinasa 'kan seluruh makhluk di dunia ini!” Ucap Noir!
Aura terkejut mendengar perkataan Noir yang sangat tidak masuk akal “Apakah kamu gila? menghancur'kan kamu sebuat rasa kasihan. Apakah kepalamu baru saja terbentur sesuatu?” Ucap aura.
“Jika mereka masih hidup, mereka akan berperang demi kepentingan masing-masing. Dan menghasil 'kan dendam yang akan menyiksa keturunan mereka. Dendam yang diwaris 'kan turun temurun oleh seluruh pihak dan akan menjadi belenggu bagi keturunan-keturunan mereka dan hasil dari peperangan tersebut hanyalah penderitaan yang tiada akhir.
Agar orang-orang dimasa depan tidak akan pernah terlahir dan tidak akan pernah merasa 'kan penderitaan seperti yang kamu alami sekarang, panderitaan yang dihasil 'kan oleh dendam” Ucap Noir
Aura terdiam, matanya terbuka dengan tatapan kosong, menanda 'kan otaknya sedang berfikir sangat keras sehingga tidak merespon bayangan yang dihasil 'kan mata. Beberapa saat kemudian, bibirnya bergerak dan mulai berbicara “Jika aku ikut dengan mu, apakah aku bisa mencegah orang orang lain dimasa depan mengalami penderitaan yang sama dengan ku?” Ucap aura.
Noir tersenyum “Jika ke empat ras masih hidup, maka mereka akan terus berperang dan menghasilkan penderita an dan kehancuran. Dan pada akhirnya mereka semua akan musnah dengan sendirinya, maka dari itu aku lahir untuk mengakhiri mereka lebih cepat agar penderitaan cepat berakhir. Jika kamu mengikuti ku, tentu saja kamu bisa mencegah orang orang dimasa depan mengalami penderitaan yang sama seperti yang kamu rasakan.” Ucap Noir.
Aura membuang harga diri tinggi milik elf dan menekuk 'kan kakinya dan memberi hormat kepada noir “Aku, Aura Bella Fioraa dengan ini bersumpah setia kepada anda dan akan mengikuti anda dalam mewujud 'kan tujuan anda. Yaitu, kehancuran dunia!”
__ADS_1