
Pertempuran telah berakhir! Monster yang tadinya mengamuk telah berubah menjadi onggokan daging yang berserakan.
Darah menodai tanah dengan warna merah-nya yang khas. Bau anyir-nya menjadi persembahan sebagai tanda berakhir-nya sebuah pertarungan.
Bagaikan mawar yang memiliki duri. Gadis itu membantai lawan-nya dengan sangat gila
Mengayunkan kedua pedang-nya lalu tersenyum dengan indah setelah menghabisi semua lawan-nya.
Bunga yang sangat indah telah mekar ditengah-tengah medan perang.
******
Monter yang lari itu membuat sesunyian Hutan perlahan-lahan kembali.
Aira menatap-ku dengan sangat serius, tatapan-nya itu terasa asing bagi-ku. Seakan akan, Aira yang menatap-ku saat ini, bukanlah Aira yang kukenal.
“Noir, bisakah kamu mengatakan-nya kepada ku”
Ini sulit, apakah dia mulai curiga pada ku? jika dia mengetahui identitas-ku maka tidak ada cara lain selain membunuh-nya.
Namun, dengan kemampuan-ku yang sekarang itu belum cukup kuat untuk membunuh-nya.
“Mengatakan apa?”
Aku harus membunuhnya! Jika tidak, hidupku akan dalam bahaya.
Jika perlu aku akan mengguna'kan seluruh kemampuan roh pemangsa, namun itu akan menghilang'kan pakaian-ku.
“Noir, kamu itu sebenar-nya apa! Kamu terlihat seperti manusia namun disisi lain kamu sangat berbeda dengan manusia”
“Yang kuingat hanyalah ketika aku bangun, aku sudah ada disini. Aku adalah seorang Mixblood karna itulah aku tidak terlihat sama dengan ke 4 Ras”
__ADS_1
Hanya itulah jawaban yang dapat kupikirkan.
Keraguan terukir diwajahnya! Dengan jawaban seperti itu sudah jelas dia akan meragukan-nya.
“Dapatkah aku mempercayai kata katamu?”
Tatapan matanya begitu menusuk, dan itu sangat menjengkel'kan.
“Tentu saja! Kita memiliki marga yang sama, mana mungkin aku akan berbohong kepada orang yang telah memberiku nama”
“Dengan wajah yang serius seperti itu, kuharap kamu tidak berbohong. Bocah!”
“ Jangan panggil aku bocah, Sialan!”
Kami pun mulai berjalan dan melanjutkan perjalanan kami menuju kota.
Kami yang awal-nya berada di tengah hutan sekarang telah sampai di pinggiran hutan. Dengan ini, sebentar lagi kami akan tiba di wilayah kekuasa-an bangsawan Echizen.
“Noir, kita beristirahat disini dulu! Perjalanan yang panjang ini membuat-ku lapar”
Kami memang sudah melakukan perjalanan cukup lama.
“beristirahatlah! aku akan mencari beberapa hal untuk dimakan”
“Noir, berhati hatilah!”
“Ok”
__ADS_1
Sekarang hal seperti apa yang akan ku cari? Serigala itu Karnivora, Karna dia setengah manusia apakah mungkin dia bisa memakan buah-buahan.
Dia memang bisa makan buah-buahan, tapi ku rasa dia akan kurang menyukai-nya.
Setahuku, makanan Favorit serigala adalah Karibu (Rusa kutub). Jadi, bagaimana cara-ku mencari karibu di hutan seperti ini.
Tunggu! bukan'kah di hutan ini ada hewan karnivora bernama Black Wolves. Mungkin aku harus menangkap beberapa dari mereka untuk dijadikan makan malam.
Dengan ini dia akan menjadi kanibal karna memakan sesama Serigala.
Hutan yang sangat luas ini menyedia'kan berbagai tumbuhan yang menjadi makanan bagi para Herbivora. Dengan adanya Herbivora tentu akan mengundang para Karnivora.
Karnivora memiliki jumlah yang sedikit. Jadi akan sangat sulit bagiku untuk menekukan Black Wolves di hutan yang luas ini.
Daripada mencari Serigala aneh yang entah ada dimana, lebih baik aku memburu seekor Kancil yang muncul dihadapan ku dengan sendiri-nya.
“Roh Pemangsa! Tangkap makhluk itu tanpa melukainya”
Dengan cepat Roh pemangsa keluar dari tubuhku. Merayap di udara dengan kecepatan tinggi dan menangkap kancil itu.
Sesaat tubuh-ku kehilangan busana-nya. Padahal ini hanyalah menangkap seekor hewan kecil, Tapi Roh sialan itu malah mengguna'kan seluruh tubuh-nya.
Walau tidak ada yang melihat-nya, namun itu sangat memalu'kan.
Mengguna'kan sedikit dari tubuh Roh Pemangsa menjadi tali dan mengikat kaki kancil itu. Dengan ini aku bisa memakan daging panggang untuk makan malam.
Karna sudah mendapat'kan bahan masakan, aku kembali ketempat semula untuk menemui aira.
“Hey bocah! kamu sudah kembali, lihat aku menangkap beberapa Black Wolves saat kamu pergi”
Ternyata dia berhasil menangkap Black Wolves yang ingin ku tangkap untuk mengejeknya.
Hal seperti ini saja sudah membuatku kesal
__ADS_1