Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 17 - Janji dimasa lalu


__ADS_3


Raja berdiri dari singgasananya dan semua orang diruangan itu pun menunduk.


“Siapkan kendaraan, kita akan berangkat untuk melakukan serangan penuh ke benua Hyuma.”


Dengan suaranya yang lantang dan penuh kharisma. Dengan ini, Para prajurit peri pun siap melakukan serangan besar besaran.


Seseorang penunggang mengetuk pintu kereta milik raja.


“Yang mulia, saya meminta izin untuk memasuki kereta ”


Raja menoleh kearah pelayan nya,


“Buka pintunya.”


“Baik, yang mulia”


Melompat dari kudanya, dia memasuki kereta milik raja dan membunduk untuk memberi hormat.


“Yang mulia, saya adalah panglima yang akan memimpin perang ini.”


“Jadi ada urusan apa panglima perang datang ke garis belakang.”


“Prajurit garis depan sudah tiba di benua hyuma! namun mereka masig bersembunyi, Kami menunggu perintah yang mulia. dan dari daerah mana yang kita serang terlebih dahulu”


Raja terdiam dan mencoba memikirkan sebuah siasat untuk penyerangan pertama in. Beberapa saat setelah dia berpikir, dia tersenyum. Bagaikan menemukan sebuah peniti ditengah jerami, dia menemukan sebuah ide yang sangat luar biasa.


“Daerah hutan di wilayah echizen sangat bagus untuk menyembunyikan prajurit, kita bisa meluncurkan serangan dadakan dari sana!”


Sedikit ragu dengan jawaban sang raja dia pun mencoba memikirkan alasan dibalik rencana serangan kejutan.


“Apakah yang mulia punya alasan lain kenapa harus Wilayah echizen.”


“Ikuti saja apa yang aku katakan, dan kamu akan paham dengan alasanya nanti”

__ADS_1


“Sesuai titah anda yang mulia”


Prajurit yang berjumlah ratusan ribu pen berkumpul dan bersembunyi dibalik pepohonan yang rindang! terus maju menuju wilayah echizen.


“Segera tembakan alat penetral sihir untuk merusak pelindung kota.”


Mengambil alat penetral dan mengaktifaknya.


“Persiapan sudah selesai,”


Operasi pertama, buka paksa telah dilaksanakan. Pelindung yang dipasang diwilayah echizen untuk melindungi kota pun lenyap dan dinetralkan oleh alat sihir ciptaan Ras peri.


Para manusia di kota dilanda ketakutan, perisai yang melindungi mereka telah lenyap. Mereka berhamburan berlari tanpa arah mencari harapan ditengah tengah jurang keputus asaan yang dalam.


Namun, seorang wanita didalam Mansion besar ditengah kota masih saja duduk terdiam . Rasa duka karna kehilangan anak telah menelan hatinya, Kegelapan yang bersarang di dalam jiwanya membuat dia kehilangan rasa takut dan terdiam dipojok kamarnya.


Dia duduk dipojok ruangan selagi menunggu suaminya pulang dari medan perang yang penuh darah.



“Lalu bagaimana dengan dengan mu aira, kamu tidak berniat mengorbankan nyawamu untuk menahan para ******** itu kan”


“Aku tidak berniat untuk mati! saat kita ingin tinggal di wilayah ini, aku membuat janji dengan pemilik wilayah, yaitu melindungi istrinya jika terjadi sesuatu saat dia tidak ada. Aku akan segera menyusulmu.”


“Aku tidak akan pernah memaafkanmu jika kamu mati tanpa menyusulku”


“Ya, aku pasti akan menyusulmu”


*******


Halo para pembaca!


Mumpung komunitas THC sedang membuka pendaftaran anggota. kami mencari kamu yang bisa menulis novel, cerpen, artikel, creepy pasta dll.


Jika kalian mendaftar dalam minggu ini, kalian berkesempatan menjadi petinggi komunitas. Jadi bagi yang berminat segera daftarkan diri kalian.

__ADS_1


Syarat Syarat keanggotaan


- Bisa menulis novel, cerpen dll.


- Sudah pernah mempublikasikan novelnya.


Jika berminat bergabung dengan komunitas THC silahkan hubungi saya melalui


Wa


+6285272994435 Pivand


Jabatan yang masih kosong


Pensiri 4


Kepala devisi Keanggotaan beserta anggota


Kepala devisi Revisi beserta anggota


Kepala devisi Promosi beserta anggota


Kepala devisi konsultasi beserta anggota


Terimakasih atas perhatianya


Bonus!!!



Ini adalah satan ketika dia memimpin sebuah perang besar dimasa lalu.



Terima kasih sudah membaca

__ADS_1


__ADS_2