
Aku berbalik kearah suara satan yang berada tepat dibelakang ku. Dan aku tersadar, bahwa tubuh bagian bawah ku telah terpisah dari tubuh bagian atas.
“Tubuhku terpotong!?”
Bagaimana cara dia memotong tubuhku hingga terbelah dua? Mustahil aku bisa menang darinya, tapi bagaimana caraku lari dan membawa mereka dalam keadaan seperti ini!
Aira berdiri setelah dihempasakan oleh roh pemangsa, Dia melihat kearah depan namun semuanya tertutup kabut dari puing puing bangunan.
Tampak samar bayangan dibalik kabut tebal yang menghalangi pandanganya itu. Sesaat setelah kabut itu menipis dia melihat, Noir yang telah terbelah menjadi dua bagian.
“Noir!!!”
“Aira, Akan membantu noir dalam bertarung”
“Aku juga akan ikut membantunya”
“Aira, texas, hentikan! kita tidak akan mungkin menang, selagi aku menahanya kumohon larilah”
“Kami tidak mungkin meninggalkan mu sendirian dalam keadaan seperti itu.”
Satan mendominasi penun pertarungan, disaat seperti ini kemungkinan untuk kengalahkan satan hanyalah tidak lebih dari 1%
“Apakah hanya ini kemampuan yang kamu punya?”
“Diam kau brengs*k”
Satan itu, dia terlalu kuat untuk kulawan. Aku baru berumur 2 bulan, aku masih sangatlah lemah! Tidak mungkin aku melawanya saat ini. aku harus lari
Dengan energi yang tersisa, aku memulihkan tubuhku yang terbelah, dan akan segera membawa aira dan texas melarikan diri.
__ADS_1
Menyambung bagian tubuh memerlukan sangat banyak energi dan sedikit memakan waktu, tidk mungkin satan akan membiarkanku melakukanya.
Tidak mungkin ini akan berhasil, memulihkan diri tidak dapat dilakukan saat ini! Satan akan membunuhku bahkan sebelum aku memulai memulihkan diriku
“Roh pemangsa, jadilah kakiku”
Berlari menjauh dengan kecepatan penuh sekaligus membawa aira dan texas bersama ku. Mereka akan mati jika aku meninggalkanya.
Dengab keadaan tubuh seperti ini, kecepatanku melambat! bagaimana caraku melarikan diri dengan kecepatan seperti ini.
“Noir, kemama kita akan pergi?”
“Tenang saja dan jangan khawatir! aku pasti akan melindungi kalian.”
Kecepatan ku perlahan menurun, bagian tubuh yang hancur menguras energi kehidupan secara terus menerus. Sialan! Jika aku tidak segera pergi, kami semua akan mati!
Sedikit lagi kami akan mencapai makam suci sang pahlawan. Satan tidak akan bisa masuk ke wilayah itu! Kumohon! Biarkan aku pergi, berilah aku kekuatan untuk membawanya pergi! Tempat yang aman sudah semakin dekat, jadi aku tidak akan menyerah!
Hanya sebentar lagi!
Kita sudah hampir sampai!
Hanya sebentar lagi!
Pengelihatanku yang perlahan memudar! Kesadaranku yang perlahan lahan hilang ditelan oleh kegelapan yang dalam. Apakah ini akhir dari perjalanan hidupku? Energiku semakin menipis tapi tempat itu sudah semakin dekat
Hanya sebentar lagi!
Kita sudah hampir sampai!
Hanya sebentar lagi!
__ADS_1
Karnanya, bolehkah kita bersama lebih lama lagi!?
Kesadaranku memudar dan hilang di samudra kosmik yang luas! Roh pemangsa yang kehabisan energi ikut menyusut dan hilang. Hanya sedikit kesadaran yang tersisa sebelum lenyap sepenuhnya
“Maafkan aku karna tidak bisa melindungi kalian”
Bagaikan tanggul yang hancur, Air mata mengalir sangat deras dari matanya
“No, no noir, kumohon tetaplah hidup”
“Kenapa kamu mengorbankan nyawamu hanya untuk orang yang baru kamu kenal beberapa saat”
“Apakah ini akhir hidupmu yang menyedihkan? salahkan takdirmu karna terlahir sebagai apostel. Sebagi pengampunan, akan kubuarkan orang yang kamu lindungi dengan susah payah ini tetap hidup”
Meski terasa begitu cepat, hidupku yang penuh dengan hal tabu ini terasa begitu menyenangkan. Saat mengingat saat saat bersamanya, semua penyesalan dalam hidupku telah hilang.
“Terima kasih atas kenangan yang singkat ini, Masakan yang kamu buatkan untukku dulu dulu, rasanya sangat enak. aku sangat ingin memakanya lagi”
“Jika kamu ingin, aku akan membuatkanya sebanyak yang kamu mau. Jadi kumohon, jangan tinggalkan aku.”
“Aku sudah tidak punya waktu lagi, jadi tolong sampaikan pada Orang tuaku, Yolda dan vino. maafkan aku karna telah membuat mereka bersedih.”
.
.
.
Terima kasih karna telah mendukung saya hingga saat ini.
__ADS_1