Anak Dari Pohon Kehancuran

Anak Dari Pohon Kehancuran
Episode 52 - Akhir dari kisah tragis III


__ADS_3

Sosok yang terlupakan dari masa lalu keluar dari persembunyian-nya. Dengan amarah yang amat besar, dia menghancur'kan segala yang ada disekitar-nya.


Orang-orang keluar dari rumah-rumah mereka, berlari tanpa arah mencoba menyelamat'kan diri. Namun, tak seorang pun selamat dari amukan naga hitam itu.


Seorang gadis yang cukup beruntung selamat dari amukan naga itu, tubuh-nya yang penuh luka dan berlumuran darah terjebak di reruntuhan.


Dia menyaksi'kan keluarga dan teman-teman nya terbunuh tanpa bisa melaku'kan sesuatu menyelamat'kan mereka.


Gadis itu kehilangan begitu banyak darah! Kemarahan yang amat besar itulah yang mempertahan'kan kesadaran-nya.


Kemarahan itu memicu bangkit-nya kekuatan yang selama ini tertidur didalam diri-nya.


“Kenapa, kenapa, kenapa kamu menghancur'kan rumah kami! dasar monster!!!” Teriak gadis itu!


Kekuatan sihir yang amat besar memancar dari tubuh-nya dan memberi'kan tekanan yang amat besar bagi semua makhluk disekitar-nya.


“Bagaimana mungkin, ada makhluk kuat diantara para sampah ini” Ucap naga hitam.


Naga hitam mengumpul'kan energi pada tubuh-nya dan mencoba menyerang gadis itu.


“Berhenti! ini sudah waktu-nya bagimu untuk mati, naga hitam!” Ucap noir

__ADS_1


Naga hitam berhenti bergerak dan menyerah'kan nyawa-nya dengan pasrah.


Roh pemangsa membalut tangan noir dan membentuk cakar yang besar. Noir menusuk dada-nya menembus sisik keras dari ras naga hingga mencapai jantung-nya.


Noir mengerah'kan seluruh kekuatan yang ia punya untuk mencabut jantung dari naga hitam itu.


Jantung-nya tercabut dan darah berwarna hitam legam membanjiri sekitar-nya


“Naga hitam itu, telah terbunuh?!” Ucap gadis itu.


“Jangan khawatir nona! naga jahat-nya, sudah ku kalah'kan!” Ucap noir.


Gadis itu pun pingsan setelah menyaksi'kan kematian dari naga hitam itu.


Mengambil ramuan penyembuh dikantong dan meminum'kan-nya pada gadis itu. Luka luka ditubuh-nya mulai merapat dan wajah-nya yang pucat kembali normal.


Kesadaran-nya mulai pulih, dan gadis itu mulai membuka mata-nya.


“Apa yang terjadi!?” Ucap-nya.


“Kamu sudah sadar? padahal aku baru saja memberi'kan penyembuh” Ucap noir.

__ADS_1


“Apakah kamu yang membunuh naga hitam itu dan menyelamat'kan ku?” Ucap gadis itu.


“Aku hanya mengakhiri penderitaan dari naga hitam itu. Dia mengalami hidup yang sangat menyedih'kan selama ribuan tahun lama-nya, itulah yang menyebab'kan dia kehilangan akal sehat dan mengamuk.” Ucap noir


“Tapi tetap saja kamu menyelamat'kan hidupku” Ucap gadis itu.


Noir berdiri dan menyentuh kepala naga hitam itu. “Dia telah melewati hidup yang begitu berat. Aku tidak bisa melaku'kan apapun kecuali mengakhiri hidup-nya. Sungguh makhluk yang malang” Ucap noir.


“Kenapa, kenapa kamu bersimpati pada monster yang telah membunuh semua orang di desaku!” Ucap gadis itu sembari menangis.


“Dia memang telah membunuh orang orang di desamu, tapi kamu tidak berhak menyalah'kan-nya. Dia menjadi seperti ini bukan karna keinginan-nya, melain'kan dunia inilah yang terlalu kejam pada-nya.” Ucap noir.


Gadis itu menahan tangis-nya dan mencoba tetap tegar. “Kamu benar, dia tidak berhak disalah'kan. Meskipun dia marah, aku tidak bisa berbuat apapun lagi karna dia telah mati” Ucap-nya.


“Bisakah kamh memberitahuku siapa namamu?” Ucap noir.


“Namaku, aura bella fiora.” Ucapnya


“Namaku Noir No ViFanD! jadi aura, maukah kamu mengikutiku berpetualang?” Ucap noir.


“Aku tidak punya tempat lagi untuk pulang, jadi dengan senang hati aku akan mengikuti mu. Tapi sebelum itu, bisakah aku tau apa tujuanmu berpetualang?” Ucap aura.

__ADS_1


Roh pemangsa keluar dari bayangan noir dan menelan tubuh naga hitam yang tergeletak di tanah.


“Tujuanku adalah, menghancur'kan dunia!”


__ADS_2