Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku

Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku
Ayah (Revisi)


__ADS_3

Setelah semua tamu pulang, kini tinggal lah Qila dan Fahri yang diam tanpa suara, di ruang tamu.


Cukup lama keheningan terjadi, hingga suara telpon yang menghentikan keheningan itu.


Ya ... suara telpon itu dari HP Fahri, yang tak lain dan tak bukan yang menelpon adalah mantan mertua nya, yang telah dianggap nya sebagai ayah nya.


📱📱📱


"Hallo assalamualaikum yah" ucap ku


"waalaikumsalam nak." jawab nya


"bagaimana acara nya? apakah berjalan dengan lancar nak?" tanya nya


"Alhamdulillah yah, semua nya berjalan dengan lancar yah."


"Maaf ya nak, ayah tidak bisa menghadiri acara pernikahan mu, ayah ada meeting penting dengan klien yang ngak bisa ditunda ."


"iya yah, tidak masalah, yang terpenting adalah restu dari Ayah."


"itu sudah pasti nak.


Hmm... btw apakah anak menantu ayah ada di sana nak?"


"Hmm... ada yah, dia ada di dekat Fahri yah."


"Jaga baik - baik ya nak, anak menantu ayah, ayah sudah menganggap dia seperti anak ayah."


"Iya yah, insyaallah Fahri akan jaga Qila seperti mana Fahri dulu menjaga Dara anak ayah."


"Bagus, bulan depan ayah akan berkunjung ke Indonesia menjumpai kalian."


"Baik yah."


"Jika bisa bulan depan ayah ingin mendengar kabar baik dari kalian."


"Insyaallah yah." ucap ku


Ya udah ayah tutup dulu ya, ayah ngak mau ganggu malam pertama pengantin baru... wkwk Assalamualaikum


Waalaikumsalam yah.


***


Fahri masih mengingat moment pernikahan nya di RS bersama sang kekasih Aqila Nadira Azhari. Pernikahan yang di lakukan atas ke sepakatan antara Fahri dengan Haris sebagai ayah Aqila tanpa menanyakan kesiapan dari sang wanita yang ingin di nikahi.


Flashback on


Fahri telah sampai di RS terdekat dari tempat kecelakaan yang menimpa Qila. Fahri menghubungi om Haris ayah Qila, memberi tahu kan kabar keadaan Qila ke pada ayah nya itu.


📱📱📱


"Hallo assalamualaikum om"

__ADS_1


"Waalaikumsalam nak, ada apa??"


"Om maaf pagi - pagi Fahri nelpon om."


"Iya ada apa nak? apa ada terjadi sesuatu kepada anak om?"


"Iya om, sebelum nya maaf kan Fahri yang tidak bisa menjaga dan mengawasi anak om dari jauh."


"Kenapa dengan anak om sayang?"


"Dara kecelakaan Om. Sewaktu Fahri mengikuti mobilnya, mobil itu seperti kehilangan kendali om, dan akhirnya menabrak pohon besar yang ada di dekat jurang, setelah mobilnya berhenti ada mobil dari belakang yang menabrak mobil dara om, yang membuat mobil dara masuk ke dalam jurang om."


Lalu sekarang anak om dimana sayang?


Alhamdulillah Fahri langsung menyelamatkan anak om sebelum mobil anak om terbakar om.


Dan sekarang Fahri ada di RS keluarga Fahri yang kebetulan RS nya dekat dengan tempat Dara kecelakaan Om.


Om minta tolong jaga anak om ya sayang, sebelum om sampai di sana.


Baik lah om.


Terimakasih banyak sayang


sama sama om


***


Sudah lebih 2 jam Fahri berada di luar ruang UGD, namun belum ada tanda - tanda dokter yang ada di dalam keluar dari ruangan tersebut.


Fahri.... ucap seseorang itu yang tak lain adalah om Haris ayah Dara(Qila).


Om... ucap Fahri mencium punggung tangan calon mertuanya itu.


Bagaimana keadaan anak om?


Dokter masih belum keluar dari tadi om.


Fahri...


Iya om...


Apa kamu tau, siapa yang menabrak mobil Qila Sampai masuk ke dalam jurang?


Fahri Ngak tau pasti siapa yang ada di dalam mobil yang menabrak mobil dara om, tapi yang pasti saat Fahri naik keatas setelah berhasil menyelamatkan dara yang berada di dalam mobil di dasar jurang itu, Fahri melihat wanita yang sama dengan wanita yang memukul Dara malam tadi om. Kalau Fahri Ngak salah, kata Nisa sahabat dara wanita itu bernama Anita om, saudara tiri nya Dara om."


"Anita... anak itu memang tidak bisa berubah, selalu iri dan jahat pada Qila."


"Apa yang harus kita lakukan om?"


"Fahri sekali lagi om mau tanya sama kamu?"


"iya om..."

__ADS_1


"Melihat kondisi Qila anak om sekarang yang masih berbaring di sana, om mau tanya sama kamu? jika Qila anak om diberikan kesempatan hidup, apakah kamu mau menerima anak om, dengan kondisi dan kemungkinan terburuk anak om cacat?"


"Insyaallah Fahri siap om, karena Fahri memang cinta dengan Dara om."


"Fahri..."


"Iya om..."


"Saya punya rencana, tapi ini sangat memiliki resiko besar."


"Apa om?"


"Saya akan buat kematian palsu untuk anak saya, dan saya butuh bantuan kamu."


"Maksud nya om."


"Karena kamu sekarang ini CEO di perusahaan om, om minta kamu pura - pura menghubungi om dan memberitahu jika Qila anak om sudah meninggal."


"Baik lah Fahri akan bantu om."


"Tapi bagaimana, jika istri Om tidak percaya dengan kematian palsu ini om? Seperti nya kita harus melibatkan pihak kepolisian dan pihak RS dalam kasus ini om."


Om serahkan semuanya kepada kamu, sekarang om mau jumpai anak om.


anak om masih ada di dalam om, dan belum bisa kita temui.


Baik lah, kita atur dulu kematian palsu anak om.


Sorry om, jika saya lancang bertanya masalah pribadi om.


Om kenapa ya, ingin membuat kematian palsu anak om?


Semua itu om lakukan agar om bisa leluasa menceraikan wanita ular yang sekarang menjadi istri Om itu.


Sebenarnya om memindahkan anak om Qila ke kota ini, agar dia tidak mengetahui kebusukan ibu tiri nya itu, karena Qila sangat lah sayang sama ibu tiri nya itu Fahri, dia tidak akan sanggup menerima kenyataan bahwa bunda tiri nya itu adalah ular berkepala dua. Makanya menurut om kecelakaan Aqila sekarang adalah kesempatan om untuk berpisah dan menyelamatkan Qila dari mereka.


Baik lah om saya akan urus semuanya.


***


Semua sudah seperti rencana, kematian Dara telah di palsukan, sekarang tinggal lah Fahri menunggu Qila di ruangan nya.


Seminggu telah berlalu dari peristiwa kecelakaan dan kematian palsu Aqila Nadira Azhari, kini di hari ini Haris telah bersiap siap menikah kan anak nya dengan Muhamad khabir Al Ghifari sahabat anak nya yang merupakan anak dari sahabat nya itu, dengan Aqila anak nya.


Saya terima nikahnya Aqila Nadira Azhari anak kandung bapak, seperangkat alat sholat di bayar tunai. ucap Fahri lantang dengan sekali tarikan nafas.


Sah... ucap semua saksi yang ada di ruangan berbau obat yang telah dirombak menjadi tempat dilaksanakannya ijab kabul tersebut.


Alhamdulillah... ucap semua nya kompak.


Selamat ya sayang, ucap Haris memeluk menantunya tersebut.


Flashback off

__ADS_1


Maafkan bi sayang, BI tidak setia dengan Dara, bi menikah lagi, tapi walaupun bi menikah lagi, rasa sayang dan cinta bi terhadap Dara tidak pernah luntur sayang. batin Fahri


__ADS_2