Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku

Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku
lanjut (Revisi)


__ADS_3

Qila yang malam tadi merasakan kepala nya sakit sekali, seperti yang dirasakan nya saat suaminya itu mengatakan kebenaran tentang dia adalah istri yang sama dengan yang Fahri nikahi 9 tahun yang lalu.


Pagi ini Qila yang sudah selesai mandi, menikmati pemandangan matahari terbit dari arah balkon kamar.


"Qila... " ucap Fahri memanggil istrinya yang berdiri di balkon kamar mereka.


"Mas... udah selesai mandinya?."


"Sudah... " ucap nya


"Sayang... malam tadi mas lupa bilang, baju kamu malam tadi cantik." ucap nya kembali memuji penampilan ku malam tadi


"Baju nya yang cantik? Orang nya ngak?."


"Cantik... sangat cantik, sampai mas malam itu mandi di bawah guyuran air yang dingin." ucap nya kembali sambil mengayunkan tangan nya kekiri dan kekanan.


"Maksud nya mas?."


"Lupakan...


Sayang... mas minta kamu jangan pakai baju seperti malam tadi lagi ya?." ucap nya memohon


"Kenapa mas? bukan nya mas bilang cantik?."


"Memang cantik, karena itu lah mas minta jangan pakai seperti itu lagi ya, mas takut khilaf." ucap nya berharap Qila paham maksudnya.


"Apa salahnya khilaf?." ucap nya memainkan jari tangannya di dada telanjang Fahri.


"Qila..." ucap nya dengan nada memohon


"Kita sudah halal kali mas..."


masih menggoda suaminya itu dengan meraba dada bidang suaminya itu.

__ADS_1


"Qila... stop... jangan di lanjutin?." ucap nya dengan nada tinggi


"Kenapa mas?."


"Mas belum siap..." ucap nya menurunkan nada suaranya


Siap apa nya?


Anu... ucap nya menaik turunkan matanya ke tubuh Qila.


Wkwk ... dikirain mas udah siap, padahal malam tadi, Qila memang sengaja kok goda mas pakai baju itu.


Qila... mas lelaki normal, jangan pancing mas, please... ucap nya


Qila juga wanita normal...


Qila, kita harus selesai kan selisih paham diantara kita.


Tapi kamu harus mengetahui masa lalu kamu sayang, kamu harus bisa mengembalikan ingatan kamu sayang. Mas ngak mau di bayang - bayangin masa lalu. Kamu harus menerima nya dulu.


Kamu harus ikut mas...


Kita mau kemana mas?


Ke suatu tempat indah, tempat Kabir dan Dira kecil sering bermain. Kamu masih ingat...


Iya mas... Qila masih ingat lah mas.


Qila itu bukan amnesia keseluruhan kali mas, Qila masih ingat nama Qila, sekolah Qila dulu, teman teman. Qila masa SMA... Qila masih mengingat semua nya mas.


Qila hanya lupa masa lalu Qila 2 tahun setelah koma saja mas, selebihnya Qila ingat semua mas...


Apa kamu sudah pernah coba mengobati ke psikiater?

__ADS_1


Sudah mas... Qila sudah berobat ke dokter, psikiater, tapi Qila tidak ingat apapun, Qila hanya ingat kecelakaan yang menimpa Qila 9 tahun yang lalu mas.


Mas akan bantu kamu mengingat kan ingatan kamu sayang. ucap nya


Kamu mau ikut mas pergi ketempat kita bermain waktu kecil? ucap nya kembali


Itu jauh... Bagaimana dengan Nazira dan Kabir, jika kita pergi mas...


Tidak usah khawatirkan mereka, disini banyak asisten saya yang bisa menghendel kebutuhan mereka selama kita pergi, hitung - hitung ini waktu bulan madu kita sayang, tanpa ada yang ganggu... ucap nya kembali


Baik lah jika mas memaksa...


Terimakasih sayang... ucap nya lalu menggenggam tangan istrinya turun kebawah.


***


Di meja makan sudah ada Kabir yang menunggu setia.


Bunda ... ayah... kok lama turun nya?


Sorry sayang...


Kabir, bunda sama ayah akan pergi untuk beberapa hari, kamu ngak apa apa kan tinggal sama aunty Nazira dan bayi nya saja di rumah ini sayang?


Hmm... Kabir lupa ngabarin bunda dan ayah, lusa Kabir ada konser dengan beberapa musisi besar di kota Kalimantan.


Oke sayang, hati hati ya di kota orang


Tenang saja Bun, bunda lupa ayah Kabir kan Presdir, untuk urusan keamanan Kabir sudah jelas terjamin Bun. Iya kan yah hehe


Iya sayang, nanti ayah hubungi om Ray untuk menyiapkan bodyguard di Kalimantan.


Terimakasih yah.

__ADS_1


__ADS_2