
Bagai di hantam pedang yang sangat tajam, Qila sangat terpukul mengetahui semua kenyataan yang dikatakan suami nya itu.
Sulit bagi nya mencerna semuanya. Namun semua yang dikatakan suaminya itu, semuanya memiliki bukti, jelas terlihat dari beberapa foto dan dokumen pernikahan serta dokumen penukaran nama Qila menjadi Nadira Al Ghifari.
Qila sungguh tak sanggup menerima kenyataan. Malam ini Qila memutuskan meninggalkan Fahri dan menulis kan secarik surat untuk suaminya. Qila butuh waktu menerima semua ini. Entahlah sampai kapan Qila butuh waktu menerima semua nya.
Qila memutuskan pergi ke luar negeri...
Tujuan nya kini adalah ke Maldives...
Qila ingin menenangkan diri disana, tanpa di ganggu siapa pun.
Kabir???
Tentang Kabir, Qila tidak mengambil pusing, karena dia meninggal kan anak nya kepada orang yang tepat, ayah kandung nya sendiri.
***
Fahri merasa lega telah mengatakan semuanya malam itu. Pagi ini Fahri ingin mengajak sang istri pergi ke danau tempat mereka bertemu waktu kecil.
Fahri memutuskan mandi, lalu menemui istrinya yang pasti sudah berada di dapur memasak sarapan.
Setelah mandi Fahri pun menuju dapur tempat istrinya biasa bersemedi pagi hari.
Sayang...
__ADS_1
Sayang... ucap nya berkali kali namun tak ada jawaban.
Qila ada di mana ya? batinnya sambil mencari Qila di sekitar rumah, namun tak ada wujud istri nya itu.
Fahri memutuskan menunggu di ruang tamu.
Mungkin Dira ku lagi keluar beli sayur. ucap nya
Fahri yang sudah berada di ruang tamu, melihat sepucuk surat yang berada di atas meja.
To Abang Ary...
Assalamualaikum... maaf Qila menulis surat ini untuk Abang ...
Mas Fahri... mas lah cinta pertama dan terakhir Qila... Mas Fahri... Abang Ary, Qila dimasa kecil... Qila sangat bahagia mengetahui suami Qila adalah orang yang selama ini Qila tunggu, Abang Ary nya Qila.
Jujur, Qila juga sedih...
Takdir baru mempersatukan kita, disaat Qila sudah memiliki Kabir...
Qila malu, karena di saat Qila menikah dengan Abang, Qila sudah memiliki Kabir...
Jujur di awal pernikahan kita, Qila cemburu dengan mantan istri mas...
Sampai lah Qila bertemu dengan ayah, ingin rasanya Qila memanggil dan memeluk ayah, namun rasa ragu itu datang...
__ADS_1
Ayah mengakui dia adalah mantan mertua mas.
Fikiran Qila waktu itu kalut, siapakah sebenarnya istri mas...
Hingga lah malam itu mbak Anita datang mencari mas, dia mengatakan sudah mencari mas bertahun-tahun dan memaksa masuk kedalam rumah dan dengan sengaja menolak Qila hingga kepala Qila terbentur.
Setelah kecelakaan itu, Qila takut mas akan kembali kepada istri mas, yang sebelum malam tadi Qila duga adalah mbak Anita.
Kecemburuan lah, yang membuat Qila bersikap aneh kepada mas, karena Qila takut kehilanganmu mas...
Tapi...
Malam tadi, kebenaran yang mas tunjukkan, membuat Qila tak tau harus bersikap seperti apa...
Qila sungguh kecewa, karena mas... menutupi kebenaran ini sampai sejauh ini...
Mas... setelah mas selesai membaca surat ini, itu artinya Qila sudah tidak ada di negara kita.
Mas... jangan pernah cari Qila, jika mas mencari Qila... jangan salah kan Qila akan pergi semakin jauh dari mas...
Qila titip Kabir ya mas...
***
Tanpa Fahri sadari air mata nya luruh kebawah ...
__ADS_1