
Qila merasa bersalah terhadap suami nya, dia sudah salah mengira dan menuduh suaminya berselingkuh.
Qila, Lo bodoh...
Kenapa juga kamu bisa berpikiran suami kamu memiliki wanita lain. Toh kenyataan nya saja wanita yang ada di hati nya sampai sekarang masih kamu sendiri. batin ku
***
Sudah seminggu ini aku di rawat di rumah sakit, dan selama itu juga mas Fahri bolak balik ke ruangan ku, dan keruangan Nazira adik nya.
Hari ini hari dimana aku dan adik mas Fahri di boleh kan pulang. Kebetulan...
Mas Fahri mengurus semua administrasi kami, lalu membawa kami pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah mas Fahri berniat ingin mengendong ku, namun aku tolak.
mas gendong nazira aja mas?
Yakin? Ngak cemburu
Apaan sih mas...
ngapain harus cemburu, toh yang mas gendong kan adik mas sendiri?
Oke deh, kalau kamu memaksa.
Lagian Qila udah sembuh kali mas.
Nazira yang dari rumah sakit hanya diam tanpa bersuara, akhirnya membuka suara.
Kak Dira...
__ADS_1
Iya dek.
Ra boleh minta tolong?
Apa dek?
Gendong anak Ra.
Tentu...
Aku pun langsung mengambil anak Nazira yang ada di pangkuan nya. Karena sedari RS tadi Nazira memang tidak mengendong anak nya, dia hanya memangku anak nya diatas kursi roda.
Makasih ya kak.
Sama sama dek.
Mas ... buruan gendong Nazira
***
Setelah mengantarkan Nazira kekamar nya, Qila yang sedari tadi mengendong anak Nazira mengantarkan anak itu kepangkuan ibu nya.
Ra ... ini anak kamu
Makasih ya kak
Sama - sama kalau begitu kakak ke kamar dulu ya, kalau ada yang kamu mau, kabari aja kakak, mas, atau Kabir ya Ra.
Baik kak, sebelum nya terimakasih ya kak sudah ngizinin Ra tinggal sementara waktu di rumah kakak.
Kamu ini, kaya seperti siapa aja, kakak sama sekali nggak keberatan kamu tinggal di sini. Toh kamu kan tinggal nya dirumah mas mu.
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih ya kak.
Kasih kembali adik ku, kakak kekamar dulu ya.
Iya kak.
***
Setelah istrinya pamit ke kamar duluan dengan adik nya, Fahri pun berniat kembali ke kamar nya, jujur saja, Fahri sangat merindukan istri kecilnya itu.
Sayang...
Iya kak.
Kamu masih perlu sesuatu?
Hmm... sebenarnya Ra pengen istirahat kak, tapi bayi nya masih rewel, sudah Ra kasih susu juga masih rewel.
Mungkin dia rindu ayah nya kali Ra, mas bawa anak kamu ya, biar mas tidurin, kamu istirahat saja, pasti kamu masih capek kan, jangan banyak gerak, luka operasi kamu belum sembuh betul.
Baik mas.
Fahri pun membawa dedek bayi jalan - jalan keliling rumah, dalam gendongan nya, setelah sibuk membawa dedek bayi jalan jalan Fahri langsung menidurkan bayi itu tepat di samping bundanya yang sudah tertidur.
Setelah mengantarkan dedek bayi, Fahri kembali ke kamar, sesuai niat awalnya, ingin menjumpai istri mungilnya itu.
Ya... sesungguhnya Fahri masih mengingat permintaan istrinya itu untuk meminta cerai, hari ini Fahri akan menemui istrinya, dan menanyakan apa sebenarnya titik permasalahan, sehingga Qila tiba - tiba meminta cerai.
Dengan ragu tapi pasti, Fahri membuka pintu kamarnya. Pemandangan pertama yang dia lihat, rambut istrinya yang tergerai indah.
Mas... ucap Qila ketika sadar, pintu kamarnya terbuka, Qila yang tengah menyisir rambut, menghentikan aktivitas nya.
__ADS_1