
Di lain sisi, Kabir yang merasakan tempat tidur nya bergoyang, membuka mata nya, dan melihat di sekitar nya.
Ke mana ayah ya?
Seperti suara orang di balkon? apakah itu ayah? ucap nya sambil melihat seseorang itu dari balik gorden.
***
Hallo assalamualaikum Ray? gimana sudah dapat info?
....
Apa kamu yakin, Qila ke luar negeri
...
Di Maldives?
...
Tolong cari tau kebenaran nya? apakah benar Qila di Maldives... segera kabari saya.
...
Untuk rapat besok pagi, tolong di undur jadi jam 8 saya mau ngantar anak saya ke sekolah
...
Apa masih ada lagi Ray?
...
Saya tutup dulu ya, takut nya Kabir ke bangun
...
Assalamualaikum
***
Setelah mendengarkan pembicaraan ayah nya, Kabir memutuskan kembali ke ranjang dan pura pura tidur.
__ADS_1
Kabir masih memikirkan apa maksud sebenarnya dari ucapan ayah di telpon sama om Ray?
Apa maksud perkataan ayah?
Bunda ada di Maldives?
Apa jangan - jangan bunda dan ayah lagi berantem? Tapi perasaan kemarin pas vc sama bunda, ayah dan bunda terlihat baik baik saja ...
Apa jangan - jangan bunda sudah tau? Ayah Fahri itu sebenarnya adalah ayah Kabir?
Merasa tempat tidur nya bergoyang kembali, Kabir memutuskan kembali tidur, dan akan menanyakan maksud pembicaraan ayah nya dan om Ray di telpon pagi nanti.
***
Sementara Fahri setelah selesai mengangkat telepon dari sahabat nya, iya memutuskan kembali ke dalam kamar.
Seperti nya Kabir masih tidur. ucap nya
Fahri memutuskan kembali ke ranjang nya dan kembali tidur.
***
Penat, lelah, semua yang di rasakan nya kini sedikit berkurang, setelah seharian menikmati dan memanjakan mata di pantai.
Tanpa Qila sadari sekarang sudah pukul 9 malam waktu Maldives.
Sudah jam 9 saja, ucap nya. Qila pun memutuskan kembali ke penginapan nya.
Di tengah jalan menuju ke penginapan, tanpa sengaja Qila menabrak seorang wanita
Maaf... saya tidak sengaja
Lain kali hati hati nona
Suara itu ... batin ku, ku donggak kan kepala ku, betapa kagetnya aku wanita yang ku tabrak adalah kak Anita.
Bunda... ucap seorang anak gadis berlari kecil menuju tempat kami berada
Tante ini siapa bunda? Rara takut, Tante ini orang jahat ya? mau culik bunda?
Ush... yang sopan Rara, Tante ini bukan penculik.
__ADS_1
Hai adek cantik, nama kamu siapa? sela ku
Hai... nama saya Rara Tante. Kalau Tante nama nya siapa?
Hai Rara... nama Tante Dara.
Tante disini sama siapa? Tante pakai apa di wajah Tante? itu nama nya apa Tante?
Rara ...
Maaf ya nona, anak saya banyak tanya.
Ngak apa apa mbak... saya ngak terasa terganggu. ucap ku
Tante disini sendiri sayang, yang Tante pakai ini nama nya cadar, dalam agama Tante di Sunnah kan menggunakan cadar bagi seorang muslimah sayang.
Agama Tante apa ya Tante?
Agama Tante... Islam sayang.
Rara sama mama juga agama Islam, tapi Rara sama mama Ngak pakai tutup kepala dan cadar seperti Tante.
Rara... ucap seseorang lelaki dari belakang ku
Papa...
Sayang, kalian kemana aja... saya capek nungguin kalian.
Sorry sayang, tapi Tata nemani Rara beli es kelapa, dan tadi Tata ngak sengaja nabrak nona ini.
Oh begitu...
Nona maaf ya istri saya ngak sengaja nabrak nona tadi...
Tidak apa apa mas... saya permisi dulu ya
Assalamualaikum...
Waalaikumsalam...
***
__ADS_1