Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku

Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku
Kabir POV


__ADS_3

Pagi ini ku putuskan menjelaskan ke bunda, jika sebenarnya dari awal sebelum bunda nikah dengan ayah Fahri, aku sudah mengetahui ayah Fahri adalah ayah kandung ku.


Kedatangan ku yang mendadak, memang membuat ayah dan bunda kaget.


"Kapan Kabir ke Bandung?" tanya bunda setelah selesai dengan drama nya


"Kabir dini hari tadi datang..."


"Kenapa Kabir pagi pagi ke Bandung?


Bukan nya Kabir ada konser?" tanya bunda kembali


"Kabir nggak jadi konser Bun, ditunda karena ada gempa bumi di dekat daerah tempat Kabir akan melakukan konser ..."


"Kabir tau bunda sama ayah di sini dari siapa?" tanya bunda


"Iya nak, kamu tau bunda dan ayah ada di sini dari siapa??" tanya ayah yang memang penasaran dari malam tadi


"Hmm... Kabir tau dari..."


"Dari Ray?" ucap ayah


"Bukan?"


"Aunty Nisa??" tanya bunda


"Bukan..."


"Lalu??" tanya ayah


"Hmm... sebelum nya Kabir minta maaf, karena datang tiba-tiba ganggu ayah dan bunda liburan berdua..."


"Tidak sama sekali nak, ayah senang kok Kabir ada di sini..." ucap ayah


"Pertanyaan bunda tadi belum kamu jawab, siapa yang beritahu bunda dan ayah ada disini."


"Kakek..."


"Kakek siapa?" tanya bunda


"Kakek Haris, kakek nya Kabir"


"Kamu kenal kakek Haris sayang?" tanya ayah


"Kenal, sangat kenal, Kabir sudah lama kenal kakek Haris, jauh sebelum ayah dan bunda nikah..."


"Maksud kamu sayang?" tanya bunda


"Sebenarnya, Kabir tau ayah Fahri sebenarnya ayah kandung Kabir."

__ADS_1


"Kamu tau dari siapa?" tanya bunda


"Hmm... ayah, bunda, Kabir minta maaf, sebenarnya sebelum ayah dan bunda nikah, Kabir diam diam melakukan test DNA..."


"Test DNA?" tanya bunda binggung


"Iya bunda..."


"Ayah dan bunda ingat kan, kejadian waktu Kabir masuk rumah sakit?"


"Iya ayah sama bunda masih ingat..." ucap ayah


"Sebenarnya waktu itu Kabir pura pura jatuh..."


"Maksud kamu nak?" tanya binda


"Iya maksud kamu? bukannya kamu memang jatuh dan kepala kamu berdarah nak?" tanya ayah


"Semua itu hanya pura pura yah, darah yang kalian lihat sebenarnya hanyalah dara sintetis..."


"What?" ucap bunda reflek


"Sebenarnya saat Kabir di RS, Kabir minta bantuan dokter bekerjasama dengan Kabir untuk mengelabui ayah dan bunda..."


"Untuk apa?" tanya bunda tidak terima


"Kabir selama ini curiga, ayah itu adalah ayah Kabir, itu lah alasan nya Kabir melakukan ide itu biar Kabir bisa melakukan test DNA dengan ayah..."


"Waktu itu hanya ide itu yang terlintas di benak Kabir, dengan Kabir jatuh pasti ayah dan bunda panik, dan ayah pasti tidak jadi pulang malam itu..."


"Kabir minta maaf ya ayah bunda..."


"Lalu?" tanya bunda penasaran


"Lalu setelah seminggu Kabir keluar dari rumah sakit, Kabir mendapatkan hasil test DNA itu..."


"Dan hasil nya?" tanya ayah


"Ayah Fahri adalah ayah kandung Kabir ..."


"Kalau kamu tau kebenaran itu, kenapa kamu tidak bilang ke bunda? dan tanya ke bunda tentang ayah kamu?" tanya bunda


"Bukannya Kabir tidak mau memberi tau bunda, atau menanyakan tentang ayah kandung Kabir ke bunda..."


"Lalu?" tanya bunda


"Kabir tidak sengaja mendengar pembicaraan bunda dan aunty Nisa, bunda bilang bunda tidak akan memaafkan ayah Kabir... itu lah alasan nya Kabir tidak memberitahu bunda kebenaran itu..."


"Kabir yakin kalau dari awal bunda tau, bunda pasti tidak bisa menerima ayah, dan tidak mau menikah dengan ayah..."

__ADS_1


"Kabir hanya ingin bunda dan ayah bersatu, itulah alasan Kabir tidak memberitahu bunda."


"Terus hubungan nya dengan kakek Haris? kenapa kamu bisa kenal? sementara ayah ataupun bunda tidak pernah memperkenalkan kamu dengan kakek Haris?."


"Cerita nya, setelah Kabir tidak sengaja menguping pembicaraan bunda dan aunty, Kabir langsung ke kamar bunda, dan mencari alamat kakek."


"Waktu itu kamu dengar semua pembicaraan bunda dan aunty Anisa ya?"


"Tidak semua Bun, hanya dengar sampai pembicaraan kalian tentang rumah yang 9 tahun lalu pernah bunda kunjungi, yang kemungkinan adalah rumah ayah Kabir."


"Setelah Kabir menemukan rumah itu, Kabir langsung masuk ke rumah itu, dan mencari tau pemilik rumah itu."


"Terus pemilik rumah itu, kakek Haris?" tanya bunda


"Tidak Bun, kakek Haris bilang pemilik rumah itu adalah anak nya, disitu dia menunjuk foto ayah, dia bilang ayah anak menantu nya..."


"Lalu?" tanya ayah penasaran


"Waktu itu Kabir tanya sama kakek, nama anak kakek siapa? Kakek bilang nama anak kakek Aqila Nadira Azhari, disitu sebenarnya Kabir jadi ragu apakah benar ayah kandung Kabir adalah ayah Fahri."


"Lalu apa yang membuat kamu bisa yakin? Ayah adalah ayah kamu waktu itu nak?"


"Bukti test DNA yang sudah akurat, dan tidak adanya anak kakek Haris disitu, menjadi kan Kabir tambah yakin, kalau sebenarnya anak kakek Haris adalah bunda."


"Kamu kok bisa seyakin itu? sementara nama bunda dan nama anak kakek itu berbeda."


"Aunty Anisa..."


"Maksud nya?" tanya bunda


"Setelah Kabir bertemu dengan kakek, besok nya Kabir putuskan menanyakan masa lalu bunda dari aunty Anisa."


"Apa yang di katakan aunty Anisa?"


"Aunty bilang nama sebenarnya bunda adalah Aqila Nadira Azhari bukan Aqila Anindia Maheswari."


"Tidak hanya itu, aunty bilang alasan bunda mengganti nama. Aunty bilang 9 tahun lalu bunda kecelakaan dan bunda dinyatakan meninggal, itu lah alasan nya bunda membuat identitas baru, alasan utama bunda membuat identitas baru adalah karena Kabir. Kabir minta maaf ya bunda, karena kehadiran Kabir, kehidupan bunda hancur."


"Huss... jangan ngomong seperti itu, bunda ngak pernah merasa kamu adalah pembawa sial, bagi bunda kamu adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan setelah banyak ujian yang bunda dapat kan."


"Tunggu...


"Kamu bilang di rumah kakek Haris ada foto ayah Fahri, itu artinya kakek Haris tau bahwa kamu adalah anak bunda?"


"Tidak...


Kakek tidak tau, Kabir tidak pernah beritahu kakek kalau Kabir adalah anak bunda, sampai lah..."


"Sampai lah hari dimana bunda dan ayah menikah? begitu?

__ADS_1


"Tidak..."


"Kabir memberitahu kalau Kabir adalah anak bunda, setelah kakek datang kerumah kita waktu itu."


__ADS_2