Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku

Anak Genius : Presdir Tampan Itu Ayah Anak Ku
Pulang (Revisi)


__ADS_3

Sudah 3 hari Qila berada di ruangan berwarna putih yang khas dengan obat-obatan. Selama itu pula Fahri menjaga dan menunggu Qila di sana, tanpa beranjak dari tempat nya duduk kecuali untuk ke kamar mandi dan makan.


Fahri sangat - sangat takut ke hilangan istrinya, semua telah di fikirkan matang matang oleh Fahri, setelah istrinya sembuh dan dinyatakan telah boleh pulang dari RS, Fahri akan menjelaskan kebenaran yang telah lama di pendam nya itu.


"Mas..." ucap Qila memanggil suaminya yang duduk di kursi di samping ranjang nya itu


"Iya sayang?"


"Qila kapan di boleh kan pulang mas? bagaimana keadaan kabir mas??"


"Kamu tidak usah pikirkan keadaan Kabir, kamu fokus saja pada kesehatan kamu sayang. Kabir baik baik saja, Ray sudah merawat nya dengan baik.


"Syukur lah mas."


"Mas Qila minta maaf ya mas, atas kejadian beberapa hari yang lalu."


"Tidak apa sayang, mas sudah memaafkan kamu, mas tau kamu ngomong seperti itu, karena kamu takut akan kebenaran yang akan mas ungkapkan."


"Mas... Qila takut, mas akan menduakan Qila atau pergi meninggalkan Qila."


"Itu hanya akan menjadi ilusi kamu sayang, mas tidak akan pernah meninggalkan atau pun menduakan kamu sayang, karena mas cinta kamu karena Allah sayang."


"Mas ... dokter bilang apa??"


"Dokter bilang, jika hasil Rontgen nya keluar sore ini, jika hasil nya baik kamu sudah boleh pulang sayang."

__ADS_1


"Semoga hasil nya baik ya mas. Qila rindu sekali dengan kabir mas."


"Aamiin... mas juga rindu sama Kabir sayang."


"Mas, selama Qila di RS Qila tidak pernah melihat Nisa membesuk Qila. Apakah Ray tidak memberi tau kepada Nisa, Qila berada di RS mas?."


"Ray sudah memberi tau? Nisa sudah 3 malam ini selalu datang kok membesuk kamu, di saat mas mandi dia yang jaga kamu, cuma selama Nisa membesuk, kamu nya tidur sayang, itu makanya kamu tidak sadar jika Nisa membesuk."


"Kenapa pagi dan siang hari Nisa tidak kesini mas??"


"Itu karena Nisa harus mengurus Kabir sayang."


"Kasian Nisa pasti dia capek ngurusin Kabir, mana dia harus ngurus persiapan wedding lagi."


"Untuk persiapan wedding kamu tidak usah khawatir sayang, semua sudah di urus oleh WO."


"Baik mas."


***


Saat jam makan siang, dokter datang ke rungan Qila untuk memberikan hasil Rontgen.


"Siang nona Qila."


"Siang dok."

__ADS_1


"Bagaimana kabar nya nona Qila?"


"Saya merasa sudah mendingan dok, dan sudah tidak sakit lagi."


"Maaf nona? pak Fahri ada di mana ya? saya ingin menyampaikan hasil Rontgen nya."


"Suami saya ada di kamar mandi, sebentar lagi juga keluar."


"Baik lah nona, sembari menunggu pak Fahri kita ambil darah dulu ya nona."


"Baik dok"


***


Fahri keluar dari kamar mandi, sudah dalam keadaan segar, dan sudah berpenampilan rapi dari sebelumnya.


"Siang dok."


"Siang pak, hasil Rontgen nona Qila sudah keluar, dari hasil yang di dapat nona Qila sudah baik, hanya perlu beberapa kali pemeriksaan lebih lanjut jika nona Qila mengalami sakit di kepala nya."


"Apakah istri saya sudah boleh pulang dok?"


"Sudah pak."


"Alhamdulillah terima kasih banyak ya dok."

__ADS_1


"sama sama pak, kalau begitu saya permisi dulu ya pak."


***


__ADS_2