
Raihan terbangun karena merasakan pergerakan pada benda yang di peluknya.
"Kenapa Yang?" Tanya Raihan dengan suara serak.
"Ngga papa mas, mas tidur lagi aja." Syifa membenarkan posisi yang semula berbaring menjadi duduk.
"Sini Syifa juga tidur." Raihan merentangkan tangganya dengan mata yang masih terpejam.
"Syifa ngga bisa tidur lagi." Raihan menaruh kepalanya ke pangkuan Syifa.
"Jam berapa sih?"
"Jam 3 mas."
"Syifa biasanya bangun jam segini?" Raihan membuka matanya menatap Syifa, Syifa mengangguk.
"Kebangun sendiri?" Syifa kembali mengangguk.
"Kok bisa ngga pake alarm atau apa gitu?"
"Udah terbiasa mas."
"Mas ngga bisa bangun tanpa alarm, semenjak nikah juga alarmnya indah banget, adem, sebenernya mas pengen denger lama gitu tapi gengsi." Syifa tersenyum mendengar perkataan Raihan.
"Syifa minta tolong malaikat hafadzah, malaikat penjaga manusia."
"Emang boleh?" Raihan mulai tertarik dengan pembahasan Syifa.
"Insyaallah boleh mas, karena aliran kita mempercayai adanya wasilah."
Wasilah adalah perantara hamba kepada Allah SWT. Jadi, Wasilah itu sarana agar Hamba terhubung kepada Allah SWT. Dengan wasilah, ibadah menjadi bernilai dihadapan Allah SWT.
"Gimana caranya?"
"Pertama Syifa wudhu, setelah itu berbaring, setelah berbaring tangan kanan memegang jempol kaki kiri, terus baca Al Fatihah satu kali di tujukan untuk malaikat hafadzah, meminta agar kita di bangunkan di sepertiga malam, hati kita harus bersih, kita bangun untuk hal hal yang positif insyaallah bisa, kalau ngga bangun berarti ada yang salah pada diri kita." Jelas Asyifa.
"Ouhhhh jadi setiap malam Syifa selalu gitu?"
"Sekarang sudah ngga mas, karena sudah biasa pasti Syifa bangun jam segini." Raihan manggut manggut.
"Oke besok mas coba, sekarang mas mau Sholat tahajud dulu ya."
"Iya mas." Raihan tersenyum hangat, mengecup dahi istrinya lalu pergi menuju kamar mandi.
Setelah sholat subuh Raihan mengganti baju kokonya dengan hoodie tanpa topi berwarna abu abu dengan bawahan tetap memakai sarung.
"Mas Syifa mau ke kamar mandi." Syifa turun dari ranjang.
__ADS_1
"Mas bantu." Raihan menuntun Syifa.
"Mau jalan jalan keluar?" Tanya Raihan.
"Boleh." Syifa mengangguk.
"Tunggu mas ambil kursi roda." Raihan mengambil kursi roda yang ada di pojok ruangan.
"Silahkan Humairanya mas."
Syifa tersipu malu membuat kedua pipinya merona.
"Uhhhh pipinya merah..." Raihan menjawil pipi Syifa lalu berjalan ke nakas.
"Pakai ini, ngga ada yang boleh lihat selain mas." Raihan memasangkan niqob ke wajah istrinya.
"Nah sekarang kita berangkat." Raihan mendorong Syifa keluar.
"Eittt sebentar." Raihan kembali memasuki ruangan.
Raihan keluar sambil membawa botol minum serta keresek yang berisi buah dan beberapa makanan ringan.
"Udah yuk berangkat." Raihan kembali mendorong kursi roda.
"Biar Syifa yang bawa mas." Syifa mengambil keresek yang di tenteng Raihan menaruh di pangkuannya.
Raihan membawa Syifa ke taman, ia memberhentikan kursi roda di samping bangku taman yang akan Raihan duduki, akhirnya hawa sejuk kembali Syifa rasakan setelah 5 hari mencium aroma obat obatan, Syifa mengedarkan pandangan, hanya beberapa orang yang ada di taman rumah sakit, mungkin yang lain lebih memilih berdiam diri di kamar.
"Mau apa?" Raihan membuka keresek.
"Makasih."
"Sama sama." Raihan juga ikut memakan roti yang di bawanya.
"Syifa kapan pulang mas?"
"Kata dokter kalo pemeriksaan hari ini udah normal besok Syifa udah boleh pulang." Raihan mengelap tangan Syifa yang terkena coklat dengan tisu basah.
"Alhamdulillah..."
"Alhamdulillah... makanya hari ini harus makan sama minum yang banyak biar besok boleh pulang, nih minum." Raihan menyodorkan botol minum yang sudah ada sedotannya.
"Katanya abi kalo nanti waktu Syifa pulang langsung di ajak khitbah calonnya bang Azzam." Syifa kaget mendengar itu.
"Calonnya siapa mas?" Tanya Syifa.
"Mas ngga di kasih tau takutnya mas bocor ke kamu."
"Yahhh abang ngga asik, Syifa kan adiknya masa ngga tau." Gerutu Syifa kesal.
__ADS_1
"Besok juga tau." Raihan mengelus kepala Syifa.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Teman teman pemegang HP Android yang dirahmati Alloh SWT ,,,
Bismillahirrohmannirrohim, Author mau kasih tau ada Aplikasi Play Store bagus yang harus didownload.
Namanya Nakhtim
(Kita Khatamkan)
Aplikasi gak sampai 10mb
Setiap kali menutup layar HP dan membukanya kembali ia akan memunculkan satu ayat Al-Qur'an.
Kita bisa membaca satu ayat tersebut atau melanjutkan ke ayat berikutnya.
Setelah kita baca, kita bisa tutup.
Saat kita membuka kembali HP, otomatis akan muncul ayat selanjutnya.
Artinya, kita akan menyelesaikan satu Juz dalam beberapa hari saja, hal ini disebabkan begitu seringnya kita buka tutup HP
Bener kan....?
Silahkan di download aplikasinya disini ...
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.karim.khatma
Mudah-mudahan bisa menjadi ladang pahala serta
Semoga berkah...
Aamiin...
__ADS_1