
Terik matahari menyinari seluruh bagian di Eleanor. Suhu panas dari sinarnya membuat sebagian besar petualang enggan meninggalkan tempat beristirahat di kota. Didepan penginapan tempat Ace biasa pergi bekerja, tertulis sebuah kata tutup diatas papan yang digantung pada pintu penginapan.
Di wilayah timur Eleanor nampak sangat ramai, hampir semua penduduk kota dan petualang ada disini. Bagian timur Eleanor adalah sebuah pesisir pulau, disana terdapat wilayah pelabuhan dan juga pantai yang sangat indah. Bagian pantai sendiri membentang dari ujung utara hingga ke selatan. Dan diujung bagian selatan terdapat pelabuhan Eleanor.
Terlihat kios diantara pepohonan kelapa yang rindang. Nampak Ace dengan cekatan sedang membuat sebuah minuman. Tidak lama kemudian dia keluar dari dalam kios, mengenekan celana pantainya dan membawa beberapa minuman diatas nampan.
"Silahkan dicoba...!" Ucap Ace menyajikan empat minuman dingin diatas meja pantai. Untuk keempat gadis pengurus kios yang sedang duduk bersantai.
Sontak keempat pengurus pantai yang menenakan bikini pelayan itu kaget dengan apa yang disajika oleh Ace. "Wah, smooties..." Sahut Carmen, yang langsung mengambil segelas smooties dingin buatan Ace.
"Terima kasih, Ace...! Kau tidak perlu repot..." Lucia menyela.
"Tidak apa-apa, ini juga salah satu tugasku. Sebagai penjaga kalian !" Balas Ace dan tersenyum.
"Segar...! Serasa aku tidak ingin berhenti minum !" Sahut Erin yang telah meminum smooties miliknya.
"Kali ini memang benar-benar panas, aku harap musim ini cepat berlalu" Ucap Anna sedikit mengeluh, karena Anna tidak terlalu tahan dengan suhu panasnya.
"Anna, kau ini... Musim ini adalah keuntungan besar untuk kita. Karena pasti akan banyak petualang yang datang berkunjung ke pantai. Kita harus memanfaatkan hal tersebut" Sahut Lucia yang nampak menikmati smooties buatan Ace.
Tiba-tiba datanglah seorang wanita berambut putih dengan pakaian bikini berwarna hitam putih, dan seorang ras elf dengan memakai bikini berbentuk daun berwarna kehijauan. "Hay semua, sedang istirahat ?" Tanya Yuna menyapa.
"Eh ? Ketua Yuna... Haha, Iya, kami baru buka" Jawab Ace.
Sontak membuat kaget semua gadis pengurus kios, dan mereka segera berdiri dari tempat masing-masing. "Nona Yuna, tumben datang kesini !?" Tanya Carmen dengan polosnya.
"Hehe... Aku bosan, tidak ada pekerjaan dialiansi. Jadi aku memutuskan untuk pergi kesini. Dan Lorrain ternyata juga ingin ikut !" Jawab Yuna.
"Hmm... Nampaknya kalian memiliki menu baru ?!" Sahut Lorrain menyela, karena melihat beberapa gelas smooties baru diatas meja.
"Tidak juga, ini smooties buatan yang di buat Ace. Kami tidak punya menu ini didalam daftar" Sahut Lucia menjawab.
"Oh, apa kami boleh memesannya ?" Tanya Lorrain kembali.
"Eh ? Boleh saja, silahkan duduk dulu..." Ucap Ace.
__ADS_1
Kemudian Ace kembali kedalam kios, dan membuat dua gelas lagi smooties buah seperti seperti sebelumnya. Dia memasukkan beberapa jenis beri segar kedalam jus jeruk sunkis. Yang dicampur dengan susu kocok segar, dan jadilah smooties baru buatan Ace.
"Erin, tolong antarkan dua gelas smooties ini !" Ucap Ace yang memanggil Erin.
"Baiklah, tunggu sebentar..." Gadis ras elf dengan bikin pelayan itu segera mengambil smooties tersebut, dan mengantarkannya ke meja tempat Yuna dan Lorrain duduk. "Ini smooties-nya... Sikahkan dicoba !" Ucap Erin kepada dua anggota aliansi prajurit bayaran itu.
"Terima kasih, Erin" Sahut Yuna.
Mereka segera meminum smooties itu, sangat segar dan nampak dari raut wajah kedua wanita tersebut. Terpancar kepuasan tersendiri setelah meminum smooties itu.
"Enak... Dan sangat segar sekali !" Ucap Lorrain memuji.
"Haha... Bukan apa-apa" Sahut Ace menyela.
"Hmm... Memang benar, Ace. Ini sangat enak, aku harap kalian memasukkan ini kedalam menu kalian !" Yuna juga memuji dan sedikit memberikan saran.
"Eh ? Haruskah aku masukan...?" Lucia sedikit memikirkan perkataan Yuna. "Tidak perlu, ini bukan menu yang spesial" Ace mencoba mengelak.
"Kalau begitu ayo kita masukan ini kedalam daftar menu" Ucap Lucia.
"Aku rasa kita akan sibuk..." Anna menyela. "Haha... Tidak masalah, lagi pula kita datang kesini untuk berbisnis" Sahut Carmen kembali.
"Kau ini..." Ucap Anna kepada Carmen.
"Hmm... Aku juga setuju !" Lorrain sembari mengacungkan jarinya. "Eh ? ...Haha, baiklah mari kita tulis didaftar Promo !" Lucia kaget melihat Lorrain yang menyetujuinya, dan dengan segera dia pergi untuk menulis dipapan promo.
"Akan aku bantu...!" Ucap Lorrain yang kemudian beranjak dari tempat duduknya dan mengikuti Lucia. "Hmm... Baiklah, mohon bantuannya" Sahut Lucia.
"Aduh... Kenapa jadi seperti ini ?!" Ace sedikit menggerutu.
"Hehe... Sudah jangan dipikirkan. Apapun yang dibuat oleh seniorkan memang enak !" Ucap Carmen sembari menepuk punggung Ace.
"Kau ini... Aku rasa aku kehilangan kepercayaan diriku" Sahut Ace terlihat murung.
"Sudahlah, aku akan ikut membantu juga !" Balas Yuna yang masih terlihat menikmati minumannya.
__ADS_1
"Eh ? Bukan itu yang aku maksud, ketua..."
"Sudah-sudah..." Sahut Yuna kembali.
Lucia dan Lorrain segera menulis smooties itu di daftar menu baru, dan membuat promo untuk minuman tersebut. Kemudian mereka menancapkan papan promo didepan kios agar banyak petualang yang melihatnya.
.
.
Hari semakin siang, seperti yang mereka harapkan. Banyak para petualang yang sedang berlibur datang untuk menikmati menu baru itu. Para pelayan terlihat sibuk, dan nampak Ace juga sedang menyiapkan beberapa masakan. Dia dibantu oleh Yuna untuk menyiapkan beberapa menu.
Sedangkan Lorrain terlihat cekatan menawarkan beberapa menu kepada pelanggan. Dia mencatat dan segera memberikan pesanan kepada Ace didapur. "Fiuuhh... Ramai sekali, berkat minuman baru buatan Ace. Kita kedatangan banyak pelanggan" Ucap Lorrain yang mengantar nota pesanan.
"Ya, ide memasukkan menu baru ini benar-benar sangat menguntungkan" Sahut Lucia yang terlihat bergembira.
"Hehe... Aku juga ikut senang mendengarnya !" Balas Ace.
"Pesanan lagi... Dua smooties baru untuk meja tujuh !" Carmen datang dengan nota pesanan baru.
"Baiklah... Tunggu sebentar !" Ace segera mengambil dua gelas dan dengan cekatan menyiapkan pesanan smooties tersebut.
"Benarkan ? Ini ide yang sangat bagus !" Ucap Yuna yang ikut senang.
"Haha... Ayo segera bersiap, sepertinya ada beberapa pelanggan baru akan datang !" Lorrain melihat ada beberapa petualang yang mendekat kearah kios mereka.
"Hmm... Ini akan menjadi hari yang sibuk !" Ucap Erin yang datang membawa nota pesanan sebuah makanan ke dapur.
"Semangat semua...! Ayo segera bersiap kembali..." Sabut Lucia mengingatkan dengan menyemangati para pelayan.
Mereka kembali bersiap, dan nampak Lorrain sedang menyambut para petualang yang baru datang ke kios mereka. Nampak tiga petualang itu duduk dimeja kosong bernomorkan angka sembilan romawi. Dan mereka terlihat sedang memilih menu dari daftar menu yang dibawakan oleh Lorrain.
"Pesanan siap... Dua smooties baru untuk meja tujuh !" Ucap Ace sedikit berteriak.
"Baiklah... Akan aku antar segera !"
__ADS_1
Dan Carmen segera menghampirinya, serta dengan cepat dia membawa pesanan tersebut ke meja nomor tujuh dengan huruf romawi diatas meja. Sedangkan Yuna nampak sedang sibuk membantu Ace membuat masakan didapur.