Baby Sitter Pilihan

Baby Sitter Pilihan
Bab. 12


__ADS_3

Berselang beberapa saat kemudian, Adnan mengelap tangan dan mulutnya itu lalu mengedarkan pandangannya ke arah chefnya.


"Bu Sita! Tolong menu makanan seperti ini aku ingin kedepannya harus tersedia di meja makan tidak boleh tidak ada," titahnya Adnan lalu berjalan ke arah luar.


Bu Sita yang mendengar perkataan dari Tuan Muda Adnan segera mengarahkan pandangannya ke arah Alisha. Sedangkan yang ditatap hanya membalasnya dengan senyuman ramahnya.


Bu Sita menatap ke arah Alisha," bagaimana ini, kan bukan aku yang masak, tidak mungkin juga kalau aku meminta kepada Alysa untuk memasak makanan setiap harinya, apa ia tidak akan keberatan kalau aku minta dia untuk masak hanya setiap kali Tuan Muda makan di rumah atau aku jujur saja sama Tuan dan Nyonya Besar saja yah?" Bu Sita nampak kebingungan.


Adnan baru ingin berdiri dari duduknya tiba-tiba ada tangan seseorang yang langsung melingkarkan tangannya ke lehernya Adnan dengan penuh kemesraan. Semua mata orang yang berada di dalam ruangan makan terbelalak melihat apa yang dilakukan oleh wanita itu.


"sayang! kangen, aku tungguin di apartemen tapi kok belum datang juga? apa kamu tidak merindukan aku?" tanyanya dengan nada suara yang manja.


Adnan sudah tahu dan hafal siapa perempuan yang memeluknya dari aroma wangi parfumnya sudah ketahuan dan juga dari sikapnya yang cukup berani memeluknya di depan orang lain terutama di hadapan Bu Selma dan anak-anaknya.


Adnan tersenyum bahagia atas kedatangan kekasihnya itu," tentu saja aku sangat merindukan dirimu sayang, aku bahkan tidak sabar ingin melihatmu lagi," ujarnya Adnan lalu menaikkan tubuhnya Yuanita ke atas pahanya.


Mereka bermesraan di hadapan orang banyak, bahkan mereka sudah melupakan keberadaan orang lain di tengah-tengah mereka. Adnan mulai mengecup sekilas bibirnya Yuanita.


"Siapa sih perempuan genit itu yang langsung memeluk tubuhnya Ayah?" Batinnya Nala yang sangat geram melihat ayahnya dipeluk dan mencium bibir wanita itu seperti itu.


Nathan juga ikut marah dan tidak suka jika Ayahnya berdekatan dengan perempuan lain selain bundanya Alisha baby Sitternya.


"Apa dia kekasihnya Ayah yah? Katanya orang kalau kita sebagai pria ada yang memeluk tubuh kita dengan erat dan mesra itu tandanya calon istri kita, ahhh aku tidak setuju jika Ayah menikah dengan perempuan lain." Umpatnya Nathan.


Alisha hanya terdiam dan menunggui anak asuhnya selesai makan. Ia dan meid lainnya tidak ada berani untuk berkomentar ataupun protes dengan apa yang dilakukan oleh majikannya mereka.

__ADS_1


"Aku tidak mau ada wanita lain yang gantikan posisinya Bunda Aurel dengan perempuan manapun aku tidak sudi!! apa lagi wanita murahan seperti ini," dengusnya Najwa yang sangat marah sekaligus marah melihat apa yang dilakukan oleh keduanya di depan mereka.


Bu Selma sudah menyumpahi perempuan genit itu tapi,ia tidak mungkin memperlihatkan kepada mereka ketidak sukaannya.


"Hemmm!!' Bu Selma berdehem untuk menyadarkan dan menghentikan apa yang mereka lakukan sesuatu yang tidak pantas diperlihatkan di depan anak-anak dibawah umur.


Adnan segera tersadar lalu berjalan meninggalkan ruangan tersebut sambil menarik tangannya Yuanita. Perempuan itu adalah kekasihnya Adnan yang dipacarinya baru sekitar kurang lebih satu bulan yang lalu.


Pertemuan mereka terjadi beberapa hari setelah kedatangan Alisha di rumahnya. Mereka bertemu ketika Adnan baru pulang dari Jepang dan mereka bertemu saat mereka sama-sama berada di bandara internasional Soekarno Hatta.


"Adnan Arkana Maliq Sungkar!!" Teriak Bu Selma dengan wajahnya yang sudah memerah menahan amarahnya.


Adnan dan Yuanita baru saja beberapa langkah menapaki undakan tangga karena mereka akan naik ke kamarnya Adnan terpaksa harus berhenti dan menolehkan kepalanya ke arah Bu Selma yang sudah berdiri kemudian berjalan ke arah mereka berdua.


"Apa seperti ini etika kamu di depan anak-anakmu haaa!!!" Pekik Nyonya Selma dengan suara yang cukup menggelegar memekakkan gendang telinga siapa saja yang mendengarnya.


Bu Selma kemudian bertepuk tangan melihat apa yang dipertontonkan dan diperlihatkan oleh kedua pasangan yang dimabuk asmara itu.


"Hebat!! Aku salut padamu Adnan, seperti ini kah caramu didepan buah hatimu, aku tidak menyangka jika kamu sekarang sudah berubah menjadi pria labil seperti pria yang baru mengenal cinta," sarkas Bu Selma.


Adnan segera melepaskan pelukan dan rangkulannya di tubuh sang perempuan. Ia kemudian berjalan ke arah perempuan yang telah berjasa besar melahirkan dan membesarkannya di dunia ini.


"Mama!! Apa Mama sudah lupa, Adnan masih ingat dengan jelas kalau setiap saat mama menginginkan aku menikah dan mengakhiri masa dudaku dan calonku adalah Yuanita," pungkasnya Adnan sembari menunjuk ke arah Yuanita yang tersenyum penuh arti.


Bu Selma menatap putra kebanggaan sekaligus putra tunggalnya itu dengan jengah dan tidak percaya.

__ADS_1


"Mama masih ingat dengan jelas dan belum juga pikun, Mama sangat tahu dan hafal jika selama ini Mama yang selalu gencar untuk mencarikan kamu jodoh tapi Mama tidak ingin jodoh dan calon istri kamu itu modelnya seperti dia, katanya berpakaian tapi sela *********** kelihatan dan sela pahanya juga dipertontonkan, lebih mahal paha ayam dari paha pacarmu itu!!" cibir Bu Selma yang melihat kearah Yuanita seperti melihat sampah saja.


Perkataan terakhirnya Bu Selma mampu membuat suasana yang tegang, panas, ricuh jadi heboh dan ramai dengan suara tawa yang kebetulan ada di dalam ruangan itu, gara-gara perkataan nyinyirnya Bu Selma.


Tapi dari sekian banyak orang di dalam sana, suara gelak tawa Alisha lah yang paling besar dari yang lainnya. Adnan menatap ke arah Alisha yang seakan-akan tidak bisa berhenti untuk tertawa terbahak-bahak. Bibi Ainun pun sudah menyenggol tubuhnya Alisha,tapi tetap tidak bergeming dari tawanya tersebut.


...****************...


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

__ADS_1


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…


__ADS_2