Baby Sitter Pilihan

Baby Sitter Pilihan
Bab. 14


__ADS_3

Najwa duduk di depan meja bundar tempat mereka beradu pendapat dan bertukar saran dan masukan yang mempertimbangkan perkataan dari adik kembarnya, "Betul juga apa yang dikatakan oleh Nathan kalau harus dihadapkan pada dua pilihan lebih baik pilih Mbak Alisha daripada perempuan luck nut itu," Najwa membatin.


Mereka duduk saling berhadapan di meja bundar tersebut. Sedangkan Alisha turun ke lantai dasar membantu beberapa maid untuk mengatur dan mendekorasi ruangan yang akan dijadikan tempat acara pelaksanaan acara ultahnya si kembar.


Waktu terus berjalan, ketiga bersaudara itu masih sibuk memikirkan rencana apa yang paling cocok mereka tempuh dan lakukan untuk menghalangi dan membatalkan niatnya Ayahnya untuk menikahi perempuan jadi-jadian.


Mereka masih dalam kediaman dan kebisuannya tapi, raut wajah ketiganya menyiratkan jika mereka dalam keadaan yang tidak baik-baik saja, hingga ketukan pintu di kamarnya berbunyi. Suara ketukan itu mampu membuyarkan lamunan mereka.


Nathan segera bangkit dari duduknya,ia kemudian memutar handle pintu itu dengan tergesa-gesa karena mengetahui kalau yang mengetuk pintu itu adalah bundanya atau Alysha baby Sitternya.


Alisha menatap satu persatu ke arah mereka, "Tuan dan Nona muda silahkan bersiap karena sudah hampir waktunya perayaan ulang tahun Nathan dan Nala," ujarnya Alisha.


"Baik, katakan pada Nenek dan Ayahku kami akan segera turun," balasnya Najwa dengan wajahnya yang ditekuk,jutek dan tidak bersahabat itu dengan sedikit menghentakkan kakinya berjalan ke arah kamar mandi.


"Kalau Tuan Muda Nathan apa mau Mbak mandiin?" Tanyanya Alisha sembari berjalan ke arah kamar ganti pakaian untuk menyiapkan beberapa pakaian anak-anak sesuai yang sudah ditentukan oleh Bu Selma.


"Makasih banyak Bunda, tapi tidak perlu repot-repot, aku akan mandi sendiri kok," jawab Nathan dengan seulas senyumannya.


"Kalau gitu Mbak lanjutkan atur ini yah!" Jelasnya Alisha lalu melanjutkan kembali pekerjannya yang beberapa detik tertunda karena percakapannya dengan Nathan satu-satunya cucu di dalam keluarga besar Sungkar.


Sedangkan di dalam tempat lain yang masih dalam lokasi dan area kediaman keluarga Sungkar. Seorang perempuan tertawa terbahak-bahak sambil mengangkat botol kecil dari dalam tas handbagnya.

__ADS_1


Botol itu bertuliskan dan bergambar nama merk parfum terkenal padahal isinya bukanlah pewangi tubuh.


"Aku bersyukur dan bahagia karena berkat ramuan cinta ini yang selalu aku campurkan pada makanan dan minumannya Adnan selangkah lagi aku menjadi Nyonya besar di dalam istana megah ini," jelasnya Yuanita dengan senyuman liciknya yang sesumbar bahwa akan selalu berhasil.


Yuanita menyimpan kembali botol berisi ramuan cintanya dengan rapi agar aman dari jangkauan seorangpun.


"Woooo cantik dan bagus-bagus pakaian yang dibelikan oleh Mas Adnan, aku yakin pasti harganya sangat mahal," gumamnya yang memuji kecantikan dan kualitas dari pakaian yang berada di atas ranjangnya dengan berbagi macam model dan warna mempercantik ranjang itu.


Nyonya Selma menelpon segera anak buah kepercayaannya. Beliau segera memerintahkan kepada asisten pribadinya yaitu Fadlan agar segera mencari tahu dan informasi tentang perempuan seksi yang bersama dengan putra tunggalnya itu.


"Ya Allah… kenapa perasaanku mengatakan jika ada yang aneh pada Adnan, apa jangan-jangan wanita ular berkepala dua itu telah melakukan sesuatu dan keyakinan aku ini sangat kuat," batinnya Bu Selma.


Tik.. tok.. tuk..


"Maaf sudah buat Nyonya Besar menunggu," ujarnya Fadlan dengan sedikit membungkukkan tubuhnya.


Bu Selma menyunggingkan senyumnya," tidak apa-apa, silahkan masuk, tapi kamu ke sini Adnan tidak tahu kan?"


"Tuan Muda sedang sibuk dengan ke-kasihnya Nyonya jadi dia sama sekali tidak tahu jika aku datang ke kamarnya Nyonya," balasnya Fadlan.


"Kalau gitu tunjukkan padaku informasi apa yang sudah kamu dapatkan tentang wanita jadi-jadian itu?" Tanyanya Bu Selma lalu berjalan ke sofa.

__ADS_1


Fadlan tanpa pikir panjang segera berjalan mengikuti langkahnya Nyonya Besar Selma sambil menenteng tas ransel yang berisi laptopnya.


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

__ADS_1


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…


__ADS_2