
Perkataan terakhirnya Bu Selma mampu membuat suasana yang tegang, panas, ricuh jadi heboh dan ramai dengan suara tawa yang kebetulan ada di dalam ruangan itu, gara-gara perkataan nyinyirnya Bu Selma.
Tapi dari sekian banyak orang di dalam sana, suara gelak tawa Alisha lah yang paling besar dari yang lainnya. Adnan menatap ke arah Alisha yang seakan-akan tidak bisa berhenti untuk tertawa terbahak-bahak. Bibi Ainun pun sudah menyenggol tubuhnya Alisha,tapi tetap tidak bergeming dari tawanya tersebut.
Adnan melihat Alisha si pengasuh anaknya dengan jengah. Ia cukup marah dengan sikap ibunya padahal dulu beliau yang selalu memaksanya untuk punya calon istri lalu menikah tapi, kenapa sekarang harus komplain dan marah.
"Mama!! Please jangan setir dan atur kehidupan Adnan lagi, aku sudah dewasa dan cukup umur untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak," sahutnya Adnan.
"Alhamdulillah kalau seperti itu, kamu sudah cukup dewasa tapi ingat jaga batasan kamu sebagai seorang Ayah, apakah pantas bersikap dan bertingkah laku kayak gitu di depan mereka," sergah Mamanya Bu Selma.
Yuanita memegang erat tangannya Adnan seolah dia sedang ketakutan. Adnan kembali memberikan kecupan mesra di pipi kirinya Yuanita. Alysha segera menutup matanya Nala dan Nathan agar tidak terkontaminasi dengan kelakuan kurang baik dan pantas untuk dilihat langsung oleh anak dibawah umur.
"Alysha! Tolong bawa mereka kedalam kamarnya, sekarang juga dan yang lainnya tolong lanjutkan untuk bersihkan semua sisa makanan dan perlengkapan makan yang ada di meja makan!" Perintah Nyonya Selma.
Alisha dengan beberapa maid tersebut melaksanakan perintah dari Nyonya Selma. Raut wajah mereka berbeda-beda melihat situasi dan kondisi yang terjadi di dalam ruangan tempat makan di dalam kediaman Sungkar.
"Aku mendapatkan halangan dan rintangan kalau seperti ini, tapi bukan Yuanita namaku jika aku tidak mampu untuk menaklukkan hatinya dan membuat Adnan menikahiku," Yuanita membatin.
"Mama setuju atau tidak, Adnan tidak mau ambil pusing dan satu hal lagi yang perlu Mama ketahui kalau nanti malam di pesta ulang tahunnya Nala dan Nathan aku akan umumkan kepada semua orang jika aku dan Yuanita akan bertunangan dan secepatnya akan menikahinya menjadikan ratu di dalam hatiku," terangnya Adnan lalu bergandengan tangan dengan Yuanita meninggalkan Bu Selma yang terdiam tak bergeming di tempatnya.
Bu Selma tidak menyangka dan menduga jika anak satu-satunya itu sudah berubah jauh sifatnya setelah mengenal Yuanita. Padahal ia berharap jika Alisha lah yang akan menikah dan menjadi pendamping dan Ibu sambungnya ketiga cucunya itu.
"Ya Allah… kenapa perasaanku mengatakan jika Adnan sudah berubah drastis dan tidak seperti dulu lagi, apa yang menyebabkan anakku berubah drastis dan secepat itu," batinnya Bu Selma yang terduduk di atas sofa yang adaefu dalam ruangan yang dijadikan ruang keluarganya.
__ADS_1
"Rencanaku berhasil, aku harus meminta kepada paman untuk menambah takaran obatnya jadi aku bisa memasukkan obat tersebut ke dalam minuman ataupun makanannya Adnan sehingga Adnan semakin dibuat mabuk kepayang dengan cintaku," batinnya Yuanita.
Yuanita menatap ke arah Nyonya Selma yang terduduk dengan sedih dan lemas, dulu waktu kedatangan pertama kali Alisha di rumah itu, Adnan sempat mengertaknya dan berbicara kasar kepadanya, ia masih bisa memakluminya tapi,
Sedangkan di dalam kamar ketiga cucunya tersebut, cucu sulungnya dan bungsunya tidak bisa duduk tenang. Malahan mereka mondar mandir kesana kemari seperti setrikaan saja. Bahkan sudah membuat Nathan pusing melihat tingkahnya mereka berdua.
"Kita harus bekerja sama untuk mengusir perempuan itu dari kehidupan Ayah, hal ini tidak boleh terjadi," umpat Najwa.
"Iya benar sekali kakak, aku amit-amit punya Bunda model begitu itu sama saja membuat reputasi kita di sekolah bisa hancur," timpalnya Nala lagi yang semakin mempercepat langkahnya berjalan mengitari seluruh sudut kamarnya.
Nathan menepuk jidatnya dan geleng-geleng kepala melihat reaksi dari saudaranya itu.
"Kali ini aku akan bekerja sama dengan kalian, aku juga tidak rela dan tidak sudi sama sekali jika Ayah sampai menikahi wanita ular itu, aku akan kabur dari rumah ini, lebih baik bunda Alisha yang jadi istri Ayah dari pada wanita jadi-jadian itu!" timpalnya Nathan yang ikut meramaikan suasana diskusi mereka.
"Bunda Alisha!" Beo keduanya yang langkah mereka langsung berhenti lalu menatap ke arah Nathan yang mengungkapkan alasannya yang sedari tadi hanya terduduk di ujung ranjangnya.
Nathan menatap jengah ke arah kedua saudaranya itu," emangnya ada yang salah yah dengan perkataanku?" Tanyanya Nathan dengan kebingungan.
"Aku tidak setuju jika Ayah menikah lagi dengan wanita manapun di dunia ini, tidak ada yang boleh menggantikan posisinya Bunda Aurel di hati dan hidupnya Ayah Adnan titik!!" Kesalnya Najwa.
"Tapi,kalau aku dihadapkan pada dua pilihan ataupun disuruh untuk memilih antara baby Sitter kita Mbak Alisha dengan Yuanita wanita jaaaa layang itu aku sih lebih pilih Mbak Alisha," sahutnya Nala yang memandang ke arah Nathan.
"Aku setuju dengan kamu Nala, coba perhatikan dan bandingkan diantara mereka, Mbak Alisha lebih cantik dari Yuanita, Mbak Alisha masih muda,baik hati, ramah, sopan santunnya baik, tidak pernah marah-marah sama kita apa pun yang kita lakukan padahal kalian sering ganggu dan jahil sama Mbak Alisha, Mbak Alisha sepenuh hati menjaga dan merawat kita," jelasnya Nathan dengan panjang lebar sambil memikirkan sendiri perkataannya barusan.
__ADS_1
Najwa duduk di depan meja bundar tempat mereka beradu pendapat dan bertukar saran dan masukan yang mempertimbangkan perkataan dari adik kembarnya, "Betul juga apa yang dikatakan oleh Nathan kalau harus dihadapkan pada dua pilihan lebih baik pilih Mbak Alisha daripada perempuan luck nut itu," Najwa membatin.
Mereka duduk saling berhadapan di meja bundar tersebut. Sedangkan Alisha turun ke lantai dasar membantu beberapa maid untuk mengatur dan mendekorasi ruangan yang akan dijadikan tempat acara pelaksanaan acara ultahnya si kembar.
****************
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
__ADS_1
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
I love you all Readers…