Baby Sitter Pilihan

Baby Sitter Pilihan
Bab. 33


__ADS_3

Alisha saking senang dan girangnya sampai-sampai melupakan jika tangannya Adnan yang cukup besar dan kekar itu masih berada di atas bagian terpenting dari tubuhnya.


Keduanya diam-diam saling mengagumi bentuk rupawan dan kecantikan mereka. Adnan tersenyum penuh kemenangan mendengar perkataan dari Alysha yang sangat lirih dan pelan itu.


Alisha pun demikian yang menganggap Adnan adalah aktor Korea Selatan yang tampan yang sering main film laga dan action yang selalu setiap hari dia tonton.


Hingga pintu kamar perawatan Adnan terbuka lebar dari arah luar.


"Adnan!!!!" Pekik orang itu.


Alisha dan Adnan reflek menolehkan kepala mereka secara bersamaan ke arah sumber suara tersebut.


"Apa yang kalian lakukan!!" Teriaknya Bu Selma yang terkejut melihat apa yang dilakukan oleh putra semata wayangnya dengan seorang gadis yang dianggapnya bernama Aliena.


Fadlan yang berdiri di belakang Bu Selma ikut menimpali," maklumlah Tante, sudah lama gak rasakan gimana lagi rasanya menyentuh benda kenyal," kelakar Fadlan yang berusaha sekuat tenaga menahan tawanya itu.


"Sepertinya aku harus bisa memanfaatkan peluang dari insiden ini," batinnya Bu Selma.


Bu Selma kemudian membuka lebar pintu itu dengan pikirannya yang memikirkan cara dan perkataan yang akan dia ucapkan untuk menjebak keduanya agar segera menikah.


Bu Selma kemudian mendudukkan bokongnya ke atas sofa dengan menangis tersedu-sedu sembari memberikan kode kepada Fadlan anak dari sepupunya itu.


"Adnan putraku! Apa yang kamu lakukan ini? Kenapa kamu tega mempermalukan Mama dan keluarga besar Sungkar Nak!" Tuturnya Bu Selma dengan penuh akting dan kepura-puraan.


Sedangkan Adnan dan Alisha yang masih tidak menduga dengan kedatangan keduanya masih dalam posisi yang seperti semula.


"Tuan Muda!! Kalau seperti itu terus aku tinggal memanggil Pak penghulu atau Pak Security datang ke sini!" Ketusnya Fadlan yang berusaha tampil alami mendalami aktingnya.


Adnan yang mendengar perkataan dari Fadlan asisten pribadinya itu segera bangkit dari posisinya yang tengkurap di atas tubuhnya Alisha. Wajahnya langsung memerah menahan rasa malunya.

__ADS_1


Sedangkan Alisha yang baru saja selesai mencerna arti dan maksud dari perkataan Fadlan dan Nyonya Selma segera mendorong sekuat tenaga tubuhnya Adnan.


"Tuan Muda!! Apa yang kamu lakukan haa!!! Pekiknya Alisya yang menutup tubuhnya terutama bagian dadanya dengan bedcover yang sedari tadi masih setia bersamanya.


Adnan yang tidak siap tubuhnya harus terjungkal ke belakang saking kuatnya dorongan yang dilakukan oleh Alisha.


"Aaahhhhh!!" Jeritnya Adnan yang sudah terduduk di atas lantai keramik di dalam kamar perawatannya.


Tadi sebelum kedatangan dua orang pengganggu itu sudah nyungsep ke atas lantai sekarang terjungkal. Sungguh malang nasibnya Pak Duren satu ini.


Alisha segera berlari ke arah Nyonya Selma ia berlutut di hadapan Bu Selma," Nyonya! Apa yang barusan kalian adalah tidak benar adanya, semuanya itu hanya salah paham saja, aku hanya berniat tadi menolong Tuan Muda," jelasnya Alisha dengan wajahnya yang sudah berkeringat dingin.


"Apa!!! Menolong!! Apa menolong dengan menyerahkan tubuhmu kepadanya duda tak laku itu yang kamu katakan menolong!" Sarkasnya Bu Selma dengan suara yang cukup lantang dan melengking agar apa yang dilakukannya bisa berhasil dengan baik.


Alisha tersentak terkejut mendengar perkataan dari Bu Selma yang sangat besar it hingga tubuhnya terdorong bersamaan dengan kedatangan Adnan di sekitar sofa sehingga Adnan segera spontan membantu Alisa.


Bu Selma menatap jengah kearahnya putra tunggalnya itu, " iihh Adnan, Mama ini sedang berusaha untuk mencarikan kamu calon istri tapi kamu tidak perlu membela diri Alisha dodol," umpatnya Nyonya Selma.


Bu Selma semakin mengeraskan suaranya sehingga membuat kedua tersangka dan terdakwa itu dalam keadaan yang semakin terpojok dan tersudutkan.


"Ya Allah… apa salahku pada anakku? Kenapa ia dengan sengaja menyakiti hati dan perasaanku dengan perbuatan tercela nya ini, oh Tuhan maafkan lah hambaMu ini," ratapnya Bu Selma dengan tetesan air matanya yang semakin deras saja.


Alisha pun demikian, suara tangisannya semakin menjadi dan tersedu-sedu karena sudah tidak tahu apa yang akan terjadi padanya lagi m ia takut jika ia dilaporkan ke pihak keamanan ataupun yang paling parah jika dia ditangkap polisi.


"Aaahhh!!! Tidak!!! Aku tidak mau ditahan di penjara!!" Jerit Alisha yang tiba-tiba.


Teriakan dari Alisha membuat semua orang keheranan dan tidak menduga bahwa Aliena akan bereaksi dan bertindak seperti itu.


****************

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Duren I Love You


Cinta pertama



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung Baby Sitter Pilihan dengan cara:


like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi updatenya, dan tekan tombol gift poin atau koinnya serta iklannya juga kakak..


I love you all Readers…

__ADS_1


__ADS_2