
"Apa yang terjadi dengan kalian, apa yang Ayah katakan adalah hanya sekedar lelucon saja atau ayah kelihatan bercanda!" Sarkas Adnan.
Mereka bertiga tetap saja tertawa terbahak-bahak dan membuat perhatian semua orang di dalam rumah itu tertuju pada ketiga penerus keluarga Sungkar.
"Ya Allah… kenapa Nona dan Tuan Muda semuanya malah setuju jika aku menikah dengan Tuan Besar Adnan padahal aku tidak setuju dan akan menolak mentah-mentah keputusan mereka," batinnya Alisha.
Najwa dan kedua adik kembarnya masih tertawa cengengesan sedangkan Alisha sudah dibuat ketar ketir dengan keputusan dari mereka.
"Ya Allah… aku belum siap untuk menikah dengan siapa pun itu, apa lagi dengan Tuan Muda Adnan yang sudah jelas-jelas duda, Aku tidak mau menikah dengan seorang duda, aaahhh!!! Tidak!!!" Jeritnya Alisya yang tiba-tiba membuat semua perhatian orang tertuju padanya seorang.
"Mbak Alisha kamu kenapa? Apa kamu tidak ingin menikah dengan Ayah?" Tanyanya Nala.
Nathan pun ikut berdiri lalu berjalan ke arah Alisha sembari memegang kedua tangannya Alysa,"Mbak Alisha! Nathan ingin Mbak menikah dengan Ayah, hanya Mbak Alysha yang pantas menjadi bunda kami bukan orang lain,apa pun yang terjadi,' tuturnya Nathan popey eyes nya.
Adnan semakin dibuat kebingungan dengan apa yang terjadi di dalam ruang makan.
"Nathan dan Nala dengarkan Ayah, please sayang!" Pintanya Adnan seraya menundukkan tubuhnya sedikit agar sejajar dengan tubuh kedua anak kembarnya itu.
"Ayah yang seharusnya mendengarkan kami, satu hal yang perlu Ayah ketahui kalau Alisha dengan Aliena adalah dua orang yang sama," ujarnya Najwa sembari menatap jengah ke arah Ayahnya.
Adnan setengah mati terkejut mendengar perkataan dari Najwa anak sulungnya tersebut. Adnan kemudian tertawa terbahak-bahak dan sangat tidak percaya dengan yang dikatakan oleh anaknya itu.
Hahaha"Itu tidak mungkin!! Kalian pasti bercanda kan??" Tanyanya Adnan disela tawanya.
Adnan tertawa terpingkal-pingkal di kursinya yang membuat semua asisten rumah tangganya yang berada di sekitar tempat tersebut saling bertatapan satu sama lainnya.
__ADS_1
"Ya Allah… jangan-jangan Tuan Adnan sudah gila yah!" Gumam Maryam asisten chef di rumahnya.
"Apa guna-gunanya Mbak Yuanita masih ada di dalam tubuhnya Tuan Adnan yah, sehingga ia sudah hampir mirip orang gila," batinnya Edo chef kepala koki mereka.
Adnan masih melotot melihat ke arahnya Alisha yang memainkan kepang rambutnya yang panjang itu. Alisha kembali berpakaian seperti itu sehingga membuat Adnan seperti orang yang tidak waras saja.
"Najwa, apa perempuan model seperti ini yang kamu harapkan Ayah nikahi?" Tanyanya Adnan yang berdiri di sampingnya Alisha seraya menunjuk ke arah wajahnya Alisha dengan tatapan tajam dan mencemooh ke hadapannya Alisya.
"Itu tidak mungkin!! Sampai kapan pun aku tidak akan menikahi perempuan model kayak dia apa lagi statusnya hanya orang biasa dan dari kalangan rakyat jelata dan kalian perlu tahu ia adalah baby Sitter kalian," cibir Adnan yang masih terdengar suara gelak tertawanya.
"Stop!!! Maaf Tuan Besar Adnan Sungkar! Saya memang hanya pengasuh dari anak-anak Tuan Adnan tapi, saya masih punya harga diri dan punya hati nurani untuk Tuan rendahkan, emangnya siapa juga yang mau menikah dengan Tuan Muda Adnan? Saya sama sekali tidak pernah kepikiran untuk menikah dengan Tuan Adnan ataupun Pria kaya lainnya, saya selalu sadar diri kok tak perlu Tuan hina saya untuk mengingat status saya!" Geramnya Alisha lalu beranjak pergi dari tempat tersebut dengan langkah kakinya yang cukup lebar itu.
Semua orang kembali dibuat tercengang dengan perkataan dari Alisha sang baby Sitter Pilihan.
"Nathan kecewa dengan Ayah!" Ketusnya Nathan lalu berjalan mengikuti langkah kaki kakaknya.
"Ayah! Sangat tidak tahu diri banget kalau bukan karena Mbak Alisha pasti Ayah akan hancur gara-gara wanita sihir itu," dengusnya Nala yang menyimpan sendok dan garpu ke atas piringnya dengan kasar.
Adnan melototkan kedua bola matanya tak menyangka dengan reaksi dari anaknya tersebut, semua maid dan art hanya mampu menundukkan kepalanya. Sedangkan Fadlan hanya menatap jengah dan doongkol ke arahnya Adnan.
****************
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:
__ADS_1
Hikayat Cinta Syailendra
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Duren I Love You
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung Baby Sitter Pilihan dengan cara:
like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi updatenya, dan tekan tombol gift poin atau koinnya serta iklannya juga kakak..
I love you all Readers…
__ADS_1