
"Ya Allah… bagaimana caranya aku menikahi Tuan Muda Adnan sedangkan kedua anaknya sama sekali tidak menyukaiku dan juga dengan status dan peranku sebagai Aliena sedang-kan aku hanya baby Sitter dari anaknya," gumam Alisa.
Fadlan tersenyum smirk dan ingin tertawa terbahak-bahak melihat Adnan big bosnya yang selama ini selalu menjadi CEO garang, bengis,cerdik dan tidak pernah gagal dalam memenangkan tender proyek besar tapi, saat ini harus menjadi orang yang seolah menjadi terdakwa.
"Akhirnya aku juga bisa melihat wajahmu yang putus asa dan kebingungan Bos, aku sangat puas berada di tempat ini, hahaha tapi aku juga kasihan melihat mereka gara-gara rencananya Tante Selma aku terpaksa harus ikut dalam kegiatan rencana penjebakan ini," cicitnya Fadlan.
"Aku tidak mungkin membiarkan ia terus-menerus disalahkan dalam kejadian kesalahpahaman ini, mungkin jalan terbaik dan jalan satu-satunya adalah mengikuti apa yang diinginkan oleh Mama menikahi perempuan itu, untuk kedepannya nanti dipikirkan lagi, tapi aku merasa bersyukur karena sejak kedatangannya untuk menjagaku Alhamdulillah sakitnya kepalaku berangsur menghilang dan sembuh padahal aku belum minum obat sama sekali," batinnya Adnan.
Fadhlan sedari tadi tersenyum licik," aku yakin dengan sabagtt CEO arogan itu akan segera mengakhiri masa dudanya, lagian Nona Aliena cantik dan sangat cocok dan pantas jadi Mama dari anak-anaknya, daripada wanita jadi-jadian itu yang menggunakan ramuan cinta yang penuh dengan guna-guna si Yuanita," gumamnya Fadlan.
Keempat orang tersebut duduk dan masing-masing sibuk memikirkan langkah apa yang akan ditempuh untuk kedepannya dalam mengatasi masalah yang sengaja diperbesarkan oleh Bu Selma demi tercapainya tujuan mereka yang sedang menimpa mereka berdua.
Hingga suara Adnan membuyarkan kediaman mereka. Bu Selma tersenyum penuh kegirangan menatap ke arah putra satu-satunya yang dimilikinya.
"Baiklah aku akan bertanggung jawab atas perbuatan yang tidak aku sengaja, Mama persiapkan pernikahanku secepatnya tapi, aku ingin hanya privat saja," jelasnya Adnan lalu berjalan kembali ke arah ranjangnya.
"Private!" Beo Bu Selma yang menatap jengah anaknya itu padahal niatnya ia ingin menikahkan untuk kedua kalinya Adnan lebih meriah dari pernikahan pertamanya dengan mendiang istrinya Aurel.
"Iya Ma, aku hanya ingin acaranya sederhana yang paling penting kan akad nikahnya tidak perlu ramai yang penting sahnya aku tidak mau ikut jejak para pesohor tanah air yang mengadakan acara pesta yang sangatlah meriah tapi ujungnya berakhir di meja hijau," sarkasnya Adnan lalu membaringkan tubuhnya di atas ranjangnya.
__ADS_1
"Baik, kalau itu sudah menjadi keputusan kamu Mama akan mengikuti dan menjalankannya," timpalnya Nyonya Selma.
"Apa!! Apa aku akan menikah dengan Tuan Muda Adnan, bagaimana jika mereka tahu jika aku adalah pengasuhnya ketiga anaknya, aku harus segera pulang dan menyampaikan semua ini kepada Nona Najwa jika tidak aku tidak bisa menghadapi semua ini dan parahnya lagi pasti nona Najwa dan adiknya akan menentang keinginan dan keputusan dari Bu Selma dan Tuan Muda Adnan, kalau itu terjadi Alhamdulillah aku tidak jadi nikah dengan seorang duda," Alisha membatin seraya tersenyum smirk.
Bu Selma menautkan kedua alisnya melihat Alisha yang tersenyum-senyum sendiri,"Aliena kamu harus ikut bersamaku pulang, biarkan Fadlan yang bertugas menggantikan kamu untuk menjaga Tuan Muda Adnan," titahnya Bu Selma sambil tersenyum penuh kemenangan ke arah putranya yang sedari tadi tidak bergeming lagi setelah mengambil keputusan.
"Jadi aku yang akhirnya menjadi perawat khusus dari Tuan Muda, aihts padahal aku sudah ingin berkencan dengan Angelina kalau gitu celap celupnya harus dibatalkan dulu," cicitnya Fadlan.
"Iya, Nyonya Selma," jawab singkat Alisha yang secepatnya mengemas seluruh barang-barangnya yang sempat dia pakai saat pertama kali kedatangannya ke rumah sakit.
Adnan kembali terdiam tak bergeming sedikitpun hanya raut wajahnya dan tatapan sorot matanya yang menyiratkan bahwa ada perang batin yang sedang terjadi padanya.
"Aku harus mempengaruhi Nona Najwa dan kedua adik kembarnya itu agar mereka tidak setuju dengan rencana pernikahan aku dengan Ayah mereka, tapi kalau Nala sudah pasti jelas akan menolak tapi kalau Nathan aku harus bekerja ekstra untuk mempengaruhi mereka intinya, aku tidak akan membiarkan pernikahan ini terjadi," umpatnya Alisha sembari tersenyum tipis.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:
Hikayat Cinta Syailendra
__ADS_1
Pelakor Pilihan
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Duren I Love You
Cinta pertama
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...
Tetap dukung Baby Sitter Pilihan dengan cara:
__ADS_1
like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi updatenya, dan tekan tombol gift poin atau koinnya serta iklannya juga kakak..
I love you all Readers…