Baby Sitter Pilihan

Baby Sitter Pilihan
Bab. 20


__ADS_3

Ada tiga pria yang berdiri di hadapan Alisha yang sama-sama bersamaan mengulurkan tangannya untuk menyambut tangan lembut tangannya Alisha sang Baby Sitter pilihan tersebut.


Adnan Arkana Sungkar pria duda keren beranak tiga dengan usianya yang baru menginjak usia yang ke 29, pria kedua Aldiano Smith Loil dan satunya lagi pria yang masih single pengusaha kaya dan sukses diusianya yang masih muda juga Alvian Dharmawan.


Dengan hati yang mantap dan pasti Alisha sudah memilih siapa pria yang akan disambut uluran tangannya.


"Maafkan aku Nyonya, kami harus berbohong karena ini permintaan dari ketiga cucu nyonya juga dan demi kebaikan Tuan Muda Adnan sehingga kami dengan berat hati harus berbohong menutupi semuanya," batinnya Bibi Ainun dengan berat hati dan sedih karena harus terpaksa berbohong demi kebaikan Tuan Muda Adnan juga keluarga besar Sungkar.


Nyonya Bu Selma sudah memerintahkan kepada asisten pribadinya untuk segera mengikuti kemanapun perginya Yuanita. Untung saja Fadlan dan beberapa anak buahnya segera menemukan rahasia dibalik kedatangan Yunita di dalam kediaman itu. Fadlan dan anak buahnya diam-diam mengetahui rencana licik dan rahasia besar milik Yuanita.


"Pasti botol ramuan ini lah yang membuat Tuan Muda Adnan sikapnya berubah drastis, dasar Nenek sihir harus mengunakan cara kotor yang tidak bermoral dengan memakai obat yang sudah dicampur dengan sesuatu yang berbau ilmu hitam," umpatnya Fadlan saat berhasil mengambil botol kecil yang masih berisi tersisa sedikit air di dalamnya.


Fadlan segera mengganti botolnya dengan botol yang berbeda dan isinya hampir sama, "aku tidak akan biarkan niat jahat siapa pun yang akan menghancurkan keutuhan anak cucu Tuan Besar Sungkar," batinnya Fadlan dengan tersenyum licik sambil mengamati dengan seksama kedalam botol tersebut.


"Apa yang harus kami lakukan bos apa masih mengikuti wanita itu atau bagaimana langkah selanjutnya," tanya salah satu dari dua anak buahnya yang selalu membantunya dalam operasi tangkap tangan penggagalan rencana licik dan jahat Yuanita.


Fadlan tersenyum smirk kearah dua pria yang memakai masker itu sebelum berbicara," tetap awasi dia dengan ketat dan ikuti kemanapun perginya, jangan pernah sekalipun kalian lupuk dari pengamatan dan satu hal yang paling penting kalian selalu mengawasi dengan merekam apa saja yang dilakukannya."


*Baik Tuan Fadlan!" Jawab serempak keduanya.


Ruangan tersebut kembali disterilkan oleh mereka sebelum Yuanita menyadari apa yang mereka lakukan.

__ADS_1


Sedangkan jauh dari ruangan pribadi yang dipakai oleh Yuanita yaitu tepatnya di dalam ruangan tempat pelaksanaan acara pesta ulang tahun Nathan dan Nala.


Alisha memilih Aldiano sesuai kode yang diberikan oleh anak asuhnya itu. Najwa tersenyum penuh kemenangan karena apa yang telah direncanakannya berjalan mulus sesuai dengan yang sudah dia planning sebelumnya.


"Otakku emang benar-benar encer yang menghasilkan ide yang begitu brilian sampai-sampai satu orang pun tidak ada yang mampu mengenali Mbak Alisha, rasain Ayah bukan kamu yang dipilih," umpatnya Najwa.


"Apa yang terjadi kepada Adnan, apa ramuan cinta yang aku berikan dosisnya berkurang yah? Aku harus segera menghubungi paman agar membuat ramuan cinta yang lebih ampuh lagi dan lebih dahsyat," batinnya Yuanita dengan raut wajahnya yang penuh kebencian karena apa yang direncanakannya harus gagal dan tertunda.


Tangannya mengepal kuat hingga buku-buku tangannya nampak begitu jelas terlihat. Adnan sedikit kecewa dan juga Alvian Dharmawan tapi, Alvian merasa belum menyerah juga karena kesempatan masih terbuka lebar.


"Aku boleh kalah hari ini, tapi untuk besok dan tidak ada kekalahan untuk lain kali lagi," gumam Alvian yang menatap penuh kekecewaan terhadap Alisha dengan Aldiano.


Adnan memegang kepalanya yang tiba-tiba pusing," aaahhh!! Apa yang terjadi padaku ya Allah.. kenapa kepalaku begitu pusing dan nyeri?" Pekiknya Adnan sembari memegang kepalanya yang mulai nyut-nyutan itu.


Keadaan tersebut membuat beberapa orang atau tamu yang datang menjadi panik dan geger serta heboh melihat orang nomor satu di perusahaan Sunk Global menjadi pusat perhatian dikarenakan tubuhnya yang Hampir saja terjatuh.


"Ayah!!!!" Jeritan ketiga anaknya.


Nyonya Selma pun ikut berteriak saat tubuh putra tunggalnya kebanggaannya itu oleng dan terhuyung ke belakang.


"Adnan!! Putraku!!" Jerit Bu Selma yang langsung menjatuhkan gelas yang kebetulan berada di dalam genggamannya.

__ADS_1


Prang……..


****************


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..

__ADS_1


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


I love you all Readers…


__ADS_2