Baby Sitter Pilihan

Baby Sitter Pilihan
Bab. 32


__ADS_3

"Apa aku lihat langsung saja apa yang ia lakukan di luar, kalau gini terus aku bisa mati penasaran," cercanya Adnan yang sudah mulai gelisah dan cemas dengan apa yang sedang dilakukan oleh Alisha di balkon kamarnya.


Karena sudah tidak sabar menunggu dan di dalam pikiran dan benaknya sudah berseliweran berbagai macam pemikiran yang tidak baik, ia memutuskan untuk berjalan ke arah luar mengikut jejaknya Alisha.


Matanya melotot melihat apa yang sedang dilakukan oleh Alisha," Aliena!!!!! Apa yang kamu lakukan??" Jeritnya Adnan yang kemudian mempercepat langkahnya.


Adnan dibuat sport jantung malam itu. Ia mendapati Alisha yang sedang memanjat pagar balkon kamar perawatan rumah sakit.


Adnan berlari dengan kencang saat melihat dengan jelas cewek yang disangkanya bernama Aliena itu.


"Hey!! Apa yang kamu lakukan!!" Teriaknya Adnan yang sudah tersungkur ke atas lantai karena kakinya tersandung dengan ujung sofa yang kebetulan ada di sana dekatnya pintu menuju arah balkon.


Alisha yang menyadari teriakan dari Tuan Mudanya segera turun dari pagar tersebut. Padahal ia sudah menikmati segarnya angin dan udara malam itu padahal sebelumnya ia sangat merasakan dinginnya cuaca ruangan yang memang sebenarnya sengaja dibuat sangat dingin oleh Adnan.


"Tuan Muda!! Apa yang terjadi padamu!! Apa yang Tuan Adnan lakukan??" Jeritnya Alisha yang buru-buru melepaskan ikatan selimut yang awalnya melilit di sekujur pinggangnya itu.


Selimut itu mengikuti arah langkah kakinya Alisha karena belum terlepas dengan baik. Ia buru-buru membantu Adnan yang masih telungkup di atas lantai keramik tersebut dengan pakaian pasien melekat di tubuhnya itu.


"Apa yang terjadi dengan Tuan! Kalau ada yang ingin Tuan butuhkan kenapa gak memanggil aku saja Tuan, kalau Nyonya Selma tahu bisa saja aku kena marah," tuturnya Alisha dengan panik dan melupakan perannya sebagai Aliena sesuai dengan petunjuk dari Najwa Nona mudanya tersebut.


"Tidak usah banyak bicara! Tolong bantu aku bangun saja!" Ketusnya Adnan.


"Maafkan aku yah Tuan Muda, aku tidak tahu kalau Tuan Muda terjatuh," ujarnya Alisha dengan penuh penyesalan.

__ADS_1


Alisha memegang lengannya Adnan tapi, karena tubuhnya Adnan yang cukup tinggi dan besar dibandingkan dengan ukuran tubuhnya Alisha sehingga ia kesusahan. Apa lagi ditambah perparah dengan bedcover yang sebagian masih melilit di tubuhnya hingga menjuntai ke bawah.


Kakinya menginjak ujung dari bedcover tersebut yang membuat kakinya Adnan tersandung untuk kedua kalinya. Ia kembali jatuh ke atas lantai tapi karena ada Alisha disampingnya membuat mereka terjatuh berduaan di atas lantai. Dengan posisi baringnya Adnan berada di atas tubuhnya Alisah.


Untungnya bedcover itu cukup tebal yang melindungi punggungnya Alisha yang berbenturan dengan permukaan lantai. Tangannya Adnan tanpa sengaja menyentuh dua buah puncak gunung Himalaya milik Alisha.


Sedangkan Alisha yang belum tersadar dengan sempurna dengan kejadian apa yang terjadi padanya mereka berdua.


"Lembut, kenyal dan cukup montok," gumamnya Adnan yang tersenyum penuh maksud.


"Ya Allah… kenapa wajahnya Tuan Muda Adnan sangat ganteng, wajahnya sangat mirip dengan artis Korea Selatan yang biasa aku tonton filmnya, wajahmu mengalihkan duniaku Tuan Muda!" Batinnya Alisha yang tersenyum-senyum.


Tangannya bergerak tanpa sengaja dan spontan menyentuh kedua pipinya Adnan," subhanallah,, Masha Allah… ya Allah… oppa Jhi Chan Wook kenapa kamu ada di sini, kapan datang ke Jakarta? cicitnya Alisha yang mengagumi keindahan wajah tampannya Adnan.


Keduanya diam-diam saling mengagumi bentuk rupawan dan kecantikan mereka. Adnan tersenyum penuh kemenangan mendengar perkataan dari Alysha yang sangat lirih dan pelan itu. Alisha pun demikian yang menganggap Adnan adalah aktor Korea Selatan yang tampan yang sering main film laga dan action yang selalu setiap hari dia tonton.


Hingga pintu kamar perawatan Adnan terbuka lebar dari arah luar.


"Adnan!!!!" Pekik orang itu.


Alisha dan Adnan reflek menolehkan kepala mereka secara bersamaan ke arah sumber suara tersebut.


****************

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya yang alur ceritanya tidak kalah menarik dari cerita Hanya sekedar baby Sitter judulnya ada dibawah ini:



Hikayat Cinta Syailendra


Pelakor Pilihan


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


Mohon Maaf jika banyak sekali terdapat kesalahan atau typo kata dalam penulisan maupun pengetikannya...


Tetap dukung Baby Sitter Pilihan dengan cara:


like Setiap babnya, Rate bintang lima, Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi updatenya, dan tekan tombol gift poin atau koinnya serta iklannya juga kakak..

__ADS_1


I love you all Readers…


__ADS_2