
"Kamu nggak mau berhenti, sayang? Mama Luna takut kamu kenapa-kenapa sayang, apalagi kamu anak gadis." ujar Mama Luna Khawatir pada Vrianca yang memang sudah sangat menyayangi Vrianca seperti menyayangi pada anaknya sambil membelai rambut Vrianca
"Nggak apa-apa Mah, aku bisa jaga diriku sendiri ko." kata Vrianca sambil mengusap bahu Mama Luna agar tidak terlalu mengkhawatirkan Vrianca
"Percuma lah Mah, ngomong sama orang yang kepala batu." tutur Bella yang memang sedikit tak suka dengan kegiatan temannya tersebut di malam hari
"Kamu jangan begitu sayang, Vri pasti punya alasannya seperti itu dan kita juga sudah tau pasti Vri melakukannya seperti ini." bela Mama Luna yang tak suka dengan kata-kata anaknya pada temannya
"Iya. Maaf ya Vri." ucap Bella menyesal dengan tulus dari hati pada temannya tersebut
"No problem, sudah biasa seperti tadi." ujar Vrianca santai yang memang sudah biasa dapat cibiran kebencian dari orang lain ataupun dari orang-orang terdekatnya
"Sebenarnya itu kita sayang sama lo Vri, tapi lo terlalu memasa bodoin diri lo sendiri." ucap Bella sambil menjelaskan tentang semua orang yang ada di sekelilingnya mengenai Vrianca
"Ada enak dan nggak nya sih, tapi ya sudah lah gw cuma bisa berdoa dan berharap, semoga selalu diberikan kelancaran buat acara lo dan tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan'." harapan Bella pada Vrianca
"Aamiinβ¦" ucap ketiga wanita tersebut serentak dan bersamaan
__ADS_1
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Di suatu tempat, di clubs malam yang cukup terkenal di kota tersebut karena memang sering di sewakan untuk acara-acara tertentu, bahkan pemilik dari clubs malam tersebut adalah dari pemilik pengusaha yang cukup terkenal dalam kalangan dunia bisnisnya
Bahkan seseorang pun hanya cukup menyebutkan nama belakangnya saja, semua orang sudah bertekuk lutut dan memohon agar diikut sertakan untuk bekerja sama dengan pengusaha tersebut
"Bos, apa perlu saya siapa kan wanita untuk menghibur?" tanya asisten pribadinya ramah pada Tuannya setelah melihat Tuannya hanya duduk diam sendirian tanpa melakukan apapun
"Tidak perlu, saya masih menikmatinya." ujar tuannya tersebut santai sambil menyapu, melihat semua setiap sudut di ruangan tersebut
Tiba-tiba saja matanya tertuju pada satu wanita yang baru saja naik ke atas panggung di balik alat-alat musik untuk bisa meramaikan suasana dalam Clubs tersebut
"Hah? Maksudnya Bos?" tanya asisten kaget dan bingung dengan pertanyaan Tuannya karena tidak mengerti dengan pernyataan Tuannya tersebut
Akhirnya asisten pribadi dari tuannya tersebut mengikuti kemana arah tujuan Bosnya tersebut melihatnya dan mulai mengerti dari pernyataan yang dimaksud dari tuannya tersebut
"Namanya DJ Vri, dia sengaja di undang oleh 'Manager Toni' untuk meriahkan tempat ini karena ingin menyambut Bos katanya." ucap asisten pribadi santai sambil menjelaskan gadis yang sedari tadi ditatapnya oleh Tuannya tanpa mengalihkannya sedikitpun
__ADS_1
"Beri dia bonus, aku suka kejutannya." ujar Tuannya senang sambil menyuruh asisten pribadinya untuk meneger di Clubs ini tanpa mengalihkan pandangannya ke asisten pribadinya tersebut
"Baik Bos." jawab asisten pribadinya patuh
Setelah mengatakannya pada asisten pribadinya tersebut, Tuannya tersebut berinisiatif untuk menemui gadis tersebut terlebih dahulu
"Hai⦠Lo ngapain disini?" tanya pria tersebut membuka percakapannya pada gadis tersebut yang masih sibuk dengan alat-alat musiknya
"Menurut lo?" jawab Vrianca jutek yang memang tak suka didekati oleh siapapun tanpa seizinnya tanpa menoleh siapa yang menyapa dirinya
Pria tadi hanya bisa mengangkat bahunya saja, pura-pura tidak tahu dan tidak mengerti yang sedang di kerjakan oleh gadis tersebut
ππππππππππππππ
Jangan lupa tetap tinggalkan dukunganmu, dengan cara:
Voce, like and comment sebanyak-banyaknya
__ADS_1
Aku tunggu jejak dari kalian semua
Salam hangat dari author Alka π