Bad Girl Yang Dingin

Bad Girl Yang Dingin
Ungkapan isi hati Vrianca


__ADS_3

"Kita?" tanya Vrianca bingung dengan maksud perkataan Biru barusan


"Iya. Masion kita, karena setelah kita menikah aku ingin menghabiskan sisa hidup ku bersama denganmu di masion ini bersama anak-anak kita kelak nanti." kata Biru dengan membayangkan kebahagiaannya bersama seorang wanita yang begitu Biru cintai dan sayangi, yaitu Vrianca sambil membawa Vrianca duduk di sopa ruang tamu tersebut


"Kenapa kamu bicara seperti itu? Aku tak suka." ucap Vrianca tak suka sambil menutup mulut Biru dengan tangan kanannya yang berkata sembarangan menurut Vrianca dan langsung menghadap wajah Biru dengan menatap mata Biru begitu tajam


"Kita akan selalu bersama bersama dengan anak dan cucu kita kelak nanti dan hanya maut yang bisa memisahkan kita." ujar Vrianca berandai-andai dengan impian Biru yang begitu membahagiakan bersama dengannya kelak nanti


"Mau kah kamu menikah dengan ku sekarang?" tanya Biru serius menatap mata Vrianca tanpa keraguan sedikit pun


"Bi... Jangan bercanda Bi, kamu pikir mengajak aku menikah dengan dirimu barusan, seperti mengajak ku ke taman bermain saja? Hm?" ujar Vrianca sedikit mengelak karena tak mau terlalu berharap banyak dengan ajakkan Biru barusan


"Aku serius Beb, aku sudah menyiapkannya dari beberapa hari yang lalu, bahkan setelah pertemuan kita yang kedua. Di klub malam tersebut, ingat?" ucap Biru mantap sambil sedikit mengingatkan setiap pertemuannya bersama Vrianca

__ADS_1


"Jadi..." ucap Vrianca terpotong di kala Biru melanjutkan ucapannya Vrianca


"Aku selalu serius setiap berkata, Beb. Dan tak pernah bermain-main, jadi... Will you merry me?" ajak Biru sekali lagi Vrianca untuk menikah dengannya


"Tapi gimana dengan keluarga ku, walaupun hubungan ku dengan keluarga ku kurang baik, tetap saja aku ingin mereka melihat dan merasakan kebahagiaan diriku." jelas Vrianca sambil tertundu sedih dengan hubungannya bersama keluarganya


"Kamu tenang saja, kita hanya akan menikah di bawah tangan dan setelah sampai di pelabuhan, aku akan segera melamar dirimu dan menikahi mu di depan keluargamu langsung, bahkan dengan pesta perayaan yang besar." ujar Biru sambil menjelaskannya tujuannya mengajak dirinya menikahi sekarang


"Tidak Beb, Tidak. Apapun permintaan mu akan aku penuhi tanpa syarat dan ketentuan, apalagi sampai kau berkata untuk yang terakhir kalinya. Jangan pernah bicara seperti itu lagi Beb, ku mohon." ujar Biru tak suka dengan perkataannya barusan dan sedikit memohon agar Vrianca tak berbicara yang macam-macam seperti itu lagi


"Maaf. Aku tak ada maksud Bi, tapi itu keinginan ku dalam dasar hatiku. Aku hanya ingin memiliki hubungan yang baik dengan keluarga ku, khususnya dengan Daddy ku. Bukan kah kamu tau itu semua?" tanya Vrianca sambil sedikit mencurahkan isi hatinya selama ini Vrianca pendam


"Baiklah, aku akan penuh segala keinginanmu, Beb. Apapun itu, hanya untukmu seorang." balas Biru pasrah dengan segala keinginan Vrianca yang hanya ingin membuat wanita yang Biru cintai bisa merasakan kebahagiaan sesungguhnya

__ADS_1


"Terima kasih, Bi. Aku sangat mencintaimu." ucap Vrianca refleksi mengungkapkan isi hatinya di depan Biru langsung sambil memeluk tubuh Biru karena sangking merasa bahagianya


"What? I didn't hear it, Beb." ujar Biru sambil menggoda Vrianca yang tengah diliputi rasa bahagia seperti dirinya setelah mendengar Vrianca mengungkapkan isi hatinya secara spontan dan itu membuat kebahagiaan Biru semakin bertambah tambah di hatinya


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa tetap tinggalkan dukungan mu, dengan cara:


Voce, Like and Comment sebanyak-banyaknya


Aku tunggu jejak dari kalian semua


Salam hangat dari author Alka 😘

__ADS_1


__ADS_2