Bad Girl Yang Dingin

Bad Girl Yang Dingin
Kak Bryan Nyebelin Bin Ngeselin


__ADS_3

"Jadi nggak sih? Kalau nggak jadi, aku pulang nih." tanya adiknya sewot karena dari tadi tak kunjung datang ke tempat yang sudah dijanjikan


"Jadi, aku hanya ingin minta izin sama pacar Kakak sekaligus Kakak Ipar mu ini, kalau aku mau jalan sama simpanan aku." balas kakaknya yang sedang mencari alasan agar bisa sedikit lebih lama dengan kekasih hatinya sambil mencuri kecupan di pipi kekasihnya tersebut


"Kakak." pekik Vrianca pada Bryan dengan menaikkan volume suaranya dengan nada yang lumayan tinggi seperti sedang berteriak


"Auw." ringis Bryan karena dapet cubitan gemas dari pacarnya tersebut di perutnya yang six pack itu


"Syukurin, pasti kena ciuman cayang dari Kak Alia kan?" ledek Vrianca dan tebakkan Vrianca pada kakaknya yang memang sedikit tau dan mengenal tentang pacar dari kakaknya tersebut


"Ko oncom." goda Bryan pada adiknya yang memang seneng banget membuat mood adiknya yang buruk tambah buruk bahkan tambah hancur


"Bomat." gerutu Vrianca singkat, padat. dan super cuweknya itu


"Sudah cepetan ke sini, lama aku tinggal pulang sendiri." ucapnya lagi sambil sedikit mengancam kakak kesayangannya itu


"Iya bawel." balas Bryan singkat yang tiba-tiba saja sambungan telponnya berakhir begitu saja


"Tut." suara panggilan telpon terputus dari Vrianca yang merasa jengkel pada kakaknya tersebut


"Aku ngajak jalan Vri dulu ya, sayangku." pamit Bryan pada kekasihnya sambil terus melihat wajah cantik yang dimiliki wanita tersebut


"Iya, hati-hati." balas Alia singkat, padat dan jelas sambil memberi pesannya untuk Bryan

__ADS_1


"Dah… sayang." ucap Bryan lagi pada kekasih hatinya tersebut


Cup


Tapi sebelum pergi tak pernah lupa Bryan selalu memberi kecupan singkat di kening kekasihnya tersebut


Tak lama kemudian Bryan pun sampai parkiran mobilnya dan juga sudah melihat adiknya yang sedang menunggu di belakang mobil miliknya yang sedang terparkir bersama seorang wanita yang Bryan pikir itu teman Vrianca yang lainnya, walaupun Bryan tau kalau sahabat adiknya itu hanya satu yaitu 'Bella'


"Lama bangat sih!" omel Vrianca sengit saat melihat kakaknya baru saja datang, padahal Vrianca sudah menunggunya sedari


"Bawal." katanya Bryan tak kala sengit dengan adiknya tersebut


"Bomat." balas Vrianca lebih sengit lagi pada kakaknya tersebut


"Ikutlah, emang mau ngapain lagi?" jawaban Vrianca tambah sengit lagi, tetapi sambil memberikan pertanyaan balik pada kakaknya tersebut


"Kitakan mau ngedate sayang, bukan hanya jalan-jalan biasa." balas Bryan sambil menjelaskan tujuannya mengajak adiknya jalan-jalan


"Bomat." kata Vrianca lagi yang memang selalu saja menggunakan kata-kata pamungkasnya tersebut dengan kakaknya saat dirinya tak peduli dengan segala yang dilakukan kakaknya tersebut


"Ya sudah, tapi aku ajak teman aku ya." pintanya pada adiknya tersebut karena tak ingin menjadi nyamuk saat mengajak Vrianca bersama teman adiknya tersebut


"Whatever." balas Vrianca singkat, padat dan jelas

__ADS_1


"Tut… Tut… Tut…" suara panggilan telpon yang tersambung dari seberang sana


"Lo dimana?" tanya Bryan pada seseorang di seberang sana saat bunyi telpon yang sudah tersambung


(………)


"Ke parkiran sekarang." pinta Bryan lagi pada seseorang, yang membuat Vrianca dan temannya tersebut bertanya tanya tentang sosok yang di telpon kakaknya tersebut


(………)


Belum selesai seseorang di seberang sana untuk membalas pembicaraannya tersebut, tapi sambungan telponnya sudah di putus secara sepihak oleh bryan


"Tut." suara panggilan terputus begitu saja oleh Bryan


Setelah dirasa cukup bicaranya dengan seseorang untuk turut datang mengikuti dirinya jalan-jalan bersama adiknya dan teman dari adiknya tersebut, Bryan langsung menyuru Vrianca beserta teman adiknya tersebut mengikuti perintahnya


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa tetap tinggalkan dukunganmu, dengan cara:


Voce, like and comment sebanyak-banyaknya


Aku tunggu jejak dari kalian semua

__ADS_1


Salam hangat dari author Alka 😘


__ADS_2