Bad Girl Yang Dingin

Bad Girl Yang Dingin
Masih Betah


__ADS_3

"Ayo... Kita makan siang, tadi pagi juga tidak sarapan kan?" ajak Biru sambil menarik tangan Vrianca lembut dan menggenggam erat tangan Vrianca seolah-olah takut Vrianca pergi menjauh untuk selama-lamanya


Vrianca hanya menjawab dengan anggukkannya lagi pelan dan mengikuti Biru mengajaknya ke restoran yang ada di kapal pesiar tersebut


Beberapa lama-lama kemudian, setelah selesai dengan acara makan siang yang bercampur makan paginya lagi seperti pertama kali Biru dan Vrianca berada di kapal pesiar tersebut, Biru berinisiatif untuk mengajak Vrianca berkeliling di kapal persiar tersebut sambil menghabiskan waktu mereka berdua


"Beb... Bicaralah sesuatu, aku suka dengan suara berisikmu selama ini dan jangan mendiamkan diriku seperti ini, aku sungguh sungguh tak suka, Beb." ungkap Biru lagi dan lagi jujur dengan perasaannya sedari tadi


Sekarang mereka berdua sedang berada di deck kapal lagi yang paling atas dan paling depan kapal pesiar tersebut


(bayangin aja kaya adegan si Jack dan si Rose pas di film titanic)


"Aku lagi malas berbicara, aku lagi asik menikmati pemandangan lautan luas ini." ucap Vrianca sedikit ketus sambil terus menatap lautan yang luas terbentang di harapannya sekarang


"Beb..." panggil Biru iseng


Tak ada jawaban dari Vrianca, tetapi Biru malahan mempererat pelukannya dan berbisik

__ADS_1


"Love you, Vrianca Kapoor." ucap Biru berbisik di telinga Vrianca, sedangkan Vrianca malahan memejamkan matanya, seperti sedang menikmati setiap hembusan angin yang keluar dari mulut Biru saat Biru berisikan kata-katanya telinganya tadi


"aaaaaaach..." suara jeritan Vrianca yang kaget karena Biru malahan menggendong tubuh Vrianca ala bridal Style, lalu menuju kamar pribadinya yang ada di kapal pesiar selama Biru ada di kapal tersebut


Sedangkan Vrianca hanya bisa menikmati perjalanan dan perilaku Biru selama perjalanannya menuju kamar yang di tuju Biru sambil mengalungkan kedua tangannya ke leher Biru dan mencuri-curi pandangan ke Biru


Hingga akhir mereka berdua sampai di dalam kamar dan Biru merebahkan tubuh Vrianca dengan hati-hati di atas kasur tersebut sambil terus saling pandang satu sama lain


"Kenapa kamu membawa diriku ke sini?" tanya Vrianca sambil terus menatap wajah Biru yang tampan nan rupawan tersebut


"Apa kamu tak lelah berkeliling terus sedari tadi?" jawab Biru dengan sebuah pertanyaan lagi untuk Vrianca


"Beb... Katakan lah... Jangan mendiamkan diriku seperti ini." ujar Biru lagi dan lagi yang masih mengeluarkan keluh kesahnya pada Vrianca sambil menahan lengan tangan Vrianca agar tak bangun dari posisi tiduran


"Aku tidak apa, Bi. Aku hanya masih ingin menikmati suasana seperti ini, sebelum akhirnya kita menepi." ujar Vrianca sambil membelai pipi Biru dan menatap mata Biru yang meneduhkan menurut Vrianca


"Kamu masih ingin disini?" tanya Biru memastikan keinginan Vrianca sambil memegang tangan Vrianca yang telah membelai pipinya, lalu mengecupnya

__ADS_1


Vrianca hanya menjawab dengan anggukkan kepalanya pelan dan tersenyum cantik pada Biru, lalu berkata


"Tapi aku juga tidak mau terlalu lama disini, aku juga pasti sudah lama sekali meninggalkan mata pelajaranku dan kabar tentang keluargaku." ujar Vrianca lagi mengingat diri sudah cukup lama meninggalkan kediamannya dan pendidikannya


"Kamu merindukannya?" tanya Biru sekali lagi


"Tentu." jawab Vrianca cepat, singkat dan tentu pasti sambil mengangguk kepalanya


"Ya sudah, nanti malam kita menepi terlebih dahulu. Kapan-kapan kita akan seperti ini lagi, dan kamu tinggal memberitahukan diriku saja, gimana?" ucap Biru sambil menjelaskannya setiap keinginannya yang akan selalu terpenuhi oleh dirinya


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa tetap tinggalkan dukungan mu, dengan cara:


Voce, Like and Comment sebanyak-banyaknya


Aku tunggu jejak dari kalian semua

__ADS_1


Salam hangat dari author Alka 😘


__ADS_2