
"A-aku... aku bingung dengan baju gantinya, kan kemarin kita ke sini tak membawa satupun baju ganti." ucap Vrianca gugup dan malu setelah apa yang ditunjukkannya oleh Biru
"Ikut aku." perintah Biru lagi sambil menarik pelan tangan kanan Vrianca menuju kesebuah ruangan khusus
"Kita mau kemana?" tanya Vrianca bingung setelah melihat Biru masuk ke ruangan begitu asing buat dirinya
"Ikut saja." perintah Biru lagi sambil mencari saklar lampu agar memudahkan Biru mencari yang diinginkannya
"Liatlah... dan pilih lah, pakaian yang pas dengan tubuh mu." ujar Biru sambil menyurunya berpakaian yang Vrianca inginkan
"Kalau memang sedari tadi ada di ruangan ganti, kenapa tak langsung memberitahu ku?" tanya Vrianca sambil mengomeli Biru setelah melihat dan mengetahui isi di dalam ruangan tersebut
"Kamu tak bertanya pada ku, Beb." ujar Biru santai dan merasa tak bersalah
"Ya sudah sana keluar, gw mau ganti baju dulu." titah Vrianca jengkel dan kembali ke sikap awalnya lagi
__ADS_1
"Haizz.... baru saja sedikit merasa senang karena dirinya sudah mulai manja, kenapa sekarang memanggil dengan sebutan gw lo lagi? Kumat lagi kah?" tanya Biru dalam hati setelah mendengar perkataan Vrianca yang sedikit kasar padanya
"Bisakah kamu sedikit memanggil diriku dengan sedikit sopan? Aku juga sudah berusaha bersikap manis pada dirimu." tanya Biru yang mulai jengah dengan perilaku Vrianca yang tak pernah manis pada dirinya
"Iya, nanti dipikirkan lagi. Sekarang keluarlah, aku mau ganti baju nih." suru Vrianca sambil mendorong tubuh Biru keluar dari walk in closet
"Brakk." suara pintu yang di tutup sedikit kasar oleh Vrianca dari dalam walk in closet
"Aiz... Kenapa sih sama jantung gw? Kenapa jadi kaya gini setiap deket deket sama dia? Jangan bilang... Nggak mungkin, nggak mungkin. Ini nggak mungkin terjadi. Impossible." kata Vrianca pada dirinya sendiri sambil mengalah tentang dirinya sendiri yang mulai membuka hati pada Biru
Selama Vrianca ganti baju, Biru memutuskan untuk pergi mandi mempersiapkan diri dengan pertemuannya nanti saat makan siang
"Aaakhhhhhhh." suara teriakan Vrianca terkejut saat melihat Biru baru saja keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang dililitkannya di pinggangnya sehingga nampaklah tubuh Biru yang kekar bagian dadanya, apalagi bagian perutnya Biru yang six pack. Auw... Bikin mata Author tak ternodai 😁
"Kamu kenapa teriak teriak si Beb?" tanya Biru ke bingung mendengar kekasih hatinya yang tiba tiba saja menjerit begitu histerisnya
"Kamu kenapa tak pakai baju?" tanya Vrianca sebal karena telah melihat yang tak seharusnya sambil tetap menutup matanya dengan kedua tangannya
__ADS_1
"Aku baru saja selesai mandi, jelas saja aku tak berpakaian. Lagian kenapa harus kamu tutupin si Beb? Kamu pegang juga boleh ko?" jelas Biru sambil menggoda Vrianca dan menarik kedua tangan Vrianca yang sedang menutupi kedua matanya untuk menyentuh bentuk tubuh Biru
"Tidak, tidak, tidak. Dasar pria mesum." ujar Vrianca sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggam Biru dan kabur dari pandangan Biru
"Hahahaha..." tawa lepas Biru setelah melihat tingkah lucu Vrianca yang menggemaskan, menurutnya
Setelah puas menertawakan kelakuan kekasih hatinya yang begitu menggemaskan, Biru buru buru masuk ke walk in closet dan segera memakai pakaiannya dan juga segera mencari keberadaannya, takut takut kekasih hatinya di umpetin oleh saingannya nanti
Secara wajah Vrianca yang cantik nan rupawan, pria mana yang tak tergila gila padanya dan seorang Biru Singh tak mungkin melepaskan Vrianca Kapooor begitu saja oleh orang lain
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa tetap tinggalkan dukungan mu, dengan cara:
Voce, Like and Comment sebanyak-banyaknya
Aku tunggu jejak dari kalian semua
__ADS_1
Salam hangat dari author Alka 😘