
"Dek… tungguin Kakak, dek." panggil Bryan lagi tapi kali ini benar-benar tak didengarnya oleh adiknya tersebut
"Dek… Vri… Sayang…" teriak Bryan lagi dan lagi yang kali ini benar-benar ditinggalkan oleh adiknya jauh entah menuju kemana adiknya tersebut
"Lo sih! Ngambekkan dia, abis deh gw nanti malam." gurutu Bryan pada sahabatnya tersebut, gara-gara ribut dengannya adik kesayangannya jadi pergi meninggalkan dirinya begitu saja dengan temannya tersebut
"Emang lo mau diapain sama adik lo sendiri?" tanya sahabatnya tersebut pura pura polos yang sebenarnya memang sudah tau kelakuan Bryan pada adiknya ataupun sebaliknya yang memang suka usil dan jail
"Smackdown." ucap Bryan asal dan dengan geramnya sambil melihat wajah sahabatnya tersebut seperti ingin menerkamnya
"Serem bangat adik lo, Bry." ucap sahabatnya Bryan bergidik ngeri setelah mendengar pernyataan Bryan tadi
"Maka dari itu, sudahlah… nggak bermutu ngomong sama lo." ujar Bryan lagi pada sahabatnya tersebut, lalu pergi ingin menaiki kendaraannya tersebut
"Bomat." ucap sahabatnya cuwek dan jutek, lalu ikut meningalkan Bryan juga ke parkiran motor karena dirinya sedang mengendarai motor gedenya
"Eh… kata-kata gw itu." protes Bryan pada sahabatnya tersebut karena kata-kata pamungkasnya digunakan oleh orang lain sambil ingin menyamperin sahabatnya tersebut
Sedangkan sahabatnya Bryan tersebut hanya dijawab dengan melambaikan tangannya saja, lalu naik kekendaraannya dan berlalu pergi dari parkiran tersebut meninggalkan Bryan seorang diri pula
__ADS_1
Bryan yang ditinggalkan adiknya pergi entah kemana dan juga sahabatnya tersebut, ikut pergi meninggalkan parkiran kampusnya menuju rumahnya karena Bryan merasa sedikit lelah hari ini
"Ih… pada nyebelin bangat si semuanya, di rumah suntuk, punya adik nyebelin, punya temen ngeselin, punya bonyok so sibuk, nggak ada yang merhatiin gw." gurutu Bryan jengkel pada dirinya sendiri dan terjadi pada dirinya sendiri pada hari ini juga sambil menuju mobilnya kembali
"Gw mau ko merhatiin lo Kak, bahkan jadi simpanan lo kaya 'Vri' juga boleh, ikhlas dunia akhiran gw." pinta seorang wanita yang memang juga menyukai Bryan, bahkan mungkin terobsesi pada Bryan sambil berusaha merangkul tangan kiri Bryan
"Tapi gw ogah." tolak Bryan geli dan jijik pada wanita tersebut yang tiba-tiba saja muncul dari samping kiri Bryan sambil terus berlari menuju mobilnya, lalu menjauh dari pandangan gadis tersebut
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Di sisi lain, di tempat Vrianca yang sedang bersama temannya tersebut yang sedang mengendari motor metik milik temannya tetap melanjutkan tujuannya
"Kita mau kemana, Vri?" tanya Bella bingung pada sahabatnya tersebut
"Sudahlah, nggak usah dibahas lagi." ucap Bella tak suka pada pria yang tadi dijelaskan oleh sahabatnya tersebut
Vrianca hanya menjawab dengan anggukan kepalanya saja sambil terkekeh karena jawaban dari temannya tersebut
"Mau ngapain kita ke sana? Nonton?" tanya Bella lagi penasaran dengan tujuan sahabatnya ke mall tersebut
__ADS_1
"Gw mau beli baju buat acara nanti malam." jelas Vrianca lagi dengan tujuannya pergi ke mall
"Emangnya lo jadi ikut?" tanya Bella lagi semakin penasaran sama jalan pikirannya dari sahabatnya tersebut
"Jadilah… lumayan buat tambahan jajan gw." terang Vrianca lagi pada sahabatnya tersebut sambil menjelaskan tujuannya ikut dengan acaranya nanti malam
"Emangnya lo kurang apa, duit jajan dari bokap lo?" tanya bella lagi dan lagi yang memang sudah tau permasalahan temannya tersebut pada keluarganya, khususnya Daddy nya
"Gw nggak pernah ambil, masih utuh beserta bunganya." terang Vrianca lagi Dan lagi yang memang tak pernah menyentuh sedikitpun isi ATM yang diberikan oleh Daddy nya tersebut selama ini
"Wow… jadi apa tuh, isi ATM lo yang di kasih bokap lo?" tanya Bella lagi penasaran sambil membayangkan nominal isi dari ATM temannya tersebut
"Jadi sampah."
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa tetap tinggalkan dukunganmu, dengan cara:
Voce, like and comment sebanyak-banyaknya
__ADS_1
Aku tunggu jejak dari kalian semua
Salam hangat dari author Alka 😘