
"Lepasin nggak." ujar Bryan lagi semakin marah, lalu tangannya hampir saja melayang ke wajah Biru, jika saja tidak ada yang menghalanginnya
"Kak. Jangan." ucap Vrianca sambil merentangkan kedua tangannya untuk mencegah Kakaknya memukul pria yang dicintainya itu
"Kamu lindungi dia dek?" tanya Bryan geram dengan tindakan adiknya yang membela orang lain menurutnya
Vrianca hanya bisa menjawab dengan sebuah gelengan kepalanya pelan, lalu berkata "Please..." mohon Vrianca untuk diberikan waktu pada Kakaknya itu
"Sepuluh menit dan buat lo, urusan kita belum selesai." ujar Bryan marah, bahkan kebencian pada Biru semakin bertambah sambil menunjuk ke arah Biru
Tak lama kemudian Bryan pun pergi meninggalkan Vrianca dan Biru yang tak ingin saling dijauhkan sambil saling memeluk satu sama lainnya sambil menarik tangan kekasihnya sedikit kasar ke arah parkiran mobil miliknya
"Beb... Jangan tinggalkan aku, aku mohon." ucap Biru yang takut akan kehilangan sosok Vrianca sambil mempererat pelukannya dan mengecup kepala Vrianca berkali-kali
"Tak ada yang ingin meninggalkan kamu, Bi." ujar Vrianca memberi penjelasan padanya agar Biru tak merasa takut akan kehilangan sosoknya sambil melepaskan pelukannya dengan memandang wajah Biru dalam-dalam
"Janji." ucap Biru lagi meyakinkan dirinya sendiri dengan sebuah janji pada Vrianca
"Aku tak bisa berjanji, tapi akan aku usahakan." ujar Vrianca pula memberikan penjelasannya lagi memberi ketenangan pada pria yang dicintainya itu
__ADS_1
"Aku mencintaimu, Beb." ucap Biru lalu mengecup singkat bibir Vrianca dan membawa Vrianca ke dalam pelukannya lagi dan lagi
"Aku juga mencintaimu." balas Vrianca lalu membalas kecupan di bibir Biru pula dan membalas pelukan dari Biru pula
Beberapa saat kemudian, dirasa cukup untuk meyakinkan Biru atas perasaannya dan rasa ketakutannya Biru akan kehilangan sosok dirinya, Vrianca segera berpamitan sebelum Kakaknya bertindak yang tidak-tidak pada Biru
"Aku harus pergi, Kak Bryan sedang menunggu ku." Pamit Vrianca yang ingin menyusul Kakaknya ke parkiran
Biru hanya menjawab dengan anggukkan kepalanya saja pelan dan pasrah, lalu melepaskan pelukannya dari Vrianca
Vrianca baru saja berjalan beberapa langkah, tetapi Vrianca berhenti dan berbalik, lalu kembali memeluk Biru dan mencium bibirnya cukup lama
"Aku mencintaimu." bisik Vrianca ditelinga Biru, lalu berlari menjauh meninggal Biru yang masih tak terima karena ditinggal Vrianca yang di ambil paksa oleh Kakaknya
"Sayang maaf ya, dinner kita jadi batal." ucap Bryan menyesal sambil memegang kedua tangan kekasihnya
"Tak apa, selesaikan dahulu masalahmu dengan Vrianca dan aku mohon, kendalikan emosi kamu nanti saat bersama Vrianca." ujar Alia yang tau persis dengan emosional kekasihnya tersebut yang akan kalap jika sudah melebihi batas dirinya, walaupun yang dihadapinya adalah dari keluarganya sekalipun
"Iya." balas Bryan kecewa, ketika ingat dengan tindakan adiknya, lalu mengecup kedua tangan kekasihnya tersebut
__ADS_1
Tak lama kemudian Vrianca masuk dalam mobil Bryan dan Bryan pun langsung saja menyalakan mensin mobilnya tanpa berkata sesuatu pada orang-orang di dalam mobil tersebut, lalu menuju rumah kekasihnya karena Bryan ingin mengantarkan Alia terlebih dahulu, baru Bryan pulang bersama adiknya tersebut ke rumahnya
Sesampainya di rumah kekasihnya, Bryan langsung menyuru masuk ke rumahnya dan beristirahat, tanpa acara bertelpon-telponan terlebih dahulu seperti biasanya
"Masuklah, langsung istirahat ya." perintah Bryan agar kekasihnya tidak terlalu memikirkan dirinya
"Iya. Sayang... Ingat kata-kata ku tadi." ucap Alia sambil mengingatkan perkataannya saat masih di parkiran pelabuhan tadi
"Iya. Makasih ya dan maaf sekali lagi." ujar Bryan sesal, lalu mengecup kening kekasihnya tersebut cukup lama
"Tak apa, aku mencintaimu." balas Alia, lalu memeluk kekasihnya tersebut
"Aku pun." ujar Bryan lagi dan lagi sambil membalas pelukan dari kekasihnya tersebut
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa tetap tinggalkan dukungan mu, dengan cara:
Voce, Like and Comment sebanyak-banyaknya
__ADS_1
Aku tunggu jejak dari kalian semua
Salam hangat dari author Alka 😘