
"Tutβ¦" suara sambungan telpon mati begitu saja, karena langsung diakhiri oleh Biru
Setelah mendapatkan info dari asiaten pribadinya, Biru langsung saja membaca dan mempelajarinya yang ternyata asisten Jhon yang mengirimkan info data tentang Vrianca dan beberapa berkas kerja sama perusahaannya dangan perusahan lainnya bahkan salah satunya dengan Daddynya Vrianca pula
Biru sangat tertarik sekali mengenai info data tentang Vrianca, Biru membaca dari awal sampai akhir hingga tak terlewatkan sedikitpun info tentang Vrianca
Yang secara diam-diam sebenarnya Biru menaro hati pada sosok gadis yang bernama Vrianca tersebut yang secara tidak sengaja dijumpainya di mall waktu itu saat bertabrak dengan Vrianca
π§ Biodata Vrianca Kapoor β
-Nama: Vrianca Kapoor (Vri)
-Kakak laki-laki kandung: Bryan Kapoor (Bry)
-Pacar Bryan: Alia Bath (Alia)
-Ayah kandung: Ben Kapoor (Ben)
Perusahan: BV Company
-Ibu kandung: Vira Kapoor (Vira)
__ADS_1
Desainer dan memiliki beberapa butik
seperti 'Butik Rose' DLL
-Sahabat: Bella Kumar (Bella)
-Ibu Kandung: Luna Kumar (Mama Luna)
-Ayah Kandung: Frans Kumar (Papa Frans/meninggal)
Bla, bla, blaβ¦β¦β¦ semua tertulis dengan jelas keluarga Vrianca yang dekat dengan Vrianca bahkan kegiatan Vrianca yang paling disukainya dan dibencinya juga sudah tertera dengan jelas disana, termaksud permasalahan Vrianca dengan Daddynya dan entah darimana dan dari siapa Biru mendapatkan informasi Vrianca sampai sedetail itu
"Aku akan membuatmu menjadi gadis yang hangat dan ceria kembali, beb." ujar Biru lagi pada dirinya sendiri
Lalu bangun dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk ritual mandinya, tak butuh waktu lama ternyata Biru juga sudah kembali rapih, wangi dan tampan dengan pakaian yang Biru kenakan pagi ini
Lalu Biru menghubungi asisten pribadinya untuk segera menjemputnya di rumahnya agar bisa menuju kantornya bersama dengannya, tetapi sebelumnya Biru sudah melaksanakan sarapannya terlebih dahulu yang telah disiapkan oleh pelayan-pelayannya sambil menunggu asisten pribadinya datang ke rumahnya tersebut
Sesampainya di kantor banyak karyawannya yang menyapanya dan tunduk hormat pada Biru yang notabel adalah atasannya tersebut, tetapi tak sedikitpun digubrisnya oleh Biru karena dengan sikap dinginnya pada setiap orang, kecuali pada sosok satu gadis yang telah mencuri hatinya tersebut
Setelah sampai ruangannya Biru, Biru langsung saja menyuru masuk Jhon untuk menanyakan perihal apa saja jadwal kegiatannya hari ini saat di kantornya
__ADS_1
Setelah mendapatkannya mendapatkan dan mengatahuinya jadwal kegiatan di kantornya hari ini, Biru langsung saja menyibukkan dirinya hingga lupa bahwa jam makan siang hampir saja terlewatkan olehnya
Jika sampai asisten pribadinya tidak mengingatkannya, mungkin Biru terus saja menerus bekerja karena notaben Biru adalah pria yang pekerja keras semenjak Biru ditinggalkan oleh kedua orang tuanya karena sebuah kecelakaan mobil yang mengakibatkan kedua orang tuanya meninggal dunia di tempat kejadian saat ayahnya Biru pergi dinas keluar kota yang ditemani oleh istrinya sekaligus ibunya Biru dan pada saat itu kebetulan Biru sedang dititipkan kerumah neneknya untuk berliburan diakhir pekan saat sekolah karena pada saat itu juga Biru baru berumur lima belas tahun dan masih bersekolah menengah pertama
"Tuan⦠jam makan siang hampir habis, apakah tuan tidak mau melaksanakan makan siang, Tuan?" tanya asistennya Biru pelan, tetapi tetap sopan pada atasnya
"Astaga, aku sampai lupa waktu." gumam Biru pada diri sendiri, sambil melihat jam yang melingkar indah pada tangan kanannya
"Apa kamu sudah tau dimana Inca berada?" tanya Biru pada asistennya tersebut tentang keberadaan seorang gadis
"Inca?"
ππππππππππππππ
Jangan lupa tetap tinggalkan dukunganmu, dengan cara:
voce, like and comment sebanyak-banyaknya
Aku tunggu jejak dari kalian semua
Salam hangat dari author Alka π
__ADS_1