Balas Dendam Sang Pelakor

Balas Dendam Sang Pelakor
Bab 16


__ADS_3

Bab 16


Seorang perempuan yang mengenakan dress berwarna Navy memasuki ruangan Alex dengan begitu perlahan dan gesekan sepatunya menimbulkan suara yang menggema. Dia terlihat sangat cantik di dalam balutan dress yang dikenakannya dan bahkan dia cukup menarik perhatian setiap orang yang melihatnya. Namun semua orang mengetahui jika perempuan itu adalah seseorang yang tidak bisa terjemah sama sekali oleh mereka. Bukan karena mereka tidak mampu untuk mengenal perempuan tersebut lebih dekat lagi, tetapi mereka menyadari jika posisi mereka saat ini tidaklah sesuai dengan posisi perempuan itu.


"Sayang!" kata perempuan itu ketika masuk ke dalam ruangan Alex dengan sedikit tergesa-gesa karena dia tidak ingin menunda lagi apa yang ingin disampaikannya kepada lelaki yang satu itu.


Amira yang melihat pintu ruangan dari atasannya tersebut terbuka segera memundurkan langkahnya dan memberikan jarak antara dirinya dengan Alex. Bagaimanapun juga dia harus bisa bermain cantik dalam rencana yang sedang dijalankannya saat ini dan dia tidak akan pernah membuat apa yang sudah direncanakannya hancur hanya dalam waktu sekejap mata. Saat ini Amira benar-benar harus berhati-hati terlebih setelah apa yang terjadi antara dirinya dengan Alex beberapa saat yang lalu dan membuat dia merasakan sesuatu yang berbeda dari biasanya.


"Sayang, aku kira siapa!" kata Alex ketika melihat perempuan itu masuk ke dalam ruangannya dan dia segera berjalan ke arah perempuan tersebut dengan langkah lebarnya dan memeluk perempuan itu dengan begitu erat.

__ADS_1


Bagaimanapun juga Alex tidak ingin membuat perempuan yang ada di dalam rekapannya itu curiga dengan apa yang dilakukannya perusahaan bersama Amira. Kalau sampai wanitanya itu mengetahui mengenai apa yang dilakukan oleh dirinya bersama Amira, maka hal tersebut hanya akan menjadi sebuah petaka yang sangat besar di dalam kehidupannya dan dia akan kehilangan banyak hal di dalam hidupnya itu.


"Dia siapa? Sepertinya aku baru melihatnya sekarang di kantor ataukah dia adalah teman spesialmu hari ini?" tanya wanita itu ketika dia melepaskan pelukannya dari Alex dan melihat ke arah Amira serta mengerutkan dahi karena dia memang tidak pernah mengenal ataupun melihat gadis itu sebelumnya.


"Ah, aku lupa mengatakannya kepadamu kalau aku meminta salah satu siswa terbaik di sekolah untuk magang di kantor ini sehingga nantinya setelah selesai sekolah nanti dia bisa melanjutkan magangnya Sambil kuliah dan setelah kuliah dihabisan bekerja di perusahaan kita sehingga kita benar-benar mendidiknya dengan sangat baik dan dia benar-benar siap untuk menjalankan semua pekerjaan yang ada di kantor ini nantinya dengan harapan agar perusahaan kita jauh lebih maju daripada saat ini!" kata Alex yang menjelaskan mengenai siapa sesungguhnya Amira dan kenapa gadis yang satu itu berada di dalam ruangan saat ini.


"Siswi magang? Kamu yakin kalau dia adalah siswa terbaik di sekolah dan juga kamu yakin kalau dia tidak akan menghianati perusahaan ini sehingga ketika dia sudah mampu bekerja dengan baik dan juga mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan harapannya maka dia akan tetap bekerja di sini?" tanya perempuan itu dengan sedikit hati-hati karena bagaimanapun juga dia sangat khawatir apabila gadis yang ada di hadapannya itu melakukan sesuatu yang tidak-tidak dan pada akhirnya perusahaan akan merugi karena hal tersebut.


"Salary? Aku sedikit kaget ketika kamu mengatakan hal tersebut karena bagaimana mungkin seorang siswa dan masih magang di kantor ini sudah membahas mengenai salary sedang seharusnya kamu cukup bersyukur dengan apa yang diberikan oleh perusahaan kepadamu nantinya!" kata perempuan itu yang semakin tertarik dengan apa yang dikatakan oleh Amira karena menurutnya ada sesuatu yang berbeda pada gadis itu di mana gadis itu benar-benar berani kepada dirinya, hal yang tidak pernah dilakukan oleh karyawan lainnya di kantor itu.

__ADS_1


"Untuk saat ini dan mungkin ketika saya masih berkuliah serta magang di sini, maka saya tidak akan mempermasalahkan mengenai salary yang diberikan oleh perusahaan kepada saya karena seperti yang anda katakan bahwa saya benar-benar bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada saya sehingga saya bisa megang di perusahaan ini. Namun akan berbeda cerita ketika saya sudah menyelesaikan pendidikan saya dan bekerja sebagai seorang profesional maka salary adalah sesuatu yang harus saya pertimbangkan nantinya!"


"Menarik! Sepertinya kamu adalah seseorang yang sangat paham dengan dunia pekerjaan dan sepertinya kamu juga seseorang yang suka sekali bekerja keras dan tidak mudah hancur hanya karena sebuah masalah yang menerpa kehidupanmu!"


"Saya hanya berusaha mengaplikasikan apa yang saya pelajari selama sebulan ini magang di perusahaan ini meski saya sadar kalau waktu yang saya habiskan di sini tidak terlalu banyak mengingat saya harus membagi waktu dengan sekolah!"


Perempuan itu tersenyum dengan begitu puasnya ketika mendengar jawaban yang diberikan oleh Amira kepada dirinya. Bagaimanapun juga dia sangat sadar jika perempuan yang ada di hadapannya itu adalah seseorang yang memiliki kemampuan luar biasa dan dia akan sangat menyesal apabila kehilangan bekerja yang memiliki otak yang sangat cerdas seperti gadis yang ada di hadapannya itu. Bukan hanya otaknya saja, tetapi keberanian dari gadis itu sudah membuat perempuan tersebut benar-benar vakum dan merasa kalau Amira adalah seorang gadis yang berbeda dari gadis lainnya.


"Amira, perkenalkan dia adalah Gabriella, istriku!" kata Alex yang memperkenalkan perempuan yang baru saja masuk ke dalam ruangannya sebagai istrinya dan hal tersebut langsung membuat Amira menatap tajam ke arah Gabriella.

__ADS_1


Amira merasakan sesuatu yang sangat hebat pada jantungnya saat ini perpaduan antara rasa senang dan juga rasa sakit yang begitu hebat yang dirasakannya. Dia bisa memperkirakan jika Gabriella adalah putri tiri dari ayah kandungnya dan itu artinya perempuan tersebut adalah putri dari perempuan yang sudah menghancurkan keluarganya. Andai saja Ibu dari perempuan itu tidak pernah hadir di dalam kehidupan Ferry Bramastyo, maka Amira sangat yakin jika kehidupannya akan jauh lebih baik daripada saat ini dan dia akan benar-benar bahagia dengan hal tersebut.


"Selain istriku, dia adalah putri tiri dari Pak Ferry Bramastyo dan juga pemilik 30% saham dari perusahaan ini!" kata Alex yang memperjelas mengenai status dari Gabriella. "Sayang, dia adalah Amira Hartanti Putri, siswa berprestasi dari sekolah milik papamu dan dia berhasil mendapatkan begitu banyak kejuaraan sehingga saat ini dia mendapatkan beasiswa penuh dari sekolah dan bahkan dia juga sudah mendapatkan beasiswa penuh dari salah satu Universitas ternama yang ada di negeri ini.


__ADS_2