
Tut ... tut ... tut. Panggilan tak terjawab.
Berkali-kali Devita menelepon tapi tetap tak ada yang mengangkat. Devita sudah nampak kecewa. Tapi dia tetap tersenyum karena bagaimana pun ini adalah hari bahagianya. Helena di samping memeluknya dan mengucapkan selamat. Mereka berdua tersenyum.
“Sudah lah.” Gumam Devita sendirian. Dia sudah tak terlalu berharap lagi dengan Papanya. Toh Devita tetap dapat kasih sayang dari nenek, Paman dan Tantenya serta calon suaminya.
Devita dan Helena sudah siap dan dipanggil keruangan dimana sudah ramai orang datang dan berkumpul. Devita yang tampak cantik dan Bimo yang tak pak gagah serta tampan. Keduanya duduk berhadapan di dekat orang tuanya Bimo dan nenek serta Paman Lukas dan Tante Nina.
- Penampilan Dekorasi untuk Lamaran Devita dan Bimo. Parcel yang dibawakan Bimo untuk Devita pun ada.
Dua belah keluarga saling berhadapan dan saling sambut menyambut kata. Setelah sepakat dan seiya sekata maka di terimalah lamaran Bimo oleh keluarga Devita. Semuanya mengucapkan kata syukur. Kemudian pihak keluarga Bimo menyerahkan seserahan dan parcelnya, Keluarga Devita menerima semuanya. Dan Devita juga di pasangkan cincin di jari manisnya oleh Bimo.
Kemudian sang ibu mertua (calon ibu mertua maksudnya) Mama Bimo memasangkan kalung emas di lehernya Devita. Devita kemudian mencium tangan Mama dan Papa Bimo kemudian mencium tangan Bimo juga. begitu juga Devita mencium tangan neneknya Hadijah Putri, kemudian mencium tangan Lukas dan Nina. Bimo juga melakukan hal yang sama. Karena di saat Devita mencium tangan, Bimo juga ikut serta.
Selesailah acara lamaran dan pasang cincin. Selanjutnya acara makan bersama. Semua yang hadir tertawa bahagia. Usai makan bersama kemudian bagi yang hendak berfoto bersama di siapkan fotografer oleh Bimo, bahkan dekorasi untuk Foto Boothnya ada. Jadi semua yang ingin berfoto langsung berfoto. Devita dan Bimo pun berfoto bersama dengan senyum yang mengembang cerah.
Tiga bulan kemudian adalah waktu untuk pernikahan Devita dan Bimo. Sudah di tetapkan begitu. Maka sibuklah pihak keluarga Devita memesan undangan dan berbagai macam untuk acara pernikahan nanti. Daftar menu makanan pun mulai di pikirkan dari awal. Bahkan gaun pengantin serta pelaminan dan tukang rias pengantinnya segera di booking kan untu pesta pernikahan Devita. Akad nikah pagi dan di lanjutkan acara pestanya.
Sibuklah mereka mencatat siapa saja yang akan di undang ke acara pernikahan Devita dan Bimo nanti. Pokoknya tiga bulan itu adalah waktu yang paling sibuk-sibuknya.
Tiga bulan pun berlalu. Dan hari yang di tunggu pun telah tiba. Yaitu hari pernikahan Devita dan Bimo.
Dari pagi semua sudah sibuk dimana pelaminan sudah selesai di dekor dari semalam, begitu juga dengan kamar pengantin dan tempat akad nikah juga di dekor. Tempat foto boothnya juga sengaja di dekor juga. Pokoknya keluarga Devita dan keluarga Bimo benar-benar menyiapkan semuanya dengan baik. Semuanya sudah selesai di dekor.
Pagi ini pak penghulu pun sudah datang. Devita di kamar di rias dengan semedian rupa dan sangat cantik. Rombongan Bimo pun datang dan mereka segera di sambut. Serta pengantin pria langsung di bawa untuk segera di rias.
__ADS_1
Setelah semua siap dirias, pengantin pria dan wanita keluar. Keduanya di duduknya di tempat akad nikah yang sudah di dekor sebelumnya. Penghulu pun sudah menunggu di tempat tersebut. Acar akad nikah pun di mulai.
- Penampilan Dekorasi dari tempat akad nikah Devita dan Bimo berlangsungnya proses ijab kabul.
Dan kebetulan di hari istimewa ini, Papa Devita akhirnya bisa di hubungi. Karena bagaimana pun Papa kandungnya yang harus menikahkan. Dan dimulai lah acara akad nikahnya. Dimana pak penghulu mengatakan pembukaan, kemudian memberikan arahan dan contoh dan Hadi mengikutinya. Begitu juga Bimo.
Akhirnya Bimo dan Hadi saling berjabat tangan. Dalam sekali ucapan Hadi pun memulai proses ijab kabulnya. Dan kemudian Bimo juga mengucapkan. Lancar dan aman kemudian penghulu pun menyatakan Sah. Dan saksi serta para hadirin pun mengatakan Sah kemudian mengatakan Syukur dan hamdalah bersamaan. Selanjutnya di lakukan doa bersama.
Devita lalu mencium tangannya Bimo dan Bimo mengecup puncak keningnya Devita. Lalu surat menyurat pun di serahkan penghulu kepada kedua pengantin untuk di tanda tangani dan buku nikah juga di berikan. Selesai lah proses ijab kabul dengan lancar dan sekali ucap saja sudah sah.
Berikutnya, Devita dan Bimo mencium dan sungkem ke nenek Devita, lanjut ke Lukas dan istrinya dan berikutnya ke Nina dan suaminya. Di lanjutkan cium tangan Hadi dan Lita. Baru kemudian cium tangan dan sungkem ke Papa dan Mamanya Bimo. Iya, Lita dan Hadi hadir karena sudah mendapatkan kabar dari Devita. Bahkan Arga anak dari Lita dan Hadi pun ikut serta. Kali ini Arga sudah lebih besar.
Tapi baik Nina dan Lukas sama sekali tak mau bertegur sapa dengan Hadi ataupun Lita. Mereka masih marah mengingat kejadian Iva dahulu. Hanya Hadijah putri yang sebagai penengah agar tidak ada kerusuhan di acara pernikahan sakral cucunya. Dia mau semua aman dan lancar.
Lukas dan Nina tak mau dekat-dekat dengan Hadi. Bahkan mereka membuang muka jika kebetulan melihat Hadi dan Lita. Hadi dan Lita hanya berusaha ramah dan menegur semuanya dengan baik. Walau mereka memang seperti tak dianggap. Tapi Hadi dan Lita datang demi acara pernikahan Devita.
Usai foto bersama di tempat dekor akad nikahnya, selanjutnya pengantin di iringi untuk langsung ke pelaminan. Disanalah raja dan ratu sehari duduk. Mereka bersanding di kursi pelamiannnya. Devita dan Bimo sungguh bahagia sekali hari ini di acara istimewa mereka yaitu pernikahan mereka.
- Penampilan Dekorasi pelaminan Devita dan Bimo dimana mereka bersanding di hari pernikahannya.
Pesta berlanjut dimana banyak tamu undangan terus berdatangan dan musik pun mengalun menemani suasana pesta. Banyak makanan dan minuman yang di hidangkan agar para tamu dapat mencicipinya. Di pelaminan pengantin bersanding juga di lakukan sesi foto bersama dengan seluruh anggota keluarga baik dari pihak wanita dan pria.
Bahkan ada beberapa sesi foto di lakukan di tempat foto Booth yang sudah di dekorkan. Banyak tamu yang berfoto di tempat foto boothnya. Bahkan pengantinnya pun ada berfoto di tempat foto boothnya. Tiga tempat sesi foto di lakukan oleh juru fotografernya. Yaitu tempat akad nikah tadi, tempat foto booth, dan tempat pelaminan pengantin. Tak lupa juga di kamar pengantin yang sudah di hias cantin di jadikan sebagai tempat untuk sesi foto juga oleh fotografernya untuk pengantinnya. Pengantin di arahkan banyak gaya dan langsung di jepret oleh sang tukang foto.
__ADS_1
- Penampilan Dekorasi tempat untuk Foto Booth di pesta pernikahan Devita dan Bimo.
- Penampilan Gaun Pengantin Devita dan Bimo. (contohnya)
- Penampilan Dekorasi kamar pengantin Devita dan Bimo.
Tim kameraman juga tak luput. Mereka melaksanakan tugasnya untuk mengabadikan setiap moment yang ada. Semuanya di videokan. Benar-benar pesta yang sangat berkesan bagi Devita dan Bimo. Mereka bahagia.
Andika pun datang bersama istri barunya untuk memberikan selamat ke Devita dan Bimo.
Satu hari satu malam pesta di gelar. Musik pun terus mengalun menemani suasana pesta. Saat azan berkumandang barulah musik dihentikan, kembali di mainkan musiknya jika sudah selesai waktu solat.
Bersambung....
Happy Wedding for Devita dan Bimo. Semoga Samawa ya Aamiin. Gambar-gambar di atas adalah hanya contoh saja sebagai bahan untuk kita bayangkan saja ya.
Klik Like, Vote, Favorit dan Komennya ya Kak reader semua.
Sertakan juga kasi dukungan dan hadiahnya ya. Kasi juga bintang/rate 5 ya kak.
Thanks. Love you all. :) :D No plagiat ya :D
__ADS_1
Kasi komen yang positif ya kak :D
Like sebanyaknya ya kak dan Vote juga sebanyaknya. Mari dukung karya ini kak. Makasih kakak :D