Berbagi Cinta : Hati Diduakan Yang Tersakiti

Berbagi Cinta : Hati Diduakan Yang Tersakiti
Pengumuman karya baru berjudul : Pembalasan Arwah.


__ADS_3

Halo kak 🤗 mari mampir di karya baru Author yang berjudul : Pembalasan Arwah.


Jika berminat silahkan mampir ya kak 😂 dibawah ini cover novelnya. Dan ada sedikit spoiler untuk cerita novelnya di bawah ini ya.



Sedikit spoiler dari novel tersebut ya 🤗


Tiba-tiba Kiky punya ide yang terlintas, "Gaes, gue ada permainan nih, gimana? kalian mau gak?" tanya Kiky mengutarakan pikirannya yang terlintas tiba-tiba.


"Apaan? Nia mau tahu deh." Nia malah jadi penasaran.


Yang lain hanya diam menyimak.


"Kita main permainan panggil Arwah yuk. Gimana? kalian setuju, kan?" Kiky melihat ke arah para teman-temannya.


"Iih seram. Malas ah. Gue takut yang kayak gituan." Dian menyatakan ketidaksetujuannya.

__ADS_1


Ardi pun mengangguk dan mengiyakan perkataan Dian, "Bener kata Dian. Jangan main-main kayak begituan. Itu bukan permainan. Bisa-bisa bahaya!" Ardi mengingatkan.


"Iya nih. Gue juga gak setuju. Perkataan Dian dan Ardi ada benernya." Hendra pun mendukung perkataan Ardi dan Dian.


Namun, sepertinya hanya Nia yang setuju dengan Kiky. "Tapi idenya keren loh. Nia jadi pengen main itu deh."


"Tuh lihat. Nia aja berani. Masak kalian bertiga kagak berani sih. Cemen lu ah." Kiky mengejek mereka.


Namun, Dian, Hendra dan Ardi hanya menggeleng dan tidak setuju.


"Pokoknya enggak ya. Ne rumah gue jadi jangan ada buat yang macam-macam. Titik!" ucap Dian.


Nia pun mengikuti Kiky. Mereka berdua pergi ke dapur. Di dapur Kiky malah mengajak Nia baca sebuah mantra. Ya, sebuah mantra pemanggilan Arwah. Nia pun mengikutinya. Tiba-tiba ada hembusan angin yang aneh.


Kiky dan Nia tetap masih membaca mantra sambil berpegangan tangan. Mereka pun terus menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.


Sebaliknya di ruangan tengah, Ardi, Dian dan Hendra masih menonton TV bersama sambil ngemil dan ngobrol. Mereka tidak tahu apa yang dilakukan oleh Nia dan Kiky di dapur. Tiba-tiba saja perasaan Ardi menjadi tidak enak, tetapi dia tidak tahu apa dan kenapa perasaan dia bisa seperti itu.

__ADS_1


Kembali di ruangan dapur. Kiky dan Nia sudah selesai membaca mantra. Mereka diam dan menunggu. Menunggu sesuatu yang mungkin terjadi, tetapi beberapa saat kemudian Nia pun berkata kepada Kiky, "Iih, gak asyik. Gak ada apa-apa nih. Gak ada yang terjadi."


Kiky pun menjawab, "Tunggui bentar lagi aja."


Tangan mereka masih berpegang.


Nia kembali berkata, "Ah, udahlah. Mungkin mantra lu salah kali. Atau caranya salah. Buktinya gak ada apa-apa nih."


Kiky menggaruk kepalanya, "Mungkin kali ya, tapi gak tahu juga sih. Gue tahu mantranya dari seseorang sih."


Sedangkan di dapur Nia ditinggalkan sendirian. Saat Nia sendiri di dapur, dia merasakan sesuatu yang aneh. Hal itu membuatnya ketakutan. Nia juga merasa bulu kuduknya merinding semua. Nia tidak berani menoleh ke belakang. Maka dia langsung kabur saja ke ruang tengah untuk bergabung bersama dengan Ardi dan Dian.


Sebenarnya di belakang Nia tadi ada sesosok bayangan putih yang menyeramkan sekali.


***


Demikianlah spoiler nya. Untuk lanjutan silahkan baca langsung ke novelnya terus klik Favorit agar gak ketinggalan cerita tersebut. 🤗

__ADS_1


Yuk cus mampir dan klik Favorit nya ya. Jangan ketinggalan ya kak hehehehe. Love you all yang selalu mendukung karya Author 🤗


Makasih semua yang selalu mendukung Author ya. Ikuti dan Follow akun Author di NT ya agar selalu tahu update cerita karya baru Author. Terima kasih semuanya 🤗


__ADS_2