Berbagi Cinta : STRONG WOMAN (NEA)

Berbagi Cinta : STRONG WOMAN (NEA)
Terbongkarnya sosok Jonathan


__ADS_3

Nea secara pribadi menanyakan tentang sosok Jonathan yang sebenarnya. Ia mengajak Myka masuk ke dalam kamarnya dan membicarakan hal ini. Awalnya Myka menolak, tetapi karena dia juga membutuhkan teman curhat, akhirnya dia setuju untuk bercerita.


"Sayang aku ke kamar dulu, ada yang ingin aku bicarakan dengan Myka. Tolong kau jaga anak-anak kita ya," pinta Nea.


"Baik sayang," jawab Lewis yang kini sedang bermain bola dengan Jacob.


Di kamar Nea...


Nea dan Myka duduk bersama di tempat tidur milik Nea, mereka berdua segera memulai sesi curhat.


"Coba kau ceritakan seperti apa Jonathan itu," ucap Nea yang ingin mengetahui sosok pujaan hati dari Myka.


"Dia adalah pria yang berwajah tampan, pandai serta sopan," jawab Myka.


"Selain itu apa lagi?" tanya Nea.


"Dia mengatakan ingin bersekolah di luar negeri, ia mengambil jurusan kedokteran. Setelah dia pergi keluar negeri kami tidak pernah saling berhubungan. Aku mengira jika dia sangat sibuk, tetapi temanku yang kebetulan satu kampus dengannya, mengatakan jika Jonathan memiliki kekasih selain diriku," Raut wajah Myka menjadi murung setelah menceritakan hal ini.


Nea memeluk tubuh Myka, dia menenangkan adik sepupunya. Myka menangis dipelukan Nea, dia merasa jika hubungannya dengan Jonathan seharusnya telah berakhir. Tetapi saat dia bertemu lagi dengan sosok pria itu, dia kembali merasakan benih-benih cinta itu mulai muncul kembali.


"Aku ingin sekali melihat wajahnya, apakah kau memiliki fotonya?" tanya Nea melepas pelukannya.


Myka merogoh saku celananya, ia memberikan foto Jo kepada Nea.


"Astaga! kau menyimpannya di saku celanamu? apa kau tidak takut jika foto itu akan tercuci?" Nea heran dengan kebiasaan Myka.


"Haha, aku juga tidak tahu sejak kapan memiliki kebiasaan aneh ini. Tetapi selama ini, foto yang aku simpan di saku celanaku, tidak pernah rusak karena tercuci," jelas Myka.


Saat Nea memperhatikan sosok yang ada di foto tersebut. Isteri dari Lewis itu tersentak, ia tidak pernah menyangka jika sosok yang sangat dicintai oleh Myka adalah Peter, pria jahat yang menghancurkan kehidupan rumah tangganya bersama Lewis.


Myka melihat ekspresi wajah Nea begitu terkejut, Ia merasa heran dan segera menanyakan penyebabnya.


"Apa kau mengenalnya kak?" tanya Myka penasaran.

__ADS_1


"Tidak, aku baru pertama kali melihatnya. Aku harap bisa segera bertemu dengan orang yang ada di foto ini," jawab Nea mencoba bersikap wajar agar Myka tidak mencurigainya.


"Huft! andai saja aku bisa melupakannya dengan mudah, pasti hidupku jauh lebih baik hari ini," ucap Myka penuh harap.


"Kau pasti akan segera melupakannya jika kau tidak ingin mengingatnya kembali," jawab Nea.


"Iya kak, aku ingin segera lepas darinya," Myka terlihat murung dan tertunduk lesu.


Nea khawatir tentang fakta yang baru saja ia lihat. Peter dan Myka ternyata pernah saling bertemu. Parah lagi, mereka telah menjalin hubungan. Nea ingin sekali memberikan informasi tentang siapa sebenarnya Peter. Tetapi dia khawatir Myka belum siap menerima kenyataan yang sebenarnya.


Dia meminta Myka untuk beristirahat karena Nea merasa jika gadis itu merasa sedih saat ini, Myka menerima saran Nea.


Nea keluar dari kamarnya dan segera menuju ruang tamu, tempat sang suami berada.


"Suamiku, ada hal penting yang harus aku bicarakan denganmu, dimana Jacob? apa dia tidur?" ucap Nea dengan wajah serius.


"Iya, dia baru saja minum susu dan tidur, kau bilang ingin mengatakan hal penting, apa itu?" tanya Lewis.


"Ikut aku ke kamar atas, ini sangat rahasia," ucap Nea.


Fea menghampiri Fea," Haha, iya ini rahasia orang dewasa, Fea akan mommy beri tahu jika telah dewasa," jelas Nea.


"Iya deh, tapi mommy cium Fea dulu," pinta Fea.


Nea mencium kedua pipi Fea, Fany yang cemburu juga ingin di cium oleh mommynya.


Keduanya mendapatkan ciuman sang mommy, mereka senang sekali. Setelah selesai dengan kedua anaknya, Lewis dan Nea berjalan menuju kamar atas.


Di kamar atas...


Nea menceritakan tentang fakta yang ia dapatkan dari Myka, bahwa sesungguhnya Jonathan itu adalah Peter.


Lewis terkejut, dia tidak menyangka jika Peter adalah pria dengan nama Jo yang disebutkan oleh Myka dan ibu mertuanya. Lewis ingin segera mengambil tindakan, tetapi Nea mencegahnya. Sang isteri meminta agar Lewis merahasiakan hal ini dari siapapun sebelum ia benar-benar menemukan pria bernama Peter atau Jonathan itu.

__ADS_1


Setelah mengetahui kebenaran atas Peter, Lewis khawatir jika cinta yang dimiliki oleh Myka akan menjadi boomerang untuk dirinya sendiri. Lewis segera meminta detektif sewaannya untuk segera mencari keberadaan Peter. Hal ini sudah sangat genting, dia tidak ingin jika Myka mendapatkan pria yang salah.


"Kau sudah mendapatkan informasi tentang Peter?" tanya Lewis di sambungan telepon.


"Sudah tuan, dia berada di kota yang sama dengan rumah nyonya Nea," jawab sang detektif sewaan.


"Berarti tidak salah lagi jika orang yang ditemui Myka adalah Peter," tukas Lewis percaya diri.


"Memangnya ada apa tuan?" tanya detektif sewaan penasaran.


"Adik sepupu Nea pernah berhubungan dengan Jonathan atau Peter tersebut, Aku cemas jika Peter memiliki rencana yang buruk terhadap Myka. Kau awasi terus dia jangan sampai lolos lagi," titah Lewis.


"Baik tuan, aku akan melaksanakan segala perintahmu," jawab sang detektif.


Lewis menutup panggilan teleponnya. Kini ia akan segera mendapatkan pria itu dan menghabisinya.


"Kau harus berhati-hati suamiku, Peter adalah pria nekat dan berbahaya. Bagaimanapun juga, Myka masih mencintainya. Aku tidak ingin Peter menyakiti perasaan Myka untuk kedua kalinya," ucap Nea mengingatkan.


"Iya sayang, kau tenang saja. Aku akan mengatasi pria itu, kau tidak perlu risau, Peter adalah pria yang licik, tapi bukan berarti tidak bisa di kalahkan," jawab Lewis.


"Aku menyerahkan segalanya padamu, lakukan yang terbaik untuk keluarga kita, terutama Myka. Aku tidak ingin dia sampai bertemu lagi dengan Peter. Jika Peter sampai tahu, Myka adalah adik sepupuku, akan membuat pria jahat itu semakin gencar mendekati Myka. Ia akan membuat hidup Myka hancur, aku tidak ingin itu terjadi," ucap Nea.


Saat keduanya sedang serius berbicara, terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Nea, Lewis! ayo kita makan dulu," pekik sang ibu dari balik pintu.


"Baik ibu," jawab Nea.


"Oke, ibu tunggu di meja makan," tukas sang ibu dari balik pintu.


Nea mengajak Lewis untuk segera turun ke bawah agar ibu tidak merasa curiga kepada mereka.


"Jangan katakan apapun kepada ibu Lewis, ini akan membuatnya pusing," jelas Nea.

__ADS_1


"Iya sayang, aku tahu," jawab Lewis sambil mencium kening Nea.


Mereka berdua keluar dari kamar atas dan menuju meja makan.


__ADS_2