Bodyguard Cantik Dan Mr. CEO

Bodyguard Cantik Dan Mr. CEO
Tersangka


__ADS_3

Zie membaca serangkaian laporan di salah satu meja di ruangan Adrian. Mimik mukanya terlihat serius. Blue yang tidak jauh dari Zie tampak sedang mengecek kotak berisi peluru yang berada tepat di depannya sambil membandingkan dengan dokumen yang dipegangnya.


Zie dan Blue tidak melakukan pengawalan terhadap Juan karena hari ini Juan kembali bekerja dari rumah. Sebagai gantinya mereka berdua bekerja di ruangan kerja Adrian untuk mengungkapkan sosok insider di antara para bodyguard.


Tiga orang lainnya juga tampak sibuk di ruangan itu. Mereka adalah anggota team kecil yang dibawa oleh Adrian dari Agency nya. Mereka adalah ahli IT yang memilki kemampuan untuk melakukan penyelidikan karena pernah bekerja untuk interpol.


Setengah jam kemudian, Adrian dan Juan datang memasuki ruangan. Mereka sudah berjanji untuk mengadakan pertemuan di sana jam 4 sore ini. Zie mengecek jam tangan digital dipergelangan tangannya, sudah menunjukkan jam 15.58.


Melihat kedatangan Adrian dan Juan, 5 orang yang sedang berkutat dengan kesibukan mereka masing-masing langsung berdiri dan berjalan menuju meja meeting yang berbentuk persegi panjang dengan kursi saling berhadapan dan tersedia papan kaca yang berisi informasi dan daftar tersangka sementara yang mereka dapatkan. Sebuah laptop dan infokus sudah terpasang dan siap untuk digunakan.


Tampak 7 orang duduk saling berhadapan dengan 1 orang memimpin di ujung meja. Adrian adalah sosok yang duduk di ujung meja dan memimpin pertemuan mereka hari ini. Juan dan Zie duduk di sebelah kiri dan kanannya, dengan Blue duduk di sebelah Zie. Sementara tiga orang lainnya duduk di kursi kosong lain yang tersisa, mereka adalah Agent Kay, Agent El dan Agent Big.


"Kita berkumpul disini untuk membahas hasil penyelidikan yang telah kita lakukan terhadap kasus penembakan kemarin. Ada beberapa petunjuk baru yang berhasil kita dapatkan. Kita mulai dari peluru yang digunakan. Seperti yang kita ketahui bahwa peluru yang digunakan adalah peluru dari agency ku dimana jumlahnya terbatas dan orang-orang yang menggunakannya sudah terregistrasi. Berdasarkan hal tersebut saja sudah dapat dipastikan bahwa pelakunya adalah pasti orang dalam. Yang menjadi teka-teki adalah siapa orang tersebut."


"Di acara tadi malam tidak ada senjata api bisa memasuki pesta, kecuali para bodyguard yang diizinkan membawa senjata api. Itupun hanya senjata api yang telah kita tentukan dan beri tanda beserta peluru nya agar mudah melakukan pembeda untuk mengungkap insider di team pengawalan keluarga Mahaputra."


"Setelah acara usai, Agent Big langsung mengumpulkan seluruh senjata api yang diberikan beserta seluruh pelurunya. Agent Big, bagaimana hasil uji balistik?" Adrian bertanya pada Agent Big yang bertubuh besar sesuai dengan code name nya.


Agent Big berdiri dan membagikan kertas hasil tes balistik yang telah dia lakukan tadi pagi. Agent Big memberikan kode kepada Agent El untuk membuka slide presentasi nya karena Agent El hari ini bertanggung jawab untuk mengoperasikan komputer dalam meeting hari ini.

__ADS_1


"Ini adalah data catatan hasil tes Balistik yang telah dilakukan kepada 50 orang bodyguard yang bergabung dalam team pengawalan keluarga Mahaputra. Hasilnya adalah terdapat 8 senjata yang memiliki jejak mesiu yang menandakan senjata pernah digunakan. Namun dari hasil pengecekan lebih mendalam diketahui bahwa senjata-senjata tersebut terakhir digunakan adalah paling cepat 5 jam sebelum kejadian penembakan. Jadi dapat disimpulkan bahwa senjata api yang digunakan bukan senjata api yang kita bagikan. Berarti ada senjata lain yang berhasil masuk ke ruangan pesta tadi malam." Agent Big memberikan kesimpulannya.


"Terima kasih Agent Big, selanjutnya Agent Kay telah memiliki data bodyguard yang memiliki jumlah peluru kurang dari 10. Karena masing-masing bodyguard hanya diberikan 10 buah. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Agent Kay total ada 10 orang yang memiliki jumlah peluru kurang dari 10, bukankah begitu?" Adrian memberikan sinyal agar Agent Kay memberikan penjelasan. Melihat Agent Kay berdiri Agent El langsung membuka slide presentasi Agent Kay.


"Ini adalah daftar nama 10 orang yang memiliki jumlah peluru kurang dari 10." Agent Kay membagikan daftar nama Agent beserta Agency asal, jumlah peluru yang berkurang dan alasan peluru berkurang.


"Berdasarkan keterangan yang diakui ke 10 Agent tersebut aku mencocokan datanya dengan data yang telah dikemukakan Agent Big sebelumnya. Ke 8 orang yang senjatanya telah digunakan dalam hasil tes balistik tadi pagi semuanya diketahui memilki jumlah peluru kurang dari 10. Ini adalah daftar 8 orang yang sana yang telah diberikan Agent Big. Dari 8 orang ini, 6 orang menggunakan senjata dan pelurunya saat mereka sedang adu kemampuannya menembaknya. Masing-masing dari mereka menggunakan 1 peluru. Jejak peluru dan selongsongnya berhasil dikumpulkan karena mereka berlatih di taman belakang menggunakan peredam."


"Satu orang menggunakan senjatanya saat mengawal Pak Bian dia adalah Agent Cloud. Agent Cloud menembakan senjatanya karena dia curiga pada kendaraan yang mengikuti mereka. Tembakan itu digunakan sebagai peringatan saja. Setelah di tembakan mobil tersebut berhenti membuntuti mereka." Juan yang memang sudah mendengar dari Bian tentang mobil yang mengikutinya itu menganggukkan kepalanya.


"Satu orang lagi yaitu Agent Shark menembakan senjatanya karena dia melihat ular di halaman belakang yang hampir mematuk anak seorang pelayan yang sedang bermain. Dengan refleks dia menembak ular tersebut. Ada 2 Agent yang lain sebagai saksi mata kejadian tersebut."


"Dua Agent sisanya menyatakan bahwa mereka kehilangan pelurunya, dan mereka yakin bahwa ada yang mencuri peluru mereka. Kedua Agent tersebut adalah Agent Sky dan Agent Lee. Mereka mengaku kehilangan pelurunya saat melakukan pertukaran jadwal penjagaan. Saat itu hampir semua Agent berkumpul saat dilakukan pembagian tugas penjagaan untuk pesta tadi malam. Saat meeting dilakukan seluruh persenjataan diletakkan di loker terkunci. Saat mereka kembali mengambil senjatanya dan melakukan pengecekan baru diketahui bahwa peluru mereka menghilang masing-masing satu buah."


"Dari hasil penyelidikan tersebut dapat disimpulkan bahwa peluru yang di gunakan adalah milik Agent Sky dan Agent Lee. Namun masih belum terungkap apakah mereka benar-benar kehilangan pelurunya karena ada yang mencuri atau mereka hanya mengarang cerita saja." Agent Kay menutup presentasinya dan kembali duduk di kursinya.


"Berarti pelakunya adalah bisa siapa saja yang mencuri peluru Agent Sky dan Agent Lee atau malah mereka sendiri berbohong untuk membuat alibi."


"Mengingat kejadian kemarin, sesuatu yang pasti adalah tersangka berada di dalam Aula pesta. Untuk sementara kita bisa mencoret Daftar Agent yang berada di luar Aula. Selain aku dan Blue, total ada 15 Agent lain di dalam Aula. Ini adalah daftar ke 15 Agent tersebut beserta posisinya. Aku sudah melakukan verifikasi dengan data di CCTV. Dari ke 15 Orang di daftar tersebut, 6 Orang ada si daftar Agent yang kehilangan peluru." Zie bangkit dari duduknya dan menyampaikan pemikirannya.

__ADS_1


"Aku pikir bisa saja insider itu sengaja menggunakan pelurunya dan mencuri peluru lain untuk memperkuat alibinya. Dia pikir dia akan terbebas dari kecurigaan atas pelurunya yang berkurang dengan mengambil peluru lain sebagai gantinya." Agent Blue menambahkan.


"Sangat masuk akal, insider ini sudah sangat memperhitungkan langkahnya. Selain itu aku menemukan bahwa ada pertukaran


tugas penjagaan dari 6 orang di antara 15 tersangka yang berada di ruang pesta, dan anehnya ke 6 orang itu adalah mereka yang kehilangan pelurunya. Sebelum penembakan terjadi, ke enam orang tersebut berada di pos penjagaan yang tidak seharusnya. Jadi menurut ku tersangka utama kita saat ini adalah 6 orang ini. Mereka adalah Agent Sky, Agent Lee, Agent Cloud, Agent Shark, Agent Leo dan Agent JD. Ini adalah profil mereka dan data perpindahan pos mereka." Zie membagikan hasil temuannya pada mereka uang langsung mereka pelajari dengan seksama.


"Aku setuju dengan kesimpulan Agent Zie, merekalah yang paling mencurigakan, karena mereka seperti sengaja membuat alibi mengenai kehilangan peluru. Keberadaan mereka di aula pesta di tambah dengan mereka mengganti pos penjagaan tanpa perintah sudah merupakan bukti yang jelas." Zie sempat kaget saat mendengar ucapan Blue tersebut. Tidak disangka Blue yang sering ribut dengannya bisa mendukung argumennya.


Adrian, Juan dan ketiga Agent lain tampak menganggukkan kepalanya tanda mereka setuju.


"Selain itu, lita juga belum tahu senjata yang digunakan untuk melakukan penembakan. Senjata tersebut akan menjadi barang bukti yang tidak terbantahkan jika di temukan." Agent El menambahkan.


"Benar sekali. Kita sudah memiliki 6 orang tersangka kita awasi dan selidiki mereka lebih dalam lagi. Kita harus segera menemukan senjata yang digunakan mereka untuk menembakan peluru tersebut. Untuk sementara kita cukupkan sampai disini. Ingat apa yang kita bahas si ruangan ini jangan sampai ada yang keluar sedikitpun." Adrian mengingatkan yang dibalas dengan tatapan penuh kesungguhan dari mereka semua.


Zie, Blue, Juan dan Adrian berjalan keluar ruangan secara bersamaan. Sementara 3 Agent lainnya melanjutkan penyelidikan mereka. Juan yang melihat hasil kerja mereka merasa cukup puas melihat kerja mereka yang gesit.


"Agent Zie, besok mulai dari jam 7 pagi adalah waktu off mu. Ingat jam 9 malam harua audah kembali dan melapor pada ku disini." Adrian mengingatkan. Mendengarkan kabar bahwa besok dia akhirnya bisa bebas Zie tersenyum. Jika bukan karena ada Juan san Blue, Zie pasti sudah melompat kegirangan dan memeluk Adrian.


Juan dan Blue menatap Adrian penuh pertanyaan. "Ya, aku memberikan izin off untuk Agent Zie besok apa ada masalah?" Tanya Adrian yang tidak bisa dijawab oleh Juan ataupun Blue.

__ADS_1


__ADS_2