
Sore itu, rombongan Juan kembali ke Jakarta menggunakan pesawat carter. Pengawalan bodyguard semakin diperketat, selain itu Kevin tentara bayaran yang membantu mereka juga pergi bersama. Juan dan Adrian meminta Kevin masuk kedalam team pengamanan. Tugas Kevin adalah untuk melindungi Zie tanpa Zie ketahui. Mereka akan mengatur strategi untuk itu.
Pesawat sudah berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta, Juan dan rombongan di jemput mobil limosin hitam dengan kaca anti peluru. Di dalam limosin tersebut duduk Juan, Adrian, Zie dan Kevin sementara Blue duduk di kursi depan bersama dengan sopir.
"Zie, bagaimana kondisi mu? apakah masih sakit kepala?" tanya Juan memulai percakapan.
"Aku sudah pulih, besok juga sudah bisa kembali bertugas " Jawab Zie enteng. Juan, Adrian dan Kevin saling bertukar pandangan. "Yah, apa yang kalian sembunyikan?" tanya Zie yang curiga melihat tingkah mereka.
"Ti..tidak ada yang disembunyikan." Jawab Juan.
"Zie, coba kamu lihat Juan!" Adrian menyuruh Zie menatap Juan yang langsung diturutinya. "Kamu lihat bahu Juan masih terluka. Selain itu banyak luka sayatan terkena duri di tubuhnya juga." Zie menganggukkan kepalanya tanda bahwa dia bisa melihat semua luka itu.
"Dengan kondisi Juan yang tidak terlalu baik, itu artinya Juan akan beristirahat di rumah dan tidak akan melakukan perjalanan. Kita sebagai team pengamanan otomatis akan melakukan penjagaan juga di rumah. Sementara itu, kamu boleh beristirahat juga untuk memulihkan kondisi. Aku dan Blue akan melanjutkan penyelidikan terhadap Bimo Anggoro." Adrian mengatakan hal yang sudah dia diskusikan dengan Juan sebetulnya.
"Betul Zie, aku rasa aku perlu beristirahat beberapa hari sebelum kembali ke kantor. Beberapa pekerjaan masih bisa di handle oleh orang lain, jika pun ada yang harus aku tangani langsung bisa aku kerjakan dari rumah." Juan meyakinkan Zie, bahwa memang dia yang ingin beristirahat.
__ADS_1
"Baiklah jika begitu, namun aku ingin dilibatkan jika ada hal baru yang berhasil diketahui selama penyelidikan." Zie memberikan tatapan memohon pada Adrian, Adrian tentu saja akan luluh.
"Aku pasti akan memberitahumu setiap perkembangan dalam penyelidikan, kamu tenang saja." Adrian menatap Zie dengan perasaan bersalah karena menyembunyikan kenyataan bahwa target mereka sekarang adalah Zie, namun apa boleh buat dia melakukannya demi kebaikan.
Kevin yang duduk diam diantara mereka memperhatikan Zie yang saat ini terlihat lemah dan mengerti kenapa Adrian tidak ingin memberitahukan kenyataanya. Zie terlihat keras kepala dan pastinya tidak akan mau di atur ataupun dibatasi. Kevin mendengar tentang kehebatan Zie sebagai bodyguard, namun belum pernah melihatnya secara langsung. Walaupun dari apa yang dilakukan Zie selama di pulau untuk bertahan hidup sudah cukup luar biasa, namun Kevin ingin melihat dengan matanya sendiri kehebatan gadis keras kepala yang berada di hadapannya saat ini. Dia ingin tahu apakah cerita yang pernah di dengarnya hanya dilebih-lebihkan atau memang kenyataan bahwa Zie adalah wanita hebat.
Juan yang menyadari Kevin memperhatikan Zie dengan seksama merasa tidak nyaman. Juan khawatir Kevin akan menjadi saingannya untuk mendapatkan Zie. Sebenarnya Juan tidak ingin seorang Kevin yang hebat dan tampan melakukan pengawalan terhadap Zie, tapi apa boleh buat itu sudah keputusan Adrian. Adrian sudah sangat percaya pada kemampuan Kevin, karena mereka sudah saling mengenal cukup lama. Seandainya Juan memiliki kemampuan seperti yang dimiliki Kevin, tentu saja Juan yang akan melindungi Zie dan bisa berada lebih dekat dengan Zie. Memikirkan hal tersebut, Juan tersenyum masam.
Akhirnya Limosin yang membawa mereka sampai di kediaman Juan. Zie langsung disuruh beristirahat di salah satu kamar yang memang sudah menjadi kamar tidurnya sejak sebelumnya. Adrian, Juan, Kevin dan Blue berjanji untuk melakukan pertemuan rahasia malam ini. Mereka tidak ingin Zie ikut, karena yang akan mereka bahas adalah teknis untuk pengamanan Zie. Mereka harus melakukan hal tersebut tanpa Zie sadari tentunya.
"Kita berkumpul malam ini karena untuk membahas apa yang telah terjadi dalam perjalanan ke Maluku kemarin. Kita semua berempat yang ada disini tentu sudah tahu kejadian apa yang sebenarnya terjadi." Adrian menatap satu persatu untuk memastikan bahwa mereka paham apa yang Adrian maksud kan.
"Seperti yang sudah diketahui, awalnya sasaran sindikat BEE adalah CEO Mahaputra group, hal ini berkaitan dengan penambangan nikel yang akan segera dilakukan group Mahaputra. Aksi mereka yang biasanya sangat berhati-hati dan tidak menurunkan banyak orang karena untuk melindungi identitas mereka tiba-tiba menjadi terlihat mencolok. Dengan berani mereka melakukan penyerangan di atas kapal yang dilanjutkan dengan penyerangan di pulau. Ini sangat jauh dari karakter mereka." Juan, Blue dan Kevin mendengarkan Adrian dengan seksama.
"Apa yang menyebabkan mereka menjadi terburu-buru?" Blue bertanya.
__ADS_1
"Mereka terburu-buru karena ada salah satu anggota sindikat BEE yang berhasil mengenali identitas Zie pada saat pesta peresmian anak perusahaan tambang milik group Mahaputra." Jawab Adrian.
"Apa hubungan semuanya dengan Zie?" tanya Blue bingung.
"Aku memang belum pernah menceritakannya pada siapapun tentang hal ini, kecuali Juan aku belem pernah membicarakannya dengan orang lain. Termasuk anggota team ku di Agency. Ini berkaitan dengan identitas Zie yang sebenarnya." Juan yang memang sudah tahu diam saja. Blue terlihat memikirkan banyak hal dalam kepalanya sedangkan Kevin terlihat biasa saja.
"Zie sebenarnya adalah putri kandung dari Wiranata Utama, CEO dari group Utama yang memiliki bisnis di bidang media dan pertanian. 8 tahun yang lalu, putri sulung Utama yang bernama Natha yang juga merupakan istriku memulai bisnis tambang. Sindikat BEE menculik Natha dan Zie yang melihatnya membuntuti mereka, namun sayang keberadaan Zie segera diketahui. Akibatnya Zie ikut ditangkap oleh mereka. Keesokan harinya mereka ditemukan di pinggir pantai dengan Natha tidak bernyawa sedangkan Zie selamat namun kehilangan sebagian ingatannya." Terlihat kesedihan di mata Adrian saat menceritakannya. Blue tampak kaget dan sedikit tidak percaya. Blue mengetahui cerita tragedi 8 tahun yang lalu, karena ada beritanya di media. Blue tidak pernah menduga bahwa Zie mengalami semua itu.
"Zie adalah satu-satunya saksi hidup kejadian 8 thaun yang lalu. Karena berkali-kali mengalami percobaan pembunuhan akhirnya Zie dikirim ke China. Zie di China mempelajari berbagai tehnik bela diri dan mempergunakan senjata. Zie memutuskan menjadi bodyguard karena dalam ingatannya salah satu bodyguard yang mengawal Natha terlibat dalam penculikan. Zie mengingat tato bertulisan BEE ditubuh mereka. Zie memutuskan untuk menyelidiki kasus ini sendiri dengan menyamar menjadi bodyguard. Karena khawatir Zie akan bergabung dengan agency lain karena dia memang memiliki kemampuan, aku memutuskan merekrut Zie di agency milikku. Dengan berada di agency ku, aku bisa melindungi Zie sembari menyelidiki bersama keberadaan sindikat Zie untuk membalaskan dendam kami." Blue ingat bahwa dia juga membaca putri sulung group utama yang meninggal dunia saat itu dalam keadaan hamil. Pantas saja Adrian terlihat sangat sakit hati.
Kevin memandangi kesedihan di mata Adrian. Kevin mengingat 8 tahun yang lalu saat pertama kali bertemu Adrian di Amerika, Adrian menceritakan apa yang dialaminya tentang kehilangan istri dan anaknya. Kejadian tragis yang hampir membuatnya gila, saat itulah Adrian memutuskan bergabung dalam tentara bayaran sampai akhirnya kembali ke Indonesia 3 tahun yang lalu dan mendirikan agency bodyguard untuk menebus perasaan bersalahnya gagal melindungi istri dan calon anaknya.
"Karena keberadaan Zie sudah terungkap, saat ini sindikat BEE memutuskan untuk menghabisi Zie dengan segera. Mereka khawatir Zie akan mengungkapkan identitas mereka. Untuk saat ini Zie belum menyadari bahwa target mereka telah berubah dari Juan menjadi dirinya. Aku sengaja tidak memberitahukan Zie mengenai hal ini. Zie sangat keras kepala dan dia tidak akan suka di atur dan di batasi pergerakannya apalagi dikawal. Zie akan berbuat nekat jika dia tahu bahwa dirinya adalah sasaran utamanya. Untuk itu kita berkumpul disini. Untuk sementara karena sindikat BEE merubah tujuan mereka makan keselamatan Juan tidak dalam ancaman, bukan berarti kita menurunkan kewaspadaan. Saat ini tujuan utama mereka adalah Zie. Apapun yang akan terjadi kita harus melindungi Zie tanpa Zie menyadarinya." Adrian memberitahukan tujuan mereka berkumpul malam ini.
"Aku dan Adrian sudah memutuskan bahwa Zie, Blue dan Kevin akan menjadi bodyguard ku. Dimana kenyataanya Kevin adalah bodyguard untuk Zie. Jadi kita akan melakukan hal seperti biasanya, yang membedakan adalah Kevin bergabung dengan kita. Bodyguard yang lain akan tetap aku siagakan, namun mereka tidak akan mengetahui fakta yang sebenarnya. Seperti yang kita ketahui masih ada mata-mata sindikat BEE diantara mereka. Jadi kita harus lebih berhati-hati." Juan memberitahu rencana yang sudah dia susun bersama Adrian. Blue sebenarnya ingin mengatakan bahwa dia yang akan melindungi Zie, namun sepertinya bukan hal yang tepat untuk di utarakan.
__ADS_1
Setelah berbicara panjang lebar hampir dua jam lamanya, akhirnya Adrian mengakhiri pertemuan mereka. Besok pagi, mereka akan memulai rencana mereka untuk pengawalan Zie. Semoga saja semua akan berjalan lancar seperti yang mereka harapkan.