Bujang Dusun

Bujang Dusun
Memberi Hati bukan Menyakiti,, Je


__ADS_3

" Oya malam ini kalian nginep disini ya..." pinta Rere


" Duuuhhh dek lemak yuk sama pak bos..."


" Udahhh santai aja... kaya baru kenal dia lu... lagian kak Dev malam ini nggak pulang dia lagi ada acara temu clien gitu di luar kota besok sore baru balik... ketimbang gue sendirian kan..."


" Ao lah....mak mane Je...bemalam di rumah ayuk...???" tanya Akbar pada Je


" Saya mah ngikut aja gitu...gimna baik nya aja... " balas Je bingung, bingung musti jawab gimana


" Ya udah lah... nginap yuk kita disini..."


" Oke... kalau gitu lu tidur di kamar lu dan Je di kamar tamu sebelahnya..." tunjuk Rere pada kamar tempat Akbar dulu dan satunya bekas nya dulu, hihihiii jadi flashblack doi pernah di suruh tidur di kamar tamu sama Dev saat mereka masih sama sama gengsi menyadari perasaan masing masing


" Abis ini gue suruh bi Mur beresin..."


" Aku nak pamit pergi mandi kudai yuk... gerah nian ini..."


" Mandi di kamar mandi belakang deket dapur ya.. kamar lu mau diberesin dulu.."


" Mana bae lah..." sahut Akbar langsung bergegas menuju kamar mandi.


Tinggalah Je dan Rere berdua


" Aku emang bukan saudara kandung Akbar...aku ketemu dia di dusunnya saat aku berhasil lolos dari penculikan... mungkin kamu dengar masalah itu... kalau kamu sudah masuk di perusahaan..." ujar Rere membuka obrolan


Je menatap Rere sambil menganggukkan kepalanya pelan


" Dia anak yg baik... rajin... dan bermimpi besar.. aku tertarik untuk membawanya pulang dan waktu itu kak Dev menyetujui nya...aku menyayangi Akbar melebihi saudara kandung..." Rere menatap Je serius


" Hari ini aku melihat dia begitu bahagia membawamu kemari, mengenalkan mu pada ku...aku tau kamu bukan wanita polos yg tak paham dengan cara Akbar pada mu..."


Je terlihat sedikit gugup, saat ini dis terlibat obrolan serius dengan seorang perempuan yg cukup cerdas dan sangat dikaguminya, dia semakin takut salah ucap


" Aku tak mau dia di kecewakan lagi... di sakiti lagi... seperti kemarin kepolosan dia membawa nya mengenal seorang gadis yg terlalu licik untuk nya..."


" Apa kau mencintainya...???" tanya Rere langsung to do point, membuat Je terbelalak dan menatap balik mata Rere


" Pak Akbar baik... sangat baik... dia orangnya lembut, care dan tidak mudah berkata kasar seperti laki laki lain...ta..tapi.... soal perasaan saya sendiri tak paham buk... saya pernah trauma mencintai seseorang... sehingga sulit bagi saya membuka hati untuk laki laki... dan mempercayai ucapannya..." balas Je mencoba berani


Rere menarik bibirnya sedikit


" Akbar mencintai mu... terlalu tulus..."


" T...tapi pak Akbar belum pernah mengungkapkan apapun pada saya buk..."


" Yahhh... karena dia masih ragu dengan dirimu...dia takut kecewa lagi..."


Je terdiam, sebenernya bukan dia tak tau akan perasaan Akbar padanya, hanya terkadang sikap Akbar suka berubah ubah dan membuatnya tak yakin jika lelaki itu punya rasa padanya, apalagi trauma di hianati dan di kecewakan membuatnya tak mudah menjatuhkan hati pada laki laki yg terlihat manis dan lembut padanya, dia takut terlalu percaya diri yg justru malah menghancurkannya lagi


" Je....!!!" panggil Rere membuyarkan lamunannya

__ADS_1


" Jangan sakiti Akbar, jangan kecewakan hatinya dengan permainan mu... dampingi dis sampai dia berhasil mencapai mimpi mimpi nya...Jangan sampai rasa trauma mu membuatmu menjadi gelap hati dan menyakitinya..."


Je menelan saliva nya


Jujur dia tak paham dengan maksud yg disampaikan Rere padanya, tapi sepertinya istri pak presdir ini mengerti apa yg bahkan tak bisa di pahami Je


" Bu Grace... Dia begitu mencintai pak Akbar..." entah muncul dari mana tiba tiba Je refleks menyebutkan itu


" Yahhh... aku tau... aku pernah bicara dengannya... tapi Akbar tak ada rasa padanya..berbeda dengan mu...Akbar sangat mengagumi mu...tulus mencintai mu..."


" Jadi pak Akbar nggak ada rasa sama bu Grace.. " gumam Je sedikit lega mendengar penjelasan Rere soal kekhawatirannya selama ini


" Serius nian kalian ini... lagi ngomong ape sihh..." tegur Akbar sedikit bingung melihat dua perempuan itu duduk dengan posisi tegap dan ekspresi tegang, seperti sedang ada pembahasan yg serius


" Kepo deh... biasalah kita lagi ngobrol seputar cewek... apalagi Je juga dari jawa kan...???" balas Rere memblokir kebingungan Akbar


" I..iya buk saya dari Kendal..." sahut Je


" Duuuhhh untung beneran Je dari jawa kalau nggak bisa curiga si bujang Lahat ini..." gumam Rere lega


" Oohhg kamu dari Kendal... kita tetanggaan ya... aku Solo dan Banjarnegara...,"


" Daerah Dieng...???" tanya Je


" Yahhh deket deket situ lah... kalau Die lagi musim dingin tempat ku juga ikutan beku hahaha..." balas Rere sok asyik


" Turun dari Dieng kearah Batang belok dikit udah nyampai Kendal yah... eeehhh kamu Kendalnya mana...???"


" Ohhh iya iya... setelah Weleri berarti ya... kirain daerah pinggiran laut atau kalau nggak Kaliwungu..."


Akbar garuk garuk kepala, entah sepertinya dua oranh ini sedang menceritakan denah Peta di planet Mars tak ada satupun yg ia tau


Karena melihat bi Mur sudah selesai memberesi kamarnya, Akbar langsung segera pamit ke kamarnya


" Balek aku lah... dek keruan kalian ini bahas ape... Kaliwungu... kecepirit.. apelah itu dek paham aku..." gerutu Akbar manyun


" Cepiring Akbar... ngawur aja lu plesetin tempat orang...," sahut Rere nyengenges, bangga banget kek nya dia bisa bikin Akbar bingung hahaha


" Balek lah kudai aku..."


" Ao... sane..." ledek Rere lagi menirukan logat Akbar yg biasanya ia lakukan


Je hanya tersenyum


Rere orang nya super supel, asyik dan rame


tapi dibalik itu semua dia adalah wanita yg tegas, cerdas dan punys tingkat kejelian dan insting tinggi, luar biasa wanita satu ini


" Kamu tau kan maksud obrolan kita tadi...???" wajah Rere kembali serius, setelah Akbar pergi ke kamarnya


" Jangan beri harapan jika kamu sendiri masih ragu pada harapan itu, jangan memaksa diri menyambut apapun dari Akbar jika kamu sendiri tak sanggup bertanggungjawab pada komitmen itu..."

__ADS_1


" Mungkin saya memang meragu buk... tapi tak ada sedikitpun niat untuk mempermankan..."


" Yahhh... makanya kenali hati mu dulu pahami diri kamu dulu, baru kamu berikan pada orang lain...jangan asal memberi tanpa kamu sendiri tau apa yg kau mau dengan hatimu..."


Je kembali diam, kali ini dia benar benar memahami maksud ucapan Rere,


" Yaudah masuk kamar Je udah malam... istirahatlah..." Rere beranjak menuju kamarnya


" Iya buk saya permisi..." Je segera bergegas ke kamarnya yg terletak di sebelah kamar Akbar, begitupun Rere yg langsung naik tangga menuju kamarnya, sayup sayup terdengar babby Al nangis kebangun, Rere segera mempercepat langkahnya


" Dem selesai curhat kalian..???" tanya Akbar yg nyembul dan hanya memperlihatkan kepalanya saja dari balik pintu


" Udah pak... kirain udah tidur..."


" Masih penasaran... apa sih yg kalian obrolin...???"


Je terkekeh melihat sifat kekanankan Akbar yg terlihat lucu


" Urusan perempuan..."


" Huuuhhh ame la dem urusan perempuan dek la pacak di ganggu gugat..." gerutunya manyun


Je terkekeh sambil langsung menuju kamarnya, cepat ia tutup rapat, Je berdiri di balik pintu menyandarkan tubuhnya disana


mengingat lagi ucapan ucapan Rere tadi


" Aku sadar... aku saja belum siap membuka hati ku tapi aku sudah memberikan peluang untuk pak Akbar merasa aku menyambutnya...aku sendiri saja masih belum siap dengan hati ku tapi aku seolah memberi harapan pada hati lain... dia terlalu baik, dia terlalu tulus.. tak mungkin aku menyakitinya..." Je menggigit bibir bawahnya sembari terpejam


Risalah hati memang membingungkan


" Lalu apa aku ini mencintainya...???" tanya Je pada dirinya sendiri


" Aku terlalu pengecut... terlalu takut... takut kecewa lagi... tapi aku sendiri menyakiti hati lain...."


" Pak Akbar kenaps kamu saat ini membuat ku dilema pada hati ku sendiri....!!!!"


Bersambung~


Buat kance kance gale yg dem galak terus suport author amatiran ini...


Author hanya mengucapkan terimaakasih yg sebesak besak nyo...


Dukungan kalian semua sangat berarti dan memberikan semangat tersendiri bagi author


Semoga karya author yg tak seberapa ini bisa dinikmati memberikan hiburan dan bermanfaat yaaahhh...


Hihihiii


I lopp lopp kalian semua...


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2