
" Besok sudah ku putuskan untuk publikasikan status pernikahan kita... aku mau semua orang tau kalau kita adalah pasangan suami istri yg sah..." ucap pak bos tiba tiba disela sela sarapan pagi
" Aku mau mengumumkan nya di kantor hari ini..."
Rere langsung terbatuk kaget
" Kalau dulu aku menutupi status ini karena aku blm siap... tapi sepertinya tidak untuk sekarang... toh kita juga sudah melakukan hubungan layaknya suami istri..."
*Uhhhuuukkk
Uhhuuuukkk*
Rere kembali terbatuk, Akbar langsung menyodorkan segelas air putih untuk Rere.
" Serius...???" tanya Rere setelah mengatur nafasnya dengan baik
" Kenapa nggak...!!! biar semua orang tau kalau kau sudah bersuami..." sahut pak bos dingin
" Yuk... sepertinya pak bos tau deh kalau kemarin kaba ketemu Pino..." bisik Akbar
" Vino... bukan Pino...!!!" Rere balik berbisik
" Tapi tau dari mana yah...???"
" Ngikutin kita mungkin..."sahut Akbar, sebenarnya sih doi tau kalau kemarin pak bos emang kepergok ngikutin mereka kepasar, pak bos tau betul saat Akbar beradu mulut dengan Vino
" Kok gue nggak menyadarinya ya..." keluh Rere
" Tak perlu bisik bisik... ini meja makan bukan ajang gosip..." tegur Dev dengan suara ketusnya lalu segera pergi meninggalkan meja makan
" Kak Dev...!!!" panggil Rere mengejarnya
" Aku seneng kalau kamu akhirnya mau mempublikasikan status kita kesemua orang..."
" Hmmm... supaya laki laki yg mau mendekatimu tau kalau kamu sudah bersuami..." sahut Dev
Akbar hanya cekikikan sambil menghabiskan sarapan paginya, rupanya pak bos kalau lagi cemburu lucu juga, uring uringan kaya cewek PMS hihihiii
Rere dan Dev sempet beradu mulut sedikit, dan Dev mengaku kalau tak nyaman dengan pertemuan Rere dgn Vino
" Yuk ade pesta dide atau makan makan gitu minimal...???" Akbar menyela setelah pusing mendengarkan perdebatan mereka
__ADS_1
" Pesta makan... itu saja yg kau pikir...!!!" omel Dev
" Kasssiiiaaaaannnn..." Ejek Rere
Akbar hanya merengut tak lagi menjawab
****
Setibanya Akbar di kantor suasana kantor sudah begitu ramai, semua karyawan sudah berkumpul diruang aula sambil berbisik bisik tanya satu sama lain yg mereka semua tak ada yg tau jawabannya, emang hobby orang kepo ya gitu
" Ayo Bar... ikut ke ruang aula.. pak presdir mau bikin pengumuman penting..." ajak Vieny sambil menggandeng lengan Akbar
Akbar hanya meringis, dia bahkan sudah tau apa isi pengumuman itu
Vieny menggandeng tangan Akbar mengrumun masuk barisan, beberapa orang di dekat mereka jadi beralih menatap mereka berdua
" Gandengan kaya mau nyebrang..." celetuk di Monik, cewek yg terkenal paling ketus di kantor
" Nggak malu diliatin banyak orang..." Ajeng ikut menimpali
Vieny cuek malah seolah bangga menjadi pusat perhatian banyak karyawan dengan menggandeng Akbar, doi makin erat dan bergelayut di lengan Akbar.
Akbar yg menyadari merasa risih menjadi pusat perhatian dan gosip, mereka bahkan lupa topik utama yg sedang dibahas
" Nggak enak Vin... jangan gandeng gitu ya.." ucap Akbar dengan penolakan halus
" Nggak papa atuh Akbar.. mereka aja pada syirik...gue nyaman kok disamping lu..." bujuk Vieny sedikit manja, namun bibirnya mengerut kecewa atas penolakan Akbar
" Jangan ya.. ini dikantor.. harus profesionalitas..."
Candy yg kebetulan memperhatikan Akbar hanya tersenyum, Rere benar Akbar ini emang polos, lugu, tapi baik dan penurut
Dia tau betul mana profesionalitas mana personal.
" Mohon tenang ya untuk bapak ibu semua... presdir akan segera masuk ke aula dan menyampaikan kabar bahagia nya... dimohon semua untuk tenang dan menyimak dengan baik...!!" Grace mengambil alih komando menggunakan pengeras suara, doi berdiri paling depan menghadap ke audien.
Semua langsung diam, fokus menatap kedepan, semua sangat penasaran dengan pengumuman penting yg akan segera di sampaikan presdir.
Dev masuk bersama dengan Reza asisten pribadinya, lalu berdiri di depan menghadap semua karyawannya, mengambil alih pemgeras suara
" Selamat pagi rekan rekan semua... mungkin kalian bingung kenapa saya mengumpulkan kalian semua disini pagi ini... yah seperti yg kalaian ketahui saya mau menyampaikan satu kabar terbahagia saya.. agar kalian paham...Jadi sekitar 5 bulan yg lalu saya sudah menikah dengan seseorang..."
__ADS_1
Semua terkaget dan saling pandang saat pak bos menjelaskan bahwa dia sudah menikah
" Saya tau kalian bingung, awalnya pernikahan itu karena sebuah perjodohan atas janji persahabatan my dad dan teman baiknya, makanya pernikahan itu saya sembunyikan statusnya, bahkan hanya keluarga dekat saya yg tau soal status ini..."
"Tapi hiri ini saya mau kalian menjadi saksi bahwa saya Deven Williyam Kiel telah jatuh cinta dengan sepenuh hati terhadap istri saya...saya mau semua orang tau bahwa sata adalah milik nya dan dia adalah milik saya..."
Audien sedikit ramai, semua saling bertanya siapa perempuan yg sangat beruntung telah menjadi istri pak presdir yg tampan gagah dan kaya ini
Padahal tinggal dengerin kan malah nggak ribet tapi jiwa kepo manusia tak bisa dikalahkan
" Istriku Rere Prysillya kemarilah... biarkan semua orang tau kalau kau adalah istriku..." pak bos mengulurkan tangan kearah Rere yg membuat semua mata mengikuti dan menatap Rere tajam
Ada yg histeris, terharu dan ada pula yang syok dan iri
Yahhh begitulah sifat manusia
Rere maju kedepan, dan diiringi teoukan tangan meriah dari semua orang.
Dan selanjutnya seperti yg diceritakan di novel Rere dan Dev ya... Akbar malas membahasnya disini, karena dia sibuk mencicipi kue kue hidangan kantor.
Setelah Pak bos dan Rere keluar aula, bu Grace kembali mengambil alih suasana
" Demikian ya rekan rekan pengumuman dan kabar bahagia pak presdir kita doakan bersama semoga keluarganya bahagia selalu... dan hari ini semua free kerja.. setelah menyantap hidangan bisa boleh pulang atau yg mau lembur silahakan..."
Semua bersorak ramai bahagia, jarang jarang kan dapat double bonus gini.
Akbar meneguk segelas sirup merah sambil mengingat sorakan orang orang tadi menyuruh pak bos berciuman dengan ayuk Rere
Sebahagia itu Akbar melihat wajah Rere
" Hmmmm ame la aku dem sukses aku pacak pule berbuat ma itu dek Picil... ku buat dia lebuh bahagia dan romantis ketimbang pak bos tadi... semangat Akbar kaba harus kerja keras...!!!!" ucap nya menyemangati diri sendiri,
Saat ini selain wajah umak bayangan wajah Picil juga menjadi salah satu penyemangat Akbar untuk mencapai cita citanya.
" Aku harus lebih giat lagi pdkt nga dia.. jangan sampai keduluan orang lagi... bisa patah hati berkali kali aku...!!!"
Bersambung~
Boom like , komen dan Vote ya..
Dukungan dari Readers sangat membuat Author makin excited dan lancar dalam berimaginasi
__ADS_1
Happy Reading...