Bujang Dusun

Bujang Dusun
Di Villa Danau Mas


__ADS_3

Akhirnya setelah melewati jalan berkelak kelok mereka tiba juga Di Danau Mas Curup,


Akbar langsung tancap gas naik ke Villa,


Yuups


Jalan menuju Vila harus melewati tanjakan yang lumayan curam dan berkelok, setelah itu berhenti di tempat lapang depan Vila, dibawahnya hamparan pemandangan dari Danau Mas akan membuat mata terkagum kagum


Sayang nya kedatangan mereka sudah malam jadi Akbar langsung mengajak Grace ke dalam Vila, setelah mengobrol sebentar dengan penjaga Villa mereka pun akhirnya diantar ke kamar untuk beristirahat,


Lumayan melelahkan juga perjalanan hari ini


" Wahh dingin juga ya disini..." ujar Grace sembari memeluk tubuhnya sendiri


" Ao... disini memang dingin..." sahut Akbar sembari meletakkan koper disudut kamar


" Ini sih kaya di daerah nya bu Rere... di dataran tinggi Dieng... hampir sama lohhh... banyak tanaman sayuran... udara nya dingin... banyak kabut..." ujar Grace lagi sembari duduk ditepi ranjang


Sesaat mengingat tempat tinggal ayuk Rere jadi ingat tempat yang dulu mereka bicarakan dengan Je waktu Akbar mengajak Je berkenalan dengan Dev dan Rere, mereka bahkan terlihat begitu klop dan akrab membahas tempat tempat yang mereka sama sama tau


Akbar jadi mellow..


Grace menatap Akbar bingung,


" Kamu kenapa...???" tanya Grace


" Dide... hanya lelah bae..." dusta Akbar menyembunyikan rasa rindu nya pada Je yang tiba tiba merayap begitu saja,


Aahhh Akbar sungguh merasa berdosa pada Grace...


" Yaudah mandi dulu gih... nanti gantian..." perintah Grace


Akbar hanya mengangguk lalu segera masuk ke kamar mandi


Grace melihat sepertinya Akbar melupakan sesuatu, Grace segera membuka kopernya mencari sesuatu yang dilupakan Akbar


" Duuuhh dimana sihhh kayaknya tadi aku taroh dipaling atas dehhh..."


Bunyi suara kran membuat Grace makin panik,


Setelah barang yang dicari nya ketemu, dia langsung bergegas ke arah kamar mandi.


Antara mau ngetuk pintu kamar mandi tapi canggung, kek nya Akbar sudah mulai mandi, tapi...


Toookkk toookkk


" Eeemmm kamu udah mulai mandi...???" tanya Grace ragu


" Ao... ngape...??? mau mandi bareng...???" sahut Akbar dari dalam


Huuhh rese' juga malah dikira ngajak mandi bareng


" Ng...nggak lah..." sahut Grace


" Aku mau ngasih kamu handuk..."


" Disini kan dem di sediain handuk..." balas Akbar


" Takut nggak seteril... nihh pakai handuk kamu yang dirumah aja udah tak siapin..."


Cklek


Pintu kamar mandi dibuka, Grace malah dag dig dug takut ada penampakan yang membuat nya khilaf

__ADS_1


Akbar keluar hanya menggunakan kolor, membiarkan dada bidang nya terlihat oleh mata Grace yang masih suci, rambut Akbar penuh dengan shampo,


Grace menelan saliva nya kuat kuat, duuhhh dada bidang itu... mana basah menggoda lagi


" Hmmm bilang bae kaba nak ngerjai aku mandi kan..." ledek Akbar yang melihat Grace terpana melihat nya


Grace langsung tersadar langsung menutup matanya sembari menyerahkan handuk ditangannya pada Akbar


" Niihhh handuk mu...!!!"


Cup


Satu kecupan hangat mendarat tepat dibibir Grace, lagi lagi Akbar menodai kesucian Grace yang masih terjaga rapi


" Telat banget sih tutup mata setelah ngliat aku..." bisik Akbar ngeledek


Grace hanya diam, lalu mundur selangkah, mereka terlalu dekat membuat Grace makin salting dan degdegan abis


" Udah buruan mandi..."


" Ngape dek bareng bae..."


" Iiihhh ogah... udah sana buruan...!!!"


Akbar kembali masuk ke kamar mandi dengan senyum manis yang mengambang, rupanya dia telah berhasil membuat Grace kelabakan dengan ulah jahilnya


Begitu pintu ditutup, Grace langsung bernafas lega


Dia segera minum air putih sebanyak banyaknya untuk menenangkan pikiran kotornya, diracuni Akbar barusan


Selang beberapa menit Akbar keluar kamar mandi sudah dalam kondisi wangi tapi lagi lagi Akbar hanya memakai handuk untuk melilit pinggangnya, dada bidang nya dibiarkan terbuka begitu saja,


Grace buru buru masuk kamar mandi dan menutupnya cepat, takut Akbar iseng tiba tiba masuk, langsung doi mandi tak peduli cuaca diluar dingin, sangking gugupnya sampai lupa nggak pakai air hangat


Selesai mandi, Grace yang lupa bawa ganti, terpaksa hanya memakai handuk kimono nya keluar kamar mandi,


Lagi lagi Akbar tengah duduk bersandar di ranjang sembari menatapnya lekat, sepertinya sengaja Akbar menunggui nya mandi


Grace reflek langsung menutupi bagian dada nya, membuat Akbar tersenyum geli melihat tingkah polah Grace,


Umurnya boleh lebih tua selisih hampir lima tahun, tapi... Grace disini terlihat lebih polos dan lugu


Grace sedikit kesusahan mengambil baju ganti di koper, selain lebih dekat dengan Akbar, bahkan sampai Akbar bisa mencium aroma wangi segar tubuhnya, dia juga harus mengambil daleman nya, yang jangan sampai dilihat Akbar


Grace segera berlari ke kamar mandi buat ganti baju, namun langkah nya tercengkal dengan tangan Akbar yang tiba tiba mencengkal nya dan langsung memeluk pinggangnya erat


" Mau kemana sih..." bisik Akbar, nafas hangat nya meremangkan bulu bulu halus di sekujur tubuh Grace


" M...ma..mau ganti baju..." sahut Grace gugup


" Nggak usah lah... gini aja cantik..." puji Akbar, dengan tiba tiba mencium tengkuk Grace sensual, menbuat Grace menggelinjang menahan geli


" Sayang...." panggil Akbar lembut


" Kayaknya udah waktunya kita mengabulkan keinginan umak... supaya balek rumah kita pacak ngasih umak oleh oleh..."


Glek


Grace menelan saliva nya seret, permintaan yang sebenarnya selama ini ditunggunya, tapi juga membuatnya merinding rada takut, nervouse campur aduk tak karuan


Grace sama sekali tak punya pengalaman soal ini


" Kamu bersedia kan...???" ajak Akbar penuh arti, tatapan mata Akbar melelehkan hati Grace

__ADS_1


Grace hanya diam, dia tak tau harus berbuat apa, membiarkan Akbar menautkan bibirnya dengan lembut namun menuntut


Ciuman pertama bagi Grace, pengalaman pertama disejarah hidupnya


Akbar memainkan ciuman panasnya dengan lembut, melu**t bibir Grace berkali kali, menghi**pnya penuh rasa, membimbing Grace yang kaku dan mematung untuk mengikuti permainan nya


Akbar tak membuang kesempatan dia terus memainkan permainan nya


Menciumi leher jenjang putih Grace yang mulus terawat, membuat Grace menahan tawa kegelian


Meninggalkan beberapa tanda kepemilikan disana


Malam yang dingin, Di Villa Danau Mas menjadi saksi, saat penyatuan cinta mereka terlaksana dengan baik


Entah siapa yang memulai duluan tapi kini keduanya sudah sama sama polos tanpa sehelai benang pun,


Mereka tengah menguras keringat, menyatukan hasrat, sampai tenaga habis tak tersisa


Grace menerima semua nya dengan ikhlas, dia telah melepaskan mahkota nya yang selama ini dijaga nya dengan baik


Dipersembahkan untuk laki laki yang sangat dicintainya, yang kini bahkan memang berhak atas tubuhnya bagian manapun


Akbar mengecup kening Grace lembut, lalu merangkul gadis itu yang kepayahan setelah menerima serangan hebat darinya


Ini juga pengalaman pertama bagi Akbar, dia telah berhasil melaksanakan tugas pertamanya dengan baik


" Makasih sayang... sudah memberikan ini untuk ku..." ucap Akbar lembut


Grace menelusupkan kepalanya didada bidang milik Akbar, dada ini semenjak malam ini adalah tempat ternyaman untuk nya bersandar


" Ku harap setelah ini... kamu benar benar telah mencintai ku Bar... aku sudah menyerahkan mahkota ku yang kujaga selama ini untuk mu... tolong jangan sakiti hati aku... aku tak sanggup..." pinta Grace


" Pasti sayang... aku sudah membuka hatiku untuk mu... aku sudah nyaman dengan mu... aku bahagia hidup dengan mu... jangan lagi risau... jangan lagi takut... aku akan menjagamu seumur hidupmu..." sahut Akbar meyakinkan


" Secepatnya hadir si malaikat kecil ya... biar umak senang..." ucap Grace penuh harap


" Ame kaba galak cepat... dek pacak ame baru satu kali... harus sering sering dan berkali kali..." balas Akbar dengan kerlingan penuh arti


" Kaya sekarang....!!!" Akbar langsung menyergap Grace lagi, langsung menghujani nya dengan permainan panas lagi, membuat Grace kuwalahan, Akbar langsung membaringkan tubuh Grace dan menindihnya


Malam ini mereka melakukannya berkali kali, sampai keduanya lelah tak tersisa tenaga lagi


Baru hampir pagi mereka menyelesaikan hasrat mereka, hasrat seorang suami istri yang SAH


setelah kelelahan baru keduanya ambruk dan tertidur pulas


Semoga AG Junior segera hadir.....


>>>>>>>>TAMAT<<<<<<<<


Jangan di buang dulu dari daftar favorite kalian ya kance...


Karena aku masih punya kejutan lagi disini


Terimakasih buat kance kance yang udem setia ngikuti perjalanan Akbar si Bujang Dusun dari awal sampai selesai


Yang udah suport aku dan selalu memberi semangat kalau aku lagi wafferan


Pokoknya aku cinta kalian gale


Tanpa dukungan kalian, novel ini bukan lah apa apa,


Makasih buat masukan nya, komen nya yang julid julid juga...

__ADS_1


Pokok aku sayang kalian....


Happy Reading....


__ADS_2