Bujang Dusun

Bujang Dusun
Vieny yg Menyedihkan


__ADS_3

Kriiiingggg tulittt tuliiiittt


Ponsel Vieny berdering, membuatnya sedikit lengah dari ciuman panasnya pada bibir Akbar, kesempatan baik ini digunakan Akbar untuk mendorong tubuh Vieny melepas pagutan itu,


Vieny terenyak kembali merengkuh tubuh Akbar, namun Akbar lebih kuat menampiknya, Akbar segera meraih gagang pintu memutar kuncinya dan segera bergegas keluar


" Akbar jangan pergi...!!!" Pekik Vieny yg menyadari Akbar telah berhasil meloloskan diri dari kungkungannya


" Akbar...!!!!" Vieny ingin berlari keluar mengejar Akbar, namun dia menyadari saat ini dia hanya menggunakan pakaian dalam, akan mengundang pikiran negatif orang yg melihatnya apalagi dia keluar dari kamar kosnya bersama laki laki, Vieny takut diusir dari kosan nya ini


" Sekali lagi aku tau kelakuan mu gile begini... dek akan lagi aku galak tulung kaba...!!!" Akbar marah


" Bukan gitu Bar... gue... gue khilaf maafin gue..."


" Aku dek suka Vin... aku menghargai kaba menghormati kaba sebagai perempuan.. tapi kelakuan kaba cukup menjijikan..."


Vieny memicing seolah ingin protes dengan ucapan Akbar


" Terserah kaba mau berangggapan aku ni cowok munafik sok baik atau apelah... intinya aku dek nyaman dengan cara kaba itu...dan satu lagi perempuan yg bermartabat dek akan merendahkan dirinya dihadapan lelaki manapun...jage diri kaba dewe..." ucap Akbar lalu berlalu meninggalkan Vieny yg masih terpaku dari balik pintu, hanya kepalanya saja yg nyembul dari celah pintu


" Sial.... nafsu gue udah diubun malah kena ceramah... mana kata katanya bener bener ngrendahin lagi....!!!" umpat Vieny kesal


" Dia si emang nggak ngatain gue dengan umpatan jelek tapi dengan dia negur gue gitu gue jadi keliatan lebih rendah dari jal*ng dijalanan...."


Vieny menutup pintunya dengan kesal, langsung menuju kamar mandi mengguyurkan badannya dibawah shower deras meredam kekecewaan atas hasrat yg tak tersalurkan serta kekesalan atas penolakan Akbar yg terang terangan


" Masa lu tetep nggak tertarik sama body gue setelah melihatnya dengan jelas... permainan ciuman panas gue sama sekali tak membangkitkan gairah lu...!!! Akbar lu makin bikin gue tambah penasaran dengan lu...!!!!"


Sedikit kenalan dengan Vieny


Vieny adalah anak korban broken home sejak kecil, ayah dan ibunya memilih berpisah dan mencari pasangan masing masing


Sejak ditinggal orang tuanya menikah lagi, Vieny diurus oleh tante Arindi atau ibu tiri dari sepupunya Bimo.


Bimo yg usianya 7 tahun lebih tua dari Vieny sering melakukan tindakan asusila pada Vieny sejak dia masih sekolah SMP, setiap oeang tua mereka sedang tidak ada dirumah Bimo akan masuk ke kamar Vieny dan memaksa Vieny untuk melayani hasrat bejatnya

__ADS_1


Vieny diancamnya dan selalu diperlakukannya dengan semena mena, apakah tante dan om nya tahu...??? jelas saja tidak jikalau pun tau mereka akan bodo amat, sebab Vieny hanyalah anak malang yg tak dipedulikan kedua orang tuanya.


Sampai pada suatu ketika Vieny dipaksa Bimo melayani permainan keempat teman premannya, dia di siksa dipukuli hingga Vieny memgutuk hidupnya yg begitu sial, keluarga yg menjijikan membuatnya bersikap brutal dan cenderung merusak dirinya sendiri.


Setelah lulus SMA Vieny lebih memilih keluar dari rumah dan belajar mandiri, namun tetap saja tiap Bimo menginginkan nya Vieny harus siap dan bersedia melayani, jika Vieny menolak Bimo mengancam akan mencelakai tante Arindi alias ibu tirinya.


Bimo selalu semena mena terhadap gadis malang satu ini, baginya Vieny hanyalah pemuas nafsu gila yg bisa didapatkannya dengan gratis


Apalagi setelah Vieny bisa bekerja di perusahaan ternama, Bimo selalu memalak dan meminta uang nya, jika Vieny memberontak dengan segan Bimo akan menyuruh teman temannya untuk melecehkan Vieny yg baginya hanyalah barang bekas tak berharga.


Seperti itu kira kira sedikit gambaran tentang Vieny, makanya waktu itu dia mengajak Akbar masuk kesebuah Club Night dan sekarang dengan beraninya tanpa malu melakukan hal seperti itu pada lelaki polos macam Akbar.


Karena latar belakang kehidupan dia yg cukup menyedihkan membawanya menjadi pribadi yg rusak dan tak berattitude bagus.


Meski jauh didalam batinnya dia menjerit, merutuk diri, tersiksa atas nasib nya yg begitu menyedihkan


" Untung saja aku tak gila dan bunuh diri saja sudah sukur....." desah Vieny melepas nafas beratnya, mengingat betapa menyakitkan jalan hidupnya.


Sebenernya Vieny hanya membutuhkan kasih sayang dan perlindungan, serta rasa aman dari orang orang didekatnya, agar trauma dan sakit hatinya tak terus mengganggu jiwanya.


Karena baginya menghormati seorang wanita dama saja dia mengagungkan umak yg telah melahirkan dan membesarkan dirinya dengan penuh cinta.


Akbar menghela nafas panjang nya sembari memarkirkan motornya di tepi trotoar, rasanya lega berhasil kabur jauh dari kosan Vieny.


Hampir saja Akbar hilang kendali, Vieny benar benar nekat pikirnya


" Aisss cacam betine sutek itu... macam mane kelakuannyo, dek malu nian die bertindak seperti utu pada laki laki... untung saje aku masih pacak nahan diri... ame la aku dek sanggup dek keruan lagi ape jadi nyo... aku bisa mengecewakan umak dek dusun... kerana kelakuan jelek ku..." dengus Akbar menyesali apa yg baru saja hampir terjadi


" Aku kudu lebih jaga jarak nga die ni... die sepertinyo ada tekanan mental... tapi aku dek keruan kena tulong...jadi nyari aman saje lah... bukan dek peduli tapi takut kena imbas kaya tadi lagi..." gumamnya sendirian


Malam semakin larut, bayangan tingkah konyol Vieny masih mengganggu pikiran Akbar, jujur kemolekan tubuh Vieny membuat degup jantung lelaki nya hilang kendali, kulitnya yg mulus memabukkan jiwa lelakinya


" Aahhhh Vieny... tebuyan....!!!!" keluhnya Frustasi, mengacak acak rambutnya menepis bayangan tubuh mulus gemolek milik Vieny


Apalagi Akbar sempat memegang gundukan kembar yg cukup kenyal dan sintal itu

__ADS_1


Tangannya jadi gemeteran lagi


Selama sejarah hidupnya baru kali ini dia memegang sesuatu yg katanya penikmat dunia.


Jakarta telah mengusiknya, lelaki polos si bujang dusun, dua kali dicium paksa oleh seorang wanita, membuatnya melanggar larangan yg umak ajarkan selama ini


" Aisss gara gara Picil nga Vieny bibir aku jadi dem dek perjaka lagi....!!!!" gerutunya kesal


K**lunting


Pesan masuk dari Vieny membuyarkannya


" Sorry Akbar jangan marah ya... gue tau gue kelewatan... tapi jujur lu itu cowok spesial yg pernah gue kenal... lu begitu membuat gue makin penasaran buat bisa dapetin lu... gue harap lu nggak marah..." tulis nya


" Aisss ngape pule budak sutek ini.... luk mane aku dek marah...die dem bikin aku menyesal melanggar larangan dari umak... ame la umak keruan dem habis aku diceramahinya tujuh hari tujuh malam...."


Akbar tak tau dibalik bilik kamar mandi kecil dibawah guyuran shower seorang gadis tengah menangis penuh kehancuran menangisi nasib hidupnya yg cukup menyedihkan


Tak ada yg bisa mengerti dan memahami apa yg dibutuhkan nya dalam hidup, semua memandang nya rendah... acuh tak peduli....


Vieny tak sadarkan diri...


Bersambung~


Hai Readers Author sangat berterimakasih buat temen semua yg sudah suport dan selalu membuat author semangat dalam berkarya, maafken apabila author kadang balas comen kalian rada ngeselin yak


Bukan maksud apa apa kadang tulisan dengan ekspresi suka nggak singkron


Makanya kalau mau kenal author lebih jauh biar akrab dan saling tau karakter satu sama lain


Follow yuuukk IG @Arumpicill_94


Author tunggu looohhhh....


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2