Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Masa Lalu Rangga


__ADS_3

Sesaat keheningan diruangan yang kecil itu ketika daniah masih posisi menangis dan Tina duduk tepat disampingnya dengan segudang pertanyaan


"Daniah, apa yang akan kau lakukan sekarang" Tina masih belum bisa menahan segala kekesalannya kepada sahabatnya ini


"Aku tidak tau "


Sambil menggeleng kepalanya pelan


Tina berdiri dan melewati Daniah yang masih terduduk di sofa kecil itu dan tidak beberapa lama kemudian Tina datang dengan membawa segelas air hangat


"Minumlah"


Tina meletakkan segelas air dihadapan Daniah dan Daniah langsung mengambil gelas itu dan meminumnya, perlahan daniah sudah merasa tenang


Sudah Baikkan?


"Apa kau tau tentang kehidupan pak rangga"


tanya Tina dengan suara yang sudah lebih lembut dari sebelumnya


Lagi-lagi Daniah hanya mengangguk dan perlahan dia melihat Tina dan memulai berbicara


"Aku tau pak Rangga sudah menikah dan sudah memiliki seorang Putri, aku juga tau bagaimana pak rangga makanya bisa menikahi istrinya"


"Bagaimana perasaan pak rangga sendiri kepadamu"


Tina bertanya pelan agar sahabatnya itu tenang dan memegang tangan daniag untuk memberikan kekuatan


"Emmm, itu pak Rangga"


Daniah seperti ragu untuk mengatakan bahwa barusan saja rangga menyatakan perasaannya


"Ada apa, katakan yang sejujurnya daniah

__ADS_1


Jangan tutup-tutupi lagi dariku "


"Tadi sepulang dari restoran pak rangga mengatakan bahwa dia menyukai ku"


"APPAAAA!!!


Tina jauh lebih terkejut mendengar nya dibandingkan pengakuan sahabatnya sebelumnya


Daniah yang melihatnya jauh lebih bingung dengan reaksi Tina saat ini


"Bagaimana Mungkin pak rangga, Oh astaga" Tina menutup mulutnya tak percaya yang baru saja didengar nya


Tina yakin daniah tidak berbohong, dia mengenal daniah sangat baik


"Daniah, aku tidak tau harus berkata apa,Tapi dengar kan aku sebentar "


Tina menarik panjanga nafasnya sebelum memulai berbicara


Aku tau, perasaan mu dan pak rangga salah


Saat ini status pak rangga adalah suami orang dan kau adalah sekretaris nya dan itu tidak mudah


Tapi kau harus tau, pak rangga bukanlah pria yang gampang untuk menyatakan cintanya kepada siapapun, sejauh ini kami hanya tau pak rangga mencintai seorang wanita dan itu yang membuatnya dulu Meminum-minuman alkohol dan berakhir dengan pernikahan nya dengan Bu susan, istrinya.


Tampak terlihat Tina menjeda Kalimat nya


semua Orang kantor mengetahui itu karena dulu Adiknya pak rangga sempat mengambil alih perusahaan karena kondisi Mental pak rangga yang sangat kacau"


"Seorang Wanita, maksudnya"


Ntah mengapa daniah seperti tercubit hatinya mendengar rangga pernah mencintai seorang wanita sampai kehilangan akal sehat nya


Kau hanya fokus kepada Wanita yang membuat pak Rangga kacau dan hampir gila?

__ADS_1


apakah itu yang membuatmu penasaran?


Tanya Tina jahil sebelum melanjutkan ceritanya


"Dia adalah Sesilia, dia adalah seorang dokter hewan Sesilia membuka penthouse, dan dulu dia sering kekantor untuk mengantarkan makan siang kepada pak rangga"


"Apa yang terjadi" Tanya daniah penasaran


"Bisakah kau mendengarkanku tanpa mencela" Jawab Tina sedikit marah melihat tingkah sahabatnya yang sepertinya sangat penasaran dengan cerita kehidupan rangga


"Sesilia selingkuh dimalam acara pertunangan mereka"


Daniah menutup mulutnya dengan cepat sambil menunjuk kan wajah senduhnya


"A-astaga, benarkah" tanya Daniah terbata-bata


" Pak Rangga melihat Siaran Live tunangannya dengan sahabatnya sendiri dan ternyata selama itu sesilia main api dengan Shawn dan kebusukan mereka berhasil diungkap oleh adik pak rangga sendiri.


Mereka sama-sama penyuka hewan, awalnya shawn hanya menitipkan kucingnya di penthouse sesilia, tapi lama kelamaan kedekatan mereka berakhir dengan perselingkuhan"


"Kau tau pada saat itu pak rangga sangat marah, namun dia sangat bijak melepaskan tunangannya dan mengikhlaskannya karena pak rangga tau bahwa sesilia Hamil dan Shawn datang untuk meminta sesilia menikah denganya demi bayi mereka


"Lalu apa yang terjadi"


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2