Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Dilema


__ADS_3

Sedangkan saat ini seorang wanita sedang Mengalami dilema yang tak berkesudahan. jika kemarin Tina sedang beradegan Cuek dan dingin namun berbeda dengan Hatinya. saat ini Ia sedang menanti Pesan atau telpon dari seseorang.


sudah dua hari ini Tina menunggu panggilan atau pesan dari Shawn, pria yang menabraknya tempo hari. Pria yang berjanji akan menghubungi nya dan bertanggung jawab atas kecelakaan yang dialaminya.


cih, ternyata dia tidak menghubungi ku sama sekali.


Katanya akan bertanggung jawab


Susah 2 x 24 jam namun tak ada satu pesan pun darinya.


Lama terdiam melihat ponselnya sendiri, akhirnya ponselnya berdering, namun ketika melihat nama panggilan yang ada di ponselnya Tina kembali mengembuskan nafas nya


huft, kupikir pria itu


Halo, Dania ada apa?! Beberapa detik tidak ada sautan dari si empunya telpon


Halo daniah apa kau mendengar ku??


Tina sedikit berteriak memanggil teman ny yang terdiam beberapa detik.


Bukan nya sahutan yang didengar malah suara isakan tangis yang didengar menyahuti panggilan Tina


Hikss, Tina..


A-Aku ..Aku


Hey, kau kenapa


mengapa menangis?


Kau dimana sekarang, aku akan menyusul mu


Tina panik mendengar Dania menangis, pasalnya teman nya itu bukan seorang yang mudah menangis di sembarang tempat


hanya orang-orang tertentu yang akan melihat nya menangis


Em, Jangan


kau tak perlu kemari


A-Aku hanya..em Baru saja bertemu Nyonya Susan


Daniah mengucapkan kalimat nya sambil terbata-bata


Apa?


Kapan kau bertemu dengan Istri Dari Bosmu itu

__ADS_1


apakah dia melukai mu? Menampar mu atau mengacak-acak rambut mu?


atau jangan-jangan


jangan-jangan apa?!


Daniah langsung menyambar perkataan temannya itu


Apa dia mem-posting video di sosial media nya?


Video sedang melabrak Wanita yang merebut Suaminya


Waahhhh, kau sungguh-sungguh akan terkenal setelah ini


TIDAK!!!!


Kau kenapa bukan menenangkan ku, malah mendoakan hal buruk kepada teman mu ini


Hahahahaha


Baiklah..baiklah


maafkan aku, aku hanya bercanda


Kupikir tidak seserius itu


Haaaahh, Dania benar-benar tak habis pikir dengan temannya yang satu ini


Tidak, em maksud ku tidak terjadi apa-apa


aku hanya sedikit terkejut dengan kedatangan nya.


Aku hanya tidak menyangka akan bertemu secepat ini, Ucap Dania dengan pelan nya


Hey, tidak akan terjadi apa-apa dengan mu


percaya lah pada pak Rangga


Dia bukan pria bodoh yang membiarkan mu dihajar oleh istri KW nya itu, ucap Tina dari seberang sana. dia tau saat ini temanya sedang kecil hati


Dania, Apa yang sedang kau pikirkan?


tidak akan terjadi apa-apa, sudah lah kau hanya terlalu banyak berfikir yang tidak-tidak


Kau, bukanya menanyakan keadaanku


haahh, kau sungguh teman yang kejam ternyata

__ADS_1


Tina mencoba mengalihkan pikiran-pikiran buruk dari kepala sahabatnya itu


Hahahah..


Kenapa? apa kau kesepian


perlu bantuan ku?


aku akan cepat pulang, dan memasakkan mu bubur yang enak


Tunggu lah, oke??


Benar saja, beberapa detik kemudian Daniah sudah kembali ceria karena perkataan sahabat nya itu


ahhh, baiklah baiklah


aku akan menunggu mu pulang


Selamat bekerja ya, aku matikan telepon nya


Bye..


Klik


Tina langsung menutup telponnya sebelum mendengar sahabatnya menjawab perkataan nya.


Dasar!!


Dania menggelengkan kepalanya sambil mengusap air mata yang sudah hampir mengering


Apakah aku termasuk orang ketiga saat ini?? Gumam Daniah


Dan semua interaksi itu tidak luput dari pantauan Rangga. Tadinya ketika Telpon nya tidak dijawab Rangga langsung membuka CCTV dari laptop nya.


dia melihat dan mendengar semua dengan jelas apa yang di lakukan Susan dikantornya dan apa yang dikatakan oleh daniah ditelpon


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


tbc


__ADS_2