Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Bertemu Daniah


__ADS_3

Rangga..


Suara yang sangat dikenal oleh Rangga.


Rangga menoleh dan melihat wanita yang sangat dirindukan nya itu berlari kecil kearah nya


Daniah yang mendapat kan uluran tangan Rangga pun mempercepat langkahnya.


Sayang!! Akhirnya kau datang juga.


Rangga sudah memeluk wanitanya itu dengan erat, dia menyalurkan rasa rindu, gundah dan Sedihnya kedalam pelukan Daniah.


sesekali dia mencium pucuk kepala wanitanya itu dengan sangat lama lalu memeluk nya kembali.


daniah yang mendapat kan pelukan dan ciuman itu pun dapat merasakan bahwa saat ini Rangga sedang tidak baik-baik saja.


Bagaimana perjalanan mu?


apakah Edo menyusahkan mu?


Rangga kembali melihat wajah wanitanya itu dengan menyatukan tangan nya ke wajah daniah dan mengadakan kepalanya untuk melihat nya dengan dekat.


Hm, dia memaksa ku untuk Kesini tanpa persiapan apapun, bahkan aku memakai baju yang sama saat ini dengan baju ketika mengantarkan mu ke bandara.


Daniah memundurkan sedikit tubuhnya dan menunjuk kearah pakaiannya saat ini.


Rangga yang ikut melihat arah tunjukkan jari daniah pun hanya terkekeh pelan sambil mengajak wanita nya berjalan kearah ruangan Shaha dan duduk didepan ruangan yang sudah disediakan.


Daniah hanya mengikuti saja kemana langkah Rangga membawa nya saat ini.


Rangga yang melihat Edo masih berdiri ditempatnya pun baru menyadari ternyata asisten nya baru saja melihat nya sedang memeluk dan bermesraan dengan Sekretaris nya itu.


Seolah paham dengan mematungnya Edo ditempat akhirnya Rangga memanggil Edo.

__ADS_1


Apakah kau mau berdiri disana saja?


Edo tersadar dan langsung mengumpulkan kembali nyawanya yang beberapa saat yang lalu melayang entah kemana.


Apakah aku tadi tidak salah lihat?


Tuan Rangga tersenyum dan Membujuk wanita itu?


ternyata aku benar, wanita ini penyihir


Edo berhalan mendekat dan membungkuk kan sedikit tubuh nya


Tuan, maafkan kami tidak bisa datang sesuai permintaan Tuan.


Kami ada kendala sedikit sebelum kemari.


Edo mengucapkan kalimat itu dengan melirik sekilas kearah daniah, Dan daniah yang ditatap hanya memalingkan wajahnya seperti malas menanggapi sindiran dari asisten Rangga


Ada apa sayang, kenapa seperti nya kau sangat kesal hm??


Rangga menarik pelan tangan daniah dan menyatu kan jari tangan mereka sambil mencium telapak tangan wanita nya itu.


Daniah yang mendapat kan perlakuan seperti itu pun merasakan detak jantung nya berpacu dengan cepatnya.


Apa-apaan dia ini, kenapa sangat Mesum disembarang tempat?? Tidak kah dia melihat masih ada orang saat ini didepan kami


Em, I-itu tadi hanya persoalan kecil saja


Aku hanya tidak suka caranya membawaku kesini


Daniah akhirnya jujur dengan isi hatinya.


Rangga yang mendengar nya pun penasaran dengan apa yang dilakukan asisten nya itu kepada daniah.

__ADS_1


Apa yang dilakukan nya kepadamu, Hm?


Apa dia melukai mu? Katakan jika iya maka akan kupatahkan tangannya yang melukai mu


Rangga mengucapkan kalimat itu dengan tajam nya


Glek


Daniah dan Edo sama-sama menelan Saliva nya dengan kasar ketika mendengar kalimat dari Rangga.


Sungguh tuan, anda sangat kejam


padahal aku melakukan nya untuk anda, namun anda ingin mematahkan tangan ku


huhuhuu


Em, R-rangga bolehkah Kita membicarakan ini sambil istirahat sebentar. Aku sangat lelah dan belum beristirahat, nanti akan aku ceritakan kepadaku yaah.


Daniah mengelus Pelas lengan Rangga, dia tau dengan seperti itu bisa membuat rangga sedikit melunak


Baiklah, tolong kau siapkan hotel dan kebutuhan kami selama Disini dan Mintakan kebagian pelayanan hotel untuk membawakan beberapa Pakaian wanita untuk Daniah.


Baik tuan, saya permisi.


Edo membungkuk kan pelan tubuhnya dan berlalu untuk mengurus keperluan tuan nya dan wanita nya. Tanpa diminta secara detail pun Edo sudah tau apa permintaan Tuan nya ini.


Namun sebelum Berlalu dari tempat itu, Edo melihat Shawn dan Sesil didekat ruang rawat anak dari Tuan nya


Kenapa mereka ada Disini?


ahh aku akan mencari taunya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2