
Sesil...
Terdengar suara pria memanggil Wanita yang saat ini sedang menyalurkan rasa rindunya kepada mantan kekasih nya ini.
pria itu adalah Shawn, dia tidak sengaja melihat interaksi sesil dan Rangga. Bukan ny berniat menganggu namun dia kebetulan mencari sesil untuk memberikan makanan yang tadi dia beli dari kantin, namun dia tidak sengaja melihat sesil berlari. ketika ingin mengejar nya tiba-tiba Shawn berhenti. Dia melihat dengan jelas Mantan istrinya itu berlari memeluk mantan sahabat nya itu. Dia melihat jelas bagaimana Sesil mengikis jarak sampai memeluk Rangga dengan eratnya.
Beberapa saat Shawn hanya melihat dari sudut ruangan, sedikit Berdenyut Hatinya ketika melihat Sesil berlari menerjang Mantan kekasih nya itu.
karena selam menjadi suami nya, Sesil hanya akan merangkul nya ketika berakting di depan anak mereka, Sean.
Namun ketika dia ingin berbalik, dilihatnya Rangga memundurkan sedikit tubuh Sesil, Shawn yang sudah hafal betul bagaimana perubahan ekspresi mantan sahabat nya itu pun akhirnya mendekat kepada Rangga dan sesil.
Shawn menarik pelan lengan wanita itu, Sesil yang merasa tangan nya ada yang menarik hanya melihat sekilas ke arah Shawn lalu kembali fokus ke Rangga.
Shawn tau kalau saat ini Rangga sudah menemukan seorang gadis yang Tempo hari ia lihat ketika dibandara.
Hai, bagaimana kabarmu?
Shawn hanya ingin mencair kan suasana agar tidak terlihat terlalu menegangkan
Rangga yang melihat Shawn menarik lengan mantan kekasih nya itu pun hanya diam saja, sejujurnya dia pun sedikit menikmati pelukan pertemuan nya dengan mantan kekasihnya ini
namun dia teringat Daniah, entah mengapa wajah wanitanya itu terlintas sejenak di fikirkan nya. sehingga ia melepaskan pelukan sesil dengan perlahan.
sekali pun Rangga membenci mantan kekasih nya ini, tapi dia tidak akan pernah mau kasar kepada wanita.
__ADS_1
Permisi!!
Bukan nya menjawab, Rangga malah meninggalkan dua insan yang sudah resmi bercerai itu.
dia tidak mau berlama-lama disana, rasanya masih sedikit sesak ketika melihat mantan kekasih dan mantan sahabat nya diwaktu yang bersamaan
terlihat terlintas bagaimana malam pertunangan mereka menjadi malam penghianatan yang menyakitkan.
Rangga tidak bisa menerima seorang PENGHIANAT!!
...****************...
Ditempat lain, Daniah sedang menyiapkan beberapa dokumen yang akan dibawakan oleh Edo untuk atasanya itu. Ya tadi Edo menghubungi daniah untuk menyimpan kan beberapa dokumen penting yang akan dibawakan nya langsung kepada Bosnya.
Daniah yang menurut saja hany mengerjakan nya dengan celat, karena waktu yang diminta hanya 30 menit.
Terlihat pintu besar itu terbuka dan Edo berdiri didepan pintu itu. Dania yang melihat nya pun ikut bingung melihat Asisten kekasih nya ini berdiri dan hanya melihat nya dengan tatapan yang Sulit diartikan
Huh, Gadis ini, entah sihir apa yang dibuatnya, sehingga tuanku yang dingin dan beku bisa mencair sampai meleleh
Yang benar saja, dia memintaku untuk mengantarkan wanita ini tanpa melihat kesulitan ku yang menghandle semua pekerjaan Disni
Heem
Daniah berdehem untuk menyadarkan Edo dari lamunannya, dia tidak enak dilihat seperti itu. rasanya ingin dimakan hidup-hidup oleh pria yang ada dihadapannya ini.
__ADS_1
Apakah dokumen yang kuminta sudah siap?? tanya Edo singkat
Sudah, aku tinggal menyusunnya dan memasukkan ke map ini.
Pelan-pelan daniah menyusun semua berkas yang tadi dia kerjakan dengan sangat buru-buru
namun dia sempat memastikan dokumen yang diminta tidak mengalami kesalahan sedikit pun
walau deadline ny cukup menguras pikiran dan tenang.
Baiklah kalau begitu siap-siap lah, kita akan ke Singapore 30 menit lagi.
Apa? Ke Singapore?
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.