
Baiklah, Sekarang kau sudah bisa bercerita kenapa kesal dengan asisten Edo.
Rangga Kembali bertanya kepada Daniah setelah melihat asisten nya itu berlalu dari Rumah sakit.
Daniah mengembuskan nafasnya pelan lalu melihat kearah Rangga
Hufftt
#Throwback
Dikantor Daniah sedang menyiapkan dokumen yang akan dibawakan oleh Edo untuk Rangga.
Daniah tidak diberitahu apapun tentang keberangkatan nya ke Singapore.
Baiklah, Kau bersiaplah kita akan ke Singapore!
Edo mengatakan nya tanpa berkedip sedikit pun.
Apa? Ke Singapore?
Aku tidak bisa
Kenapa? Kenapa tidak bisa?
ini adalah tugas mu sebagai sekretaris harus selalu ada dimana atasan mu berada.
kutunggu lima menit lagi, turun ke lobby.
Sebelum Edo berbalik daniah menahan dengan bertanya kembali
kalau begitu kita harus mengambil keperluan ku dulu, kita harus mempersiapkan visa, baju ganti dan..
__ADS_1
Tidak perlu!
Edo langsung meninggalkan Daniah ditempat
dia tidak mau mendengar banyak hal konyol lagi yang keluar dari mulut sekretaris dan wanita tuan nya. Karna Edo hanya mempunyai waktu satu jam sedangkan saat ini sudah hampir satu jam.
bisa-bisanya dia memikirkan baju ganti, dia tidak tau kalau Tuan sudah menunggu nya seperti orang gila, Gumam Edo sambil berjalan kearah Lift
Daniah yang mendengar itu pun bergegas pergi hanya berbekal tas kerja nya saja, dan tidak lupa membawa dokumen yang diminta Asisten Edo tadi.
Sambil berlari kecil Daniah mengumpat Edo.
Dasar manusia aneh, manusia serigala, manusia berhati batu, tidak punya perasaan, Introvert
Ku doakan kau akan mengalami patah hati ketika bertemu wanita yang kau sukai.
......................
Rangga yang mendengar itu pun sungguh tidak menyangka bahwa wanita nya dan asisten kepercayaan nya bisa seperti Tom and Jerry
Sedangkan daniah yang mendapat tertawaan pun memukul pelan lengan pria yang dihadapannya.
Kau menertawakan ku??
Tidak... tidak sayang bukan begitu, aku hanya tidak menyangka kau bisa membuat Edo banyak berbicara. biasanya dia banyak bicara Hanya kepada orang yang dia anggap penting saja
Rangga menarik tangan daniah lalu mengecup nya pelan, ditariknya wanita itu kedalam pelukan nya dan diusapnya pelan punggung daniah
Aku merindukan mu sayang...
Rangga berkata dengan jujur bahwa dia sangat merindukan wanitanya ini, walau masih berpisah beberapa jam saja
__ADS_1
M-masa kau sudah merindukan ku, i-ini masih beberapa jam
Daniah yang mendapatkan perlakuan manis itu pun tidak tahan dengan gombalan dari pria beristri itu
Em, Rangga Bagaimana keadaan Shasa?
Apakah donor jantung nya sudah dilakukan??
Semua berjalan lancar, hanya saja ada beberapa kendala kecil
Rangga tersenyum simpul menjelaskan kepada daniah tentang kondisi putri nya saat ini.
Baiklah, ini sudah Hampir sore
apakah kau sudah makan? Mau beristirahat? Hm?
Dania pun hanya mengangguk kan kepalanya
Bolehkah kita makan dulu, A-Aku tadi belum sempat makan, Daniah tersenyum dan menunjuk kan senyum manis nya, ditambah wajah nya yang sangat dirindukan oleh Rangga
Cup
Rangga mencium kilas bibir kekasih nya itu, Lalu tersenyum jahil.
A-apa yang kau lakukan, ini dirumah sakit
bagaimana jika ada yang melihat nya
Rangga yang mendapat kan Omelan dari daniah pun hanya mengangguk-angguk kan kepala nya. seperti seorang ibu yang sedang memarahi anaknya namun ini lah yang disukai Rangga
Daniah termasuk kategori banyak bicara dan sedikit Ribut, dan paling utama tidak Jaim seperti wanita yang mencari perhatian nya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...