
Susan yang mendengar pembicaraan Rangga dan Shasa mencoba mencari tau apa yang sedang terjadi
"Penerbangan??
Emmm Sayang, Kau ingin pergi kemana dengan Shasa
Bolehkan aku ikut"
Susan memberikan senyum terbaiknya saat ini demi mendapatkan kesempatan pergi dengan Rangga.
Rangga yang diajak berbicara pun hanya melirik sekilas kearah susan dan berganti ke arah edo.
Edo yang sudah mengerti dari tatapan Tuannya pun langsung menjelaskan maksud dari keberangkatan Mereka
"Nyonya Tuan dan Nona Shasa akan berangkat ke Singapore sore nanti, rencananya akan mencocokkan Pendonor jantung untuk nona shasa"
Edo menjelaskan langsung ke intinya namun sebelum Susan menjawab edo langsung memotong nya terlebih dahulu
"Maaf Nyonya, untuk penerbangan ini hanya khusus untuk Tuan dan Nona Shasa"
"Ohh Baiklah, aku mengerti "
Asisten Sialan
apakah kalimat nya barusan seperti mengatakan aku bukan bagian dari keluarga ini ,Apa-apaan dia
Seperti nya aku harus menunjukkan siapa aku dan apa posisiku dirumah ini!!!
Dan apa tadi katanya, Penerbangan khusus
Hah sepertinya posisiku dirumah ini masih aman
Karena rangga saja masih memperlakukan Shasa sangat baik walaupun shasa sebenarnya bukan Putri kandungnya heh
__ADS_1
Susan tersenyum seperti mengejek Rangga dalam hati
Berapa Lama Kalian di sana
Susan kembali ingin memecahkan keheningan di meja makan itu
Namun lagi-lagi yang menjawab bukannya rangga melainkan Edo
"1 Hari Nyonya"
Kenapa dia lagi yang menjawab
Sial aku seperti kambing congek disini
Susan hanya tersenyum masam mendengar jawaban dari Edo dan melanjutkan kembali sarapanya
Namun tiba-tiba Rangga berdiri dan Mengambil ponselnya sambil berjalan keruang kerjanya
"Baik tuan"
Susan yang melihat itu pun sedikit curiga, karena selama dia satu rumah dengan rangga tidak pernah sekalipun rangga memegang ponsel ketika sedang makan atau sedang bersama putrinya shasa
Apa tadi aku tidak salah lihat, kenapa rangga sekarang semakin sering melihat ponselnya
apakah ada yang disembunyikan nya dariku
aku harus mencari tau nya
"Mom, Sha mau Loti itu"
Tiba-tiba Suara shasa memecahkan lamunan Susan
Ini sayang, makan lah yang banyak
__ADS_1
Susan memberikan roti itu kepada shasa sedikit berteriak
tujuannya jelas agar Rangga mendengar nya dan mengira susan perhatian kepada Shasa
##Diruang Kerja
Edo, selama saya tidak disini, kamu pastikan susan tidak buat kekacauan apapun di kantor apalagi sampai bertemu dengan daniah.
Mulai sekarang jika susan ingin menjumpai ku dia harus sama dengan tamu yang lain, dia harus membuat janji terlebih dahulu jika tidak suruh dia menunggu konfirmasi dari mu, Kamu mengerti?
Sudah Kuduga
Wahh wah seperti nya Tuan ingin menjauh kan Daniah dengan Nyonya susan siluman Ular
Tepat nya melindungi Daniah dari Wanita Berbisa itu
Baik tuan, akan saya pastikan Nyonya tidak akan memiliki akses seperti dulu lagi dikantor
Bagus, dan satu lagi buatkan kejutan untuk susan.
Aku ingin kau mengambil alih semua mobil susan yang ada dirumah ini, jangan biarkan satu pun mobil ada terparkir di garasi rumah dan jika dia bertanya kau cukup hanya mengatakan bahwa kau tidak tau menahu apapun perihal ini
"Baik tuan, Em tuan perihal surat perceraian tuan dan Nyonya apakah saya harus memberikan salinannya kepada Nyonya"
Tidak perlu, biar kan aku sendiri yang menyerahkan kepada nya secara langsung
"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi dulu"
Namun sebelum pergi langkahnya terhenti dengan suara rangga
"Tunggu dulu, sebelum berangkat tolong antarkan saya kesuatu tempat"
#Tbc
__ADS_1