
Baik Tuan, saya permisi dulu
Edo keluar dari ruangan Rangga dan langsung menuju ruang Legalitas, untuk menyerah kan rekapan bukti-bukti perselingkuhan susan
dan bersamaan dengan keluarnya Edo dari ruangan Rangga Daniah berniat untuk masuk menemui rangga
Daniah ingin bertanya tentang ponselnya yang kemungkinan tertinggal di Mobil Rangga
Apa aku tanya pak rangga saja
kemungkinan Ponsel ku jatuh di Mobilnya
jangan.. jangan (Daniah menggelengkan kepalanya)
bagaimana kalau ponselku memang tidak jatuh di mobilnya
tapi, lebih baik aku bertanya saja dulu
gumam daniah sambil terus melirik ke arah ruangan rangga
Lebih baik bertanya saja apa susahnya Kan hanya bertanya.
Tapi aku sangat gugup, bagaimana kalau dia berfikir kalau aku hanya mencari perhatian nya saja
Ahhhhh apa yang harus aku lakukan
Daniah mengigit jarinya sambil berjalan mondar mandir
Dan Rangga yang melihat dari dalam ruangan nya itu pun merasa Lucu melihat daniah yang gugup, Rangga tau apa yang saat ini di resahkan daniah
Ahh sudah lah, dari pada aku mati penasaran dengan ponsel ku
Akhirnya daniah memberanikan diri untuk menjumpai Rangga
Tokk tokk....
Ceklek
Pelan-pelan Daniah menampak kan wajahnya ke arah rangga dan masuk keruangan itu perlahan
__ADS_1
E****m permisi pak
tanya daniah gugup
bisa dilihat bahwa saat ini daniah sangat berhati-hati untuk berbicara
Hm, Ada yang ingin kamu tanyakan??
Rangga langsung ke Inti nya, dia tau bahwa wanita yang di hadapan nya ini saat ini sangat gugup
Mungkin daniah masih teringat situasi kemarin malam saat rangga mengantar nya pulang
Begini pak, em saya mau menanyakan Ponsel saya apakah ada tertinggal di mobil bapak?
Daniah meremas ke dua tangan nya agar tidak terlihat gugup, karena dia masih teringat perkataan rangga kemarin malam.
"Ini" Rangga menyerahkan Ponsel dania dimeja
"Ahh ponselku" Daniah refleks mengambil ponselnya dari meja rangga sambil tersenyum senang
akhirnya daniah menemukan Ponselnya
"
Dan Daniah langsung berbalik ingin keluar dari ruangan itu
Hanya itu
Rangga menaikan sebelah alisnya sambil melipat ke dua tangannya ke dada sambil bersender di kursi kerja nya
Daniah berbalik melihat apa maksud dari ucapan rangga
Hanya terimakasih??
M-maksud bapak apa , saya tidak paham
Daniah binggung dengan ucapan rangga
"Aku sudah menemukan ponselmu,menjaga nya dan bahkan aku sampai mengisi batrai ponsel mu agar tetap hidup dan kau hanya mengucapkan Terimakasih"
__ADS_1
Rangga melebih-lebih kan sedikit ucapanya
Sebenarya pada malam rangga mengotak-atik ponsel Daniah sampai berjam-jam karena penasaran dengan kehidupan daniah sehingga baterai ponselnya habis dan rangga meminjam Charger Mbo Ina
karena ponselnya berbeda merk dengan daniah
A**pakah cukup hanya terimakasih saja**
Rangga menimpali ucapanya kembali
Lalu bapak mau saya melakukan apa?
Kau tidak Lupa dengan ucapanku kemarin malam kan, tentang perasaanku padamu
Rangga berdiri dan mendekat ke arah daniah
"Duduk Lah"
Rangga menuntun daniah untuk duduk di sofa dan duduk bersampingan dengan nya.
"Kau Ingat kan malam ini kau harus memberi ku jawabanya"
Ohh itu
Daniah menelan saliva nya perlahan
Jelas daniah belum mempersiapkan nya
bahkan tentang jawabanya, dia juga belum tau harus menjawab apa
"Hemm, dan sebagai ganti dari ucapan terimakasihmu padaku aku ingin kau menjawabnya sekarang" Rangga mengarahkan tubuh daniah menghadap ke arah nya
"Aaaapaa??"
Daniah Terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya
.
.
__ADS_1
.
.