Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Permintaan Rangga


__ADS_3

Baik Tuan, saya permisi dulu


Edo keluar dari ruangan Rangga dan langsung menuju ruang Legalitas, untuk menyerah kan rekapan bukti-bukti perselingkuhan susan


dan bersamaan dengan keluarnya Edo dari ruangan Rangga Daniah berniat untuk masuk menemui rangga


Daniah ingin bertanya tentang ponselnya yang kemungkinan tertinggal di Mobil Rangga


Apa aku tanya pak rangga saja


kemungkinan Ponsel ku jatuh di Mobilnya


jangan.. jangan (Daniah menggelengkan kepalanya)


bagaimana kalau ponselku memang tidak jatuh di mobilnya


tapi, lebih baik aku bertanya saja dulu


gumam daniah sambil terus melirik ke arah ruangan rangga


Lebih baik bertanya saja apa susahnya Kan hanya bertanya.


Tapi aku sangat gugup, bagaimana kalau dia berfikir kalau aku hanya mencari perhatian nya saja


Ahhhhh apa yang harus aku lakukan


Daniah mengigit jarinya sambil berjalan mondar mandir


Dan Rangga yang melihat dari dalam ruangan nya itu pun merasa Lucu melihat daniah yang gugup, Rangga tau apa yang saat ini di resahkan daniah


Ahh sudah lah, dari pada aku mati penasaran dengan ponsel ku


Akhirnya daniah memberanikan diri untuk menjumpai Rangga


Tokk tokk....


Ceklek


Pelan-pelan Daniah menampak kan wajahnya ke arah rangga dan masuk keruangan itu perlahan

__ADS_1


E****m permisi pak


tanya daniah gugup


bisa dilihat bahwa saat ini daniah sangat berhati-hati untuk berbicara


Hm, Ada yang ingin kamu tanyakan??


Rangga langsung ke Inti nya, dia tau bahwa wanita yang di hadapan nya ini saat ini sangat gugup


Mungkin daniah masih teringat situasi kemarin malam saat rangga mengantar nya pulang


Begini pak, em saya mau menanyakan Ponsel saya apakah ada tertinggal di mobil bapak?


Daniah meremas ke dua tangan nya agar tidak terlihat gugup, karena dia masih teringat perkataan rangga kemarin malam.


"Ini" Rangga menyerahkan Ponsel dania dimeja


"Ahh ponselku" Daniah refleks mengambil ponselnya dari meja rangga sambil tersenyum senang


akhirnya daniah menemukan Ponselnya


"


Dan Daniah langsung berbalik ingin keluar dari ruangan itu


Hanya itu


Rangga menaikan sebelah alisnya sambil melipat ke dua tangannya ke dada sambil bersender di kursi kerja nya


Daniah berbalik melihat apa maksud dari ucapan rangga


Hanya terimakasih??


M-maksud bapak apa , saya tidak paham


Daniah binggung dengan ucapan rangga


"Aku sudah menemukan ponselmu,menjaga nya dan bahkan aku sampai mengisi batrai ponsel mu agar tetap hidup dan kau hanya mengucapkan Terimakasih"

__ADS_1


Rangga melebih-lebih kan sedikit ucapanya


Sebenarya pada malam rangga mengotak-atik ponsel Daniah sampai berjam-jam karena penasaran dengan kehidupan daniah sehingga baterai ponselnya habis dan rangga meminjam Charger Mbo Ina


karena ponselnya berbeda merk dengan daniah


A**pakah cukup hanya terimakasih saja**


Rangga menimpali ucapanya kembali


Lalu bapak mau saya melakukan apa?


Kau tidak Lupa dengan ucapanku kemarin malam kan, tentang perasaanku padamu


Rangga berdiri dan mendekat ke arah daniah


"Duduk Lah"


Rangga menuntun daniah untuk duduk di sofa dan duduk bersampingan dengan nya.


"Kau Ingat kan malam ini kau harus memberi ku jawabanya"


Ohh itu


Daniah menelan saliva nya perlahan


Jelas daniah belum mempersiapkan nya


bahkan tentang jawabanya, dia juga belum tau harus menjawab apa


"Hemm, dan sebagai ganti dari ucapan terimakasihmu padaku aku ingin kau menjawabnya sekarang" Rangga mengarahkan tubuh daniah menghadap ke arah nya


"Aaaapaa??"


Daniah Terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2