
"Malam itu menjadi acara Shawn dan Sesilia"
pak rangga sangat marah dan dia memukul Sahabat nya itu, namun dia tidak bisa melihat wanita yang dia cintai selama 2 tahun itu melahirkan bayi tanpa Suami
maka dari itu pak Rangga mengalihkan pesta pertunangan nya menjadi pesta pernikahan Shawn dan sesilia
Pak rangga hebat bukan?
Tina tersenyum menceritakan Kepada daniah
"Kau kenapa bisa tau semuanya Tina"
DUAAARRR!!!
Pertanyaan itu membuat Tina kelagapan menjawabnya
"A-aku"
jawab jujur Tina aku sangat mempercayaimu bukan, jadi jujur lah padaku
"Karena aku diam-diam dulu pernah menyukai shawn"
Tina Malu-malu menjawabnya
Daniah membelalak kan matanya hampir saja dia menumpahkan gelas yang sedang dipegang nya
"Tenanglah daniah, itu dulu dan aku sudah move on" jawan Tina santai
"Lupakan lah
kau masih mau mendengar cerita pak rangga atau aku akan tinggal tidur saja"
__ADS_1
kesal tina kepada daniah
"Baiklah baiklah ,lanjutkan cerita pak rangga "
setelah kejadian itu yang kutau shawn dan sesilia pindah ke singapore dan menetap disana, dan setelah kepergian sesilia pak rangga tidak pernah lepas dari alkohol.
puncaknya ketika ada pesta peresmian kerjasama salah satu vendor dengan perusahaan kita dan pada malam pembukaan itu lagi-lagi pak rangga meminum alkohol dan mabuk berat
karena acaranya di adakan di hotel maka jelas saja pak rangga di tempatkan disalah satu kamar itu
tapi untuk kejadian selanjutnya dengan susan aku tidak paham betul
"Ternyata Hidupnya serumit itu" bathin daniah
"Daniah, asal kau tau aku hampir tidak pernah melihat senyum diwajah pak rangga sejak kejadian itu. Ntah kenapa aku seperti melihat dia seperti manusia yang tidak berjiwa
Hanya dengan Putrinya saja pak rangga pernah terlihat tersenyum itupun hanya sesekali "
"Lalu apa yang akan kau lakukan selanjutnya " tanya Tina lagi
"Ahh aku tidak tau Tina ,saat ini aku benar-benar bingung, sudahlah lebih baik ayo kita beristirahat aku sangat lelah" jawab Daniah sambil menyeret tubuhnya ke arah tempat tidur
Bersihkan tubuhmu terlebih dahulu, sahut Tina sambil berlalu ke tempat tidur
"Baiklah" daniah bangkit dengan malasnya menuju toilet untuk membersihkan diri
✨✨✨
Sedangkan di tempat Lain, Rangga baru saja memarkirkan mobilnya dan dilihatnya Mbo Ina sudah menunggunya didepan pintu
"Tuan sudah pulang " sambut mbo ina dengan senyumnya
__ADS_1
"Sudah bik, tolong siapkan air hangat untuk saya Bi"
"Baik Tuan"
jawab mbo Ina dengan cepat berlalu le kamar tuannya untuk mempersiapkan permintaan tuannya
Rangga berjalan kearah pintu kamar putrinya, dilihatnya shasa sudah terlelap dengan Boneka teddy besarnya yang selalu dipeluknya
Diciumnya kening putrinya dan Rangga keluar untuk kembali membersihkan dirinya
setelah selesai membersihkan diri dilihatnya tidak ada tanda-tanda keberadaan Susan
sebenarnya rangga tidak terlalu perduli dengan wanita itu, hanya saja dia mau memberikan pelajaran yang tidak akan dilupakan susan seumur hidupnya
Tidak berapa lama Rangga mengambil Ponselnya dan menghubungi Edo
"Tuuut... tuttt"
hanya 2 kali berbunyi edo langsung mengangkat telponnya
"Hallo Selamat Malam Tuan " jawab edo dengan cepat
"Apa kau sudah mengerjakan apa yang sudah kuperintahkan kepadamu"
"Sudah Tuan"
"Hasilnya???
"Maaf Tuan, Nona Shasa bukan Putri Tuan" Edo Sedikit gugup. menyampaikan Hasil dari penyelidikan nya
tbc
__ADS_1