Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Ceraikan Dia


__ADS_3

"Sayang Kau sangat Liar, aku hampir tak bisa menandingi Mu"


ucap pria itu sambil meminum segelas Wine sebelum kembali ke ranjang besar itu


"Bukan kah kau menyukai nya, Hemm"


Wanita itu kembali menggoda pria itu sambil mengecup kecil ujung bibirnya


Cup


" sayang jangan Goda aku kita sudah melakukannya seharian ini, apa kau tidak lelah" pria itu menarik tubuh polos susan dan memeluknya dengan sebelah tangannya memegang minuman nya


'Kita Baru melakukan nya 4 kali sayang, apa kau tidak rindu denganku"


jawab susan dengan memasang mimik wajah sedihnya, padahal dia hanya menggoda pria itu saja


"Kapan kau akan bercerai dari suami mu itu" Ucap pria itu datar


"ohh ayo lah sayang kita sudah membahas ini sebelumnya, jangan bahas lagi"


susan menyeimbangkan tubuhnya dengan pria itu dia bersender di badan tempat tidur sambil menyenderkan kepalanya ke dada pria tersebut


"Aku tidak mau seperti ini terus susan, aku ingin kau bersamaku"


"Aku selalu bersamamu sayang, kau lupa jika kau tidak bisa ke sini maka aku yang akan ke singapore untuk menjumpai mu"


"Apakah kau tidak mau hidup bersamaku"


"Sayang aku mencintaimu apakah itu tidak cukup untukmu, Hemm... Apakah dengan kita begini saja tidak membuat mu merasa puas "


jawab susan dengan membelai dada pria itu


"Dengarkan aku, aku dapat memberikan kebahagiaan kepada mu, Ceraikan dia dan ikutlah bersamaku!


"Lalu bagaimana dengan istrimu"


jawab susan sambil menegakkan tubuhnya


"Apakah kau akan menceraikan nya?? "

__ADS_1


"Kami sudah bercerai 3 Hari yang lalu, tepat sebelum aku kemari"


jawabnya dengan cepat


Susan terkejut dan Tersirat kebahagiaan serta ketakutan dalam dirinya


"Sayang, A-aku belum bisa memberikan apa yang kau inginkan, tapi aku akan selalu menghangatkan ranjangmu "


Pria itu melepaskan tangan susan dan beranjak pergi


"Jika kau tidak siap untuk melepaskannya, maka kau bisa melepaskanku, s**emua terserah padamu**"


Jawab pria itu dengan melangkah ke kamar mandi


Ada apa dengannya


aku tidak bisa melepaskan Rangga dia adalah Tambang emasku dan aku juga tak bisa kehilangan mu sayang kau adalah penghangat ranjangku


Aku tidak mau kehilangan kalian berdua, gumam Susan sambil melangkah mengikuti Pria itu masuk ke kamar mandi


✨✨✨


Keesokan Harinya


daniah menggeliat ditempat tidurnya dilihatnya jam ternyata sudah pukul 06.40 wib dan seketika daniah melompat sambil berteriak kepada Tina


"Astagaa, Tina kita kesiangan "


sambil berlari kecil daniah ke kamar mandi untuk siap-siap berangkat kerja


mereka kesiangan karena Keasikan cerita tanpa disadari mereka tidur lewat tengah malam


"Tina ayo bangun, kita akan terlambat "


teriak daniah sambil mondar-mandir mempersiapkan barangnya


dengan malasnya Tina bangkit dan siap-siap pergi ke kamar mandi


"Tina aku berangkat duluan, tidak apa kan jika ku tinggal diluan"

__ADS_1


teriak daniah di depan kamar mandi


"Yaa, pergilah"


jawab Tina dengan suara yang masih seperti orang bangun tidur


Ketika daniah siap-siap dan mencari ponselnya untuk memesan Ojek online dia tidak menemukan Ponselnya


"Dimana Ponselku ya "


Sambil mengeluarkan isi tasnya dengan cemas, dikeluarkan satu per satu barang dalam tasnya dan dilihatnya tidak ada ponselnya sama sekali


Tidak berapa lama Tina keluar dan bingung melihat daniah masih disana


Kau mencari apa


Tanya Tina cuek sambil membenarkan Barang-barang nya


Ponselku


Kenapa Ponselmu


jawab Tina sambil siap-siap membawa tasnya mendekati daniah


"Aku tidak menemukan Ponselku dimana pun, aku sudah mencarinya tapi tidak ketemu juga"


Tunggu sebentar


tina mencoba menghubungi ponsel daniah sambil mencoba mencari di sela-sela tempat tidur dan sofa


Bagaimana


Tanya daniah


Tidak ada Suara Ponsel mu disekitaran sini


Astaga, apa jangan-jangan tinggal di mobil pak Rangga


Daniah dan Tina saling bertatapan dan tidak bersuara sama sekali

__ADS_1


Kita akan tau ketika sampai dikantor, Sekarang ayo kita berangkat


Tina manarik tangan daniah dengan cepat nya


__ADS_2