Bukan Orang ketiga

Bukan Orang ketiga
Orangtua Kandung Shasa


__ADS_3

Sesampai nya dikantor Tina dan Daniah berpisah di Lift


"Daniah ingat kau harus bertanya ke pak Rangga tentang ponsel mu, aku pergi dulu sampai ketemu nanti sore"


Tina melambaikan tangannya dan berlalu ke ruangan nya


Daniah melangkah kan kakinya dengan berat ke ruangan yang tertulis di pintunya Presdir Direktur


ceklek


Daniah melihat kekiri dan kekanan dan tak menemukan Siapapun disitu, Namun tidak berapa lama dilihatnya seseorang Keluar dari Pintu Ruangan Bosnya


Selamat Pagi


Selamat pagi pak Edo


jawab daniah dengan senyum kakunya


"Panggil edo saja, kita rekan kerja"


Jawab edo datar


kau baru datang


edo melirik jamnya"


"I-ya maaf, tadi ada kendala sedikit dijalan"


jawab daniah gugup


Tidak mungkin daniah berbicara jujur bahwa dia terlambat karena bossnya mengantarnya pulang hampir tengah malam


"Hampir Telat Tapi jangan diulangi lagi


Kita harus datang lebih dulu dari pak Rangga, dan Jangan Terlambat mengerti "


Tanya edo sambil menekankan kata Terlambat


"Baik Rekan Edo, akan saya ingat "


daniah meletakkan tasnya dan duduk didepan komputer nya

__ADS_1


"Apakah pak Rangga mengatakan padamu bahwa dia terlambat hari ini"


Tanya edo sambil duduk di kursi mejanya


Daniah melihat meja itu dan berfikir sejenak


sejak kapan ada meja disana


" Daniah, apa kau mendengar ku"


"Oh itu, Pak rangga tidak mengatakan apapun padaku. mungkin pak rangga masih dijalan terjebak Macet"


"Hemm, Mungkin saja"


Apa pak rangga masih shock dengan Informasi yang semalam aku berikan, Gumam Edo dalam hatinya


Tidak berapa Lama terdengar suara handle pIntu terbuka dan mereka melihat Pak Rangga masuk


Edo dan Daniah Berdiri menyambut Rangga


"Selamat Pagi Pak" Edo dan Daniah serentak menyapanya


Ada apa dengannya, kenapa sifatnya Dingin seperti itu


Perasaan semalam baik-baik saja


Ah sudah lah lebih baik aku bekerja


Daniah melanjutkan Pekerjaanya yang sudah di instruksikan oleh siska, dan bersamaan Edo mendatangi Ruangan bossnya itu


Tokkk....tokkk


Masuk


Perlahan edo masuk keruangan Bosnya dan meletakkan Map Coklat dihadapan Rangga


"Tuan, Ini dokumen yang semalam tuan minta"


Rangga menaikan alisnya dan Dilihatnya ada 2 amplop di atas mejanya, dilihatnya edo sekilas


Tuan, Map sebelah kanan Tuan adalah Bukti-Bukti dan Data diri pria yang menjadi selingkuhan Nyonya

__ADS_1


dan sebelah kiri adalah Map hasil DNA nona shasa


Edo menyampaikan satu per satu isi dalam map tersebut dengan sangat hati-hati


Rangga terdiam sejenak, Diambil nya map berisi hasil DNA shasa, dibukanya map itu dan dibaca nya isi nya dengan sangat teliti


Hasil dari Test tersebut jelas menyatakan bahwa shasa dan Rangga tidak memiliki hubungan darah yang signifikan atau sederhananya adalah Rangga bukan ayah genetik dari shasa


Siapa orangtua Shasa sebenanya


tanya Rangga tanpa menoleh ke Edo


Seorang Pria yang sebelumnya berstatus mantan pacar Nyonya susan, mereka sempat berpacaran selama 3 Tahun


Dan pada malam Tuan kedapatan tidur dengan Nyonya sebenarnya Nyonya sudah Hamil 3 Minggu dan Dia baru mengetahuinya malam ketika acara Grand Opening kerja sama dengan perusahaan kita


P**ria itu, siapa Namanya dan apa kegiatan nya


Apakah dia mengetahui bahwa Susan Hamil**?


Nama Pria itu Heri HandokoTuan


Dia membuka Toko bunga di Jalan Gatot subroto dan belum menikah


sebenarnya Heri adalah anak dari Tuan Firmansyah Handoko


"Bukan kah Firmansyah Handoki adalah Nama perusahaan yang sedang mengerjakan proyek kita saat ini? "


tanya rangga sedikit penasaran


"Benar tuan"


Perusahaannya adalah yang mengerjakan Proyek kita di Jayapura,


Namun Heru Handoko dia memilih meneruskan Toko bunga alm Ibunya


Dan sepertinya nyonya Susan tidak mengetahui latar belakang Heri, karena Nyonya susan memutuskan hubungan mereka sebelah pihak tepat setelah nyonya susan menjebak tuan dikamar hotel 3 tahun Lalu


"brengsek"


Rangga meremas kertas hasil Test DNA itu dengan geramnya

__ADS_1


__ADS_2